Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Gus Khozin PKB Tagih Menteri ATR Buat Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria

Gus Khozin PKB Tagih Menteri ATR Buat Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Anggota DPR RI Fraksi PKB  Muhammad Khozin atau akrab disapa Gus Khozin menyoroti praktik perampasan tanah di sejumlah daerah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi II DPR bersama Kementerian ATR/ BPN, Kamis (30/1/2025) siang.

Dalam rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Kementerian ATR/BPN, anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Muhammad Khozin mempertanyakan peta jalan penyelesaian konflik agraria di era kepemimpinan Menteri Nusron Wahid. “Saya meminta rancangan teknokratik berupa peta jalan (road map)  penyelesaian konflik agraria yang masih banyak ditemui di lapangan,” kata Gus Khozin di Ruang Rapat komisi II DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswi Al Khozini, Jember ini mencontohkan  kasus yang  terjadi di Kampung Tapak Kerbau, Desa Gersik Putih, Kabupaten Sumenep, Madura yakni berupa pemberian 19 Sertipikat Hak Milik (SHM) yang diklaim sebelumnya daratan dan belakangan mengalami abrasi. Aspirasi masyarakat kepada BPN setempat, kata Gus Khozin ditanggapi secara normatif prosedural. “Saya yakin ini letupan-letupan kecil, mungkin di pesisir pantai lainnya banyak masalah yang sama,” cetus Gus Khozin.

Anggota DPR dapil Jatim IV (Jember-Lumajang) ini juga mencontohkan konflik yang terjadi di Jember antara PT KAI dan masyarakat Desa Jember Lor. Ia menyebutkan, sekitar 300 KK yang telah puluhan tahun tinggal di area tersebut digusur oleh PT KAI. Padahal, warga  memiliki sertipikat dan membayar pajak secara rutin. Menurut Gus Khozin, PT KAI berbekal Grondkaart yang merupakan surat tanah era Belanda sebagai dasar pemberian sertipikat oleh BPN. “Ketika rakyat berhadapan dengan negara, sudah bisa ditebak siapa yang kalah, pasti rakyat,” sebut Gus Khozin.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Khozin mendorong agar dilakukan upaya jalan tengah dalam menyelesaikan persoalan yang ia sebut banyak terjadi di sejumlah wilayah khususnya di Pulau Jawa. “Saya mendorong perlu upaya win-win solution, misalnya warga diberi SHGB hingga beberapa waktu yang disepakati sembari dilakukan pendekatan persuasif agar tidak terjadi gesekan di masyarakat,” saran dia.

Di bagian lain, Gus Khozin juga meminta Menteri ATR Nusron Wahid untuk tidak sekadar mencabut SHM yang dianggap bermasalah seperti dalam perkara yang terjadi di dalam kasus pagar laut Tangerang, tetapi harus dilakukan langkah punishment kepada pihak-pihak yang terlibat baik sanksi pidana maupun sanksi administratif.  “Setelah dicabut SHM nya tentu harus ada langkah penindakan baik pidana maupun administratif khususnya di internal ATR/BPN,” tandas Gus Khozin.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejahterakan Masyarakat dengan Menanam Jagung

    Sejahterakan Masyarakat dengan Menanam Jagung

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Distrik Venaha, Papua Selatan — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan Nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP Pos Venaha melaksanakan program penanaman jagung di lahan 1,5 hektar, Sabtu 05 April 2025. Wilayah Venaha yang terpencil dan sulit dijangkau, membuat masyarakat di sekitarnya hidup dalam kondisi serba kekurangan. Ketergantungan pada bantuan logistik […]

  • Penyelenggaraan Haji 2025 Lebih Tertib, Namun Perlu Evaluasi di Armuzna

    Penyelenggaraan Haji 2025 Lebih Tertib, Namun Perlu Evaluasi di Armuzna

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Mekkah,msinews.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 yang dinilai lebih tertib dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dievaluasi, khususnya pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). “Alhamdulillah, secara umum penyelenggaraan haji tahun […]

  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Inter-Parliamentary Speakers’ Conference (ISC) Ke-3 Pada 2027

    Indonesia Jadi Tuan Rumah Inter-Parliamentary Speakers’ Conference (ISC) Ke-3 Pada 2027

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM–Lebih dari 40 pimpinan parlemen dan organisasi internasional sepakat Indonesia jafi Tuan Rumah sekaligus ketua sidang Inter-Parliamentary Speakers’ Conference (ISC) ke-3 yang akan digelar pada 2027. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam ISC-2 yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, pada 26–28 Agustus 2026. Forum tersebut dibuka oleh Presiden Senat Kamboja sekaligus mantan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen. […]

  • Pastikan Kemajuan Berkelanjutan dalam Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Pembentukan Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri

    Pastikan Kemajuan Berkelanjutan dalam Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Pembentukan Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyambut baik  pembentukan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak dan Pidana Perdagangan Orang (Dir PPA-PPO) di Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri). Pembentukan Dir PPA-PPO merupakan langkah maju pihak Kepolisian yang diharapkan dapat mendorong pelayanan yang lebih optimal dan komprehensif dalam penanganan kasus-kasus kekerasan perempuan berhadapan dengan […]

  • Pangdam II Sriwijaya Berangkatkan 450 Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP

    Pangdam II Sriwijaya Berangkatkan 450 Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Komandan Lanal (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan menghadiri Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG (Satgas Pamtas) Kewilayahan Batalyon Infanteri (Yonif) 141/Aneka Yudha Jaya Perkasa (AYJP). Pemberangkatan pasukan itu dilakukan dari Dermaga B Pelabuhan Boom Baru Palembang, Jum’at (14/06), dalam rangka latihan pratugas dan penugasan ke wilayah Papua. Dalam upacara […]

  • Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

    Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BEKASI,MSINEWS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi satu-satunya modal untuk memasuki dunia kerja. Di tengah transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI), dunia industri semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi nyata, adaptif, dan siap kerja. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah akan kembali menggulirkan program MagangHub […]

expand_less