Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Mari, Berwisata ke “Negeri Sayur Sukomakmur Magelang”, Prabowo Posting Gambar Ini

Mari, Berwisata ke “Negeri Sayur Sukomakmur Magelang”, Prabowo Posting Gambar Ini

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Magelang,msinews.com– Ada tawaran wiata alternatif bagi mereka yang ingin memanfaatkan Liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Tawaran itu datang dari masyarakat petani di Sukomakmur,Kabupaten Magelang,Jawa Tengah. Apa itu?

Bagi mereka yang sudah merencanakan untuk pigi-pigi ke luar negeri atau ke Bali dan lainnya, tak jadi soal karena sudah persiapkannya jauh-jauh hari.

Namun,bagi mereka yang belum dan ingin membawa keluarga untuk berlibur,maka tawaran ini dapat jadi referensi,yakni Wisata Negeri Sayur Sukomakmur di Kabupaten Magelang,Jawa Tengah.

Terasering dan Sayuran di Wisata Negeri Sayur Sukomakmur Magelang (ist)

Disana Anda akan disuguhkan dengan pemandangan dan suasana indah serta sejuk,karena disini bukan wisata air terjun,pantai,atau air panas alam,melainkan Hamparan Perkebunan Sayur yang mungkin belum Anda melihatnya.

Negeri Sayur Sukomakmur Magelang. Sebutan ini mungkin belum terlalu akrab di telinga masyarakat Indonesia? Bisa jadi,karena brand “Negeri Sayur Sukomakmur” untuk Indonesia baru populer setahun setelah Covid-19 melanda Negeri ini di tahun 2020.

Wisata alam ini jadi andalan Kabupaten Magelang. Menyajikan lanskap alam, praktis membuat siapapun betah berlama-lama di sana. Satu di antaranya Negeri Sayur Sukomakmur. Atau yang semula disebut Terasering Sitegong. Saat cuaca cerah, pengunjung dapat melihat gagahnya Gunung Sumbing dan hamparan ladang sayur milik warga.

Lokasinya berada di lereng kaki Gunung Sumbing. Tepatnya di Dusun Nampan, Sukomakmur, Kajoran.

Untuk menuju ke sana, pengunjung harus melewati jalan yang cukup terjal dan berkelok. Hanya pengguna roda dua yang bisa sampai puncak.

Sementara pengunjung yang menggunakan roda empat, diminta parkir di bawah dan menggunakan ojek yang telah disediakan.

Sesampainya di Negeri Sayur Sukomakmur, pengunjung akan disuguhkan dengan hamparan ladang sayur milik warga yang tertata rapi dan asri. Mulai dari kol, brokoli, maupun daun bawang. Pengunjung dapat merasakan sensasi menyusuri jalan di antara ladang sayur. Saat masa panen, pengunjung juga bisa ikut memanennya bersama petani.

Pesona Wisata Negeri Sayur Sukomakmur Magelang (istimewa)

Di kawasan wisata Negeri Sayur Sukomakmur ini tersedia berbagai macam tanaman sayur-sayura yang dapat Anda bawah pulang. Tidak gratisan memang. Para pengunjung dapat membeli kebutuhan sayur yang diinginkan. Sayur-sayur segar dan fresh tentu menyenangkan bukan? Jadi Anda tidak bakalan rugi untuk mengajak anggota keluarga menikmati hamparan tanaman sayur di kawasan Negeri Sayur tersebut.

Dilansir dari radarjogja.com, pengelola Negeri Sayur Sukomakmur Rini mengatakan bahwa, sebetulnya nama yang kini dikenal itu merupakan pemberian dari para petani di Desa Sukomakmur.

Lanjutnya, destinasi wisata tersebut mulai ada sejak 2020 lalu. Saat itu, banyak warga yang berdatangan ke sana. Akhirnya, warga berinisiatif untuk memanfaatkannya sebagi destinasi wisata alam. Tapi, baru diresmikan pada 27 September 2020.

“Dulunya, kawasan itu hanyalah sebatas akses jalur pertanian warga. Sebelum itu, kawasan tersebut disebut sebagai Majalengkanya Magelang. Lantaran ada beberapa pertimbangan, kemudian diubah menjadi Terasering Sitegong pada 2021. Karena wilayahnya berupa teras persawahan,” kata dia.

Nah, akses wisata menuju Negeri Sayur Sukomakmur, kata dia, memang harus menggunakan kendaraan roda dua.

Jadi, ketika ada pengunjung yang menggunakan mobil, hanya diperbolehkan sampai di lokasi parkir bawah. Sedangkan untuk sampai ke puncak, pengunjung bisa menggunakan jasa ojek atau berjalan kaki sekitar satu kilometer.

Destinasi wisata dengan ketinggian kurang lebih 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini buka mulai pukul 05.00-17.00. Dia menambahkan, tiket masuk ke Negeri Sayur Sukomakmur ini Rp 8 ribu per orang.

Untuk tarif ojek pulang-pergi Rp 40 ribu. Perlu diingat, ketika pengunjung hendak menuju lokasi teratas, akan dikenai biaya tambahan.

