Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Renungan Jumat Agung: Salib, Derita, dan Harapan

Renungan Jumat Agung: Salib, Derita, dan Harapan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : RD. Leo Mali

HARI ini, Gereja memasuki keheningan Jumat Agung—hari ketika langit menjadi kelabu, dan bumi seakan ikut menangis menyaksi kan Pencipta hidup disalibkan oleh ciptaan-Nya sendiri. Namun dalam keheningan dan duka itu, sabda Tuhan menuntun kita kepada kedalaman misteri kasih yang tak terhingga, yang mengubah salib dari simbol kutukan menjadi lambang harapan dan kemenangan.

Kitab Yesaya 52:13–53:12 menyingkapkan kepada kita gambaran seorang Hamba Tuhan yang menderita, “tertikam oleh karena pemberontakan kita, diremukkan oleh karena kejahatan kita” (Yes. 53:5).

Sosok Hamba ini bukan pahlawan yang dielu-elukan, melainkan pribadi yang wajah-Nya tidak dikenali, hinadan tak dihiraukan orang.

Namun justru melalui luka-luka-Nya, kita disembuhkan; melalui penderitaan-Nya, kita diperdamaikan dengan Allah. Renungan profetikini menjadi jendela yang terbuka menuju misteri salib Kristus.

Dalam terang Ibrani 4:14–16 dan 5:7–9, kita mengenal Yesus sebagai Imam Besar yang bukan hanya mempersembahkan korban, melainkan menjadi korban itu sendiri.

Dalam ketaatan-Nya, Ia menanggung keluh dan jerit umat manusia, “dengan ratap dan tangis” di hadapan Bapa. Ia taat sampai mati, dan dari ketaatan-Nya itu, lahirlah sumber keselamatan bagi semua yang percaya. Bukan karena kekuatan kita, tetapi karena kasih-Nya yang setia. Puncak dari semuanya terungkap dalam kisah sengsara menurut Yohanes 18:1–19:42.

Dalam Injil ini, Yesus tampak tidak sekadar sebagai korban, tetapi sebagai Raja yang agung, yang mengatur segala langkah menuju penggenapan kasih Allah. Ia tidak lari dari penderitaan, tetapi justru memeluk salib dengan penuhkeagungan.

“Sudah selesai” (Yoh. 19:30).

Kalimat ini bukan ungakapan kekalahan, tetapi deklarasi kemenangan. Sebab dalam saat kematian itu, selubung Bait Suci terbelah, kuasa dosa dan maut diruntuhkan, dan pintu Firdaus kembali terbuka.

Jumat Agung adalah undangan untuk memandang salib bukan dengan kengerian semata, melainkan dengan mata iman. Di atas kayu salib, segala luka dan derita dunia dipeluk oleh Allah sendiri. Derita bukan lagi akhir dari cerita hidup kita, melainkan jalan menuju pemurnian dan penyembuhan. Dalam salib, Allah tidak menjanjikan hidup bebas dari penderitaan, tetapi Ia hadir di dalamnya.

Ia menjadikan setiap air mata yang tumpah dari jatuh bangun perjuangan hidup kita bermakna. Iamengubah setiap luka menjadi pintu kasih. Bagi dunia yang sering kali kehilangan harapan—karena perang, kekerasan, penyakit, dan ketidakadilan—salib Kristus adalah cahaya yang tak padam.

Ketika manusia menyangka segalanya telah berakhir, Tuhan justru memulai sesuatu yang baru. Ketika harapan manusia runtuh, harapan ilahi bersinar: Roh Kudus kini berkarya dalam hati mereka yang terbuka, menerangi, menghibur, dan membarui dunia.

Salib bukan akhir dari hidup, melainkan jalan menuju kepenuhan hidup. Di dalamnya, kita belajar bahwa ketaatan kepada Allah tidak selalu mudah, namun selalumembawa buah keselamatan.

Kita dipanggil bukan hanya untuk mengagumi salib, tetapi untuk memikul salib kita setiap hari, dalam kesetiaan dan cinta, sebagaimanaKristus telah memikul salib-Nya untuk kita.

Hari ini, mari kita hening sejenak di bawah kaki salib. Lihatlah wajah Yesus yang berdarah namun penuh kasih. Dengarkan detak jantung-Nya yang masihberdetak untuk dunia.

Serahkan luka-luka hidup kita kepada-Nya, karena Dia telah memikul semua beban kita. Dan bangkitlah kembali dalam pengharapan: bahwadalam salib, kita menemu kan arti penderitaan; dalam derita, kita menemukankekuatan; dan dalam kematian Kristus, kita menemukan hidup yang tak akan pernahberakhir.

Salib adalah tanda penderitaan yang membawa harapan. Karena itu salibbagi orang-orang Yahudi adalah tanda penghinaan, salib bagi orang-orang Yunani adalah tanda kebodohan, tapi salib bagi kita orang-orang Kristen adalah tandakemenangan.

Sebab di dalam Kristus yang disalibkan, kita percaya: kasih selalu lebih besar daripada maut. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data

    Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

      Msinews.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat strategi komunikasi publik agar kebijakan ketenagakerjaan lebih mudah dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Penguatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA FIKOM UNPAD) dengan pendekatan berbasis data dan pemanfaatan teknologi digital. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara […]

  • DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

    DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta— Di tengah pelaksanaan ibadah haji 2026 yang mulai memasuki fase krusial di Arab Saudi, perhatian terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan jemaah Indonesia terus menjadi sorotan. Untuk itu, DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh penyelenggaraan ibadah haji agar para jemaah mendapatkan perlindungan dan pelayanan optimal selama berada di Tanah Suci. Anggota Komisi VIII DPR […]

  • Dua Anggota DPR RI Ditetapkan Tersangka Kasus Dana CSR BI-OJK oleh KPK

    Dua Anggota DPR RI Ditetapkan Tersangka Kasus Dana CSR BI-OJK oleh KPK

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menetapkan dua tersangka Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) atau Corporate Social Responsibility (CSR) BI. Hal ini diungkapkan langsung oleh Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu 6 Agustus 2025 […]

  • BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca, Enam Pesawat Dikerahkan

    BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca, Enam Pesawat Dikerahkan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meningkatkan kapasitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menambah jumlah pesawat yang dikerahkan. Total enam pesawat kini dioperasikan untuk mengantisipasi potensi hujan lebat yang diprediksi terjadi dalam sepekan ke depan. Penambahan armada dilakukan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih […]

  • Relawan Projo Resmi Dukung Prabowo, Cieee.. PDIP Tak Masalah

    Relawan Projo Resmi Dukung Prabowo, Cieee.. PDIP Tak Masalah

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Relawan Projo pendukung Presiden Joko Widodo, resmi mendukung Prabowo Subianto pada pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang. Ketua TKRP menghormati keputusan relawan Joko Widodo. Dukungan Relawan Projo disampaikan dalam Rakernas yang dihadiri Prabowo. Namun, Projo akhirnya resmi mendeklarasikan dukungannya di kediaman Prabowo, Sabtu (14/10). Baca Juga : Uang Haram SYL Ngalir ke NasDem, Pengurus DPP […]

  • Ketua LSM Bakkin

    Ketua LSM Bakkin di Lahat Dibacok, Abdu Happy Desak Polisi Usut Tuntas

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Palembang, MSINews.com – Ketua LSM Bakkin, Bung Nata asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, diduga mengalami serangan yang brutal. Menurut informasi terakhir, beliau saat ini terbaring lemah di ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Lahat setelah mengalami luka bacok di tangan dan belakang. Kejadian tragis ini mengejutkan banyak pihak, termasuk keluarga, kerabat, […]

expand_less