Sebaiknya, kunjungan ke destinasi wisata ini di pagi hari untuk menikmati pemandangan yang spektakuler.

Karena, di waktu tersebut, suasana akan terasa lebih segar dan indah. Hal itu juga untuk menghindari kabut yang sering kali menyelimuti Gunung Sumbing menjelang siang.

Presien Prabowo Subianto mengunggah panorama Desa Sukomakmur, Magelang, Jawa Tengah (Foto:istimwa)

Saat Presiden Prabowo Memposting ‘Negeri Sayur Sukomakmur’

Ketika Presiden Prabowo Subianto memboyong Kabinet Merah Putih ke Lembah Tidar, Magelang dalam agenda retreat, dirinya sempat memposting spot wisata di Magelang. Foto tersebut tampak hamparan perkebunan sayur di kawasan Wisata Negeri Sayur Sukomakmur,Magelang.

Mantan Menteri Pertahanan RI itu mengunggah lanskap panorama Desa Sukomakmur yang dikenal sebagai “Negeri Sayur Sukomakmur”.

“Desa Sukomakmur, Magelang, Jawa Tengah,” tulis akun Instagram Prabowo Subianto, Jumat (25/10/2024).

Namun, tak diketahui apakah Presiden ke-8 itu sempat singgah ke daerah yang terkenal dengan terasering yang indah tersebut.

“Ayo, mari ke Wisata Negeri Sayur Sukomakmur. Selain berwisata, para pengunjung juga akan mendapatkan berkah dari hasil petani-petani sayur di negeri sayur setempat. Membeli sayur-sayuran di Sukomakmur,berarti Anda telah membantu penguatan UMKM masyarakat tani di Sukomakmur. Jadi,jangan lewatkan momen Liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan mengunjungi kawasan Wisata Negeri Sayur Sukmakmur.” .

Editor : tim redaksi msinews.com/md. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT Ke-62, Kopaska Gelar Baksos Penanaman Pohon Mangrove dan Penebaran Benih Ikan

    Peringati HUT Ke-62, Kopaska Gelar Baksos Penanaman Pohon Mangrove dan Penebaran Benih Ikan

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

     Jakarta,msinews.com – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Kopaska, ditandai dengan kegiatan bakti sosial, pembagian sembako, penanaman 600 pohon mangrove dan penebaran 5.000 benih ikan yang dilakukan Dansatkopaska, Kol. Evi Bayu Priatno ST.M.Tr Hanla bersama dengan Lantamal III, para tokoh masyarakat sekitar dan tamu undangan di pesisir Dermaga Muara Tawar, Minggu (10/3). Dalam kesempatan […]

  • Staf Khusus Jokowi

    Staf Khusus Jokowi: Tetap Fokus Meski Ada Wacana Pemakzulan di Pemilu 2024

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan bahwa Presiden RI Joko Widodo tetap fokus pada tugas pemerintahan di tengah wacana pemakzulan yang berkembang menjelang Pemilu 2024. “Ambilah dari Presiden, beliau tidak terganggu dengan wacana ini karena beliau tetap bekerja seperti biasanya,” kata Ari dalam wawancara di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa […]

  • MA RI Galakan Kerjasama Hukum Arab Saudi, Lindungi Hak WNI

    MA RI Galakan Kerjasama Hukum Arab Saudi, Lindungi Hak WNI

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – MA RI (Mahkamah Agung Prof. Syarifuddin, galakan pentingnya kerjasama antara lembaga peradilan Indonesia dan Arab Saudi, untuk memperkuat perlindungan hukum bagi WNI di Riyadh selama ini. “Kerjasama ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas para hakim, tetapi juga akan menciptakan lingkungan hukum yang lebih kondusif untuk warga negara kita,” kata Prof. Syarifuddin pada […]

  • Gebyar Solidaritas Palestina, Bandung Jadi Saksi Bisu Desakan Akhiri Penjajahan Abadi!

    Gebyar Solidaritas Palestina, Bandung Jadi Saksi Bisu Desakan Akhiri Penjajahan Abadi!

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Bandung,msinews.com – Ratusan anggota Front Perjuangan Nasional (FPN) kembali menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di Bandung, Jawa Barat pada Jumat 27 Juni 2025. FPN menggelar panggung orasi di Palestina Walk, Alun-alun Kota Bandung, aksi teatrikal memilukan yang menampilkan replika jenazah berlumuran darah dan ibu-ibu yang berduka, sukses menyita perhatian publik. Aksi ini seolah menggambarkan kengerian […]

  • BPOLBF Catat Potensi Transaksi Wisata Ziarah Katolik di Flores Hingga 16 Miliar Rupiah

    BPOLBF Catat Potensi Transaksi Wisata Ziarah Katolik di Flores Hingga 16 Miliar Rupiah

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Labuan Bajo,msinews.com-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkomitmen untuk mendorong pengembangan pariwisata tematik berkualitas melalui penyelenggaraan Virtual Table Top Business Meeting Pilgrimage Tourism Flores – Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 15 Mei 2025. Adapun, penyelenggaraan Table Top Business Meeting Catholic Pilgrimage Tourism Flores – NTT ini berhasil mencatat potensi transaksi sebesar Rp.16.698.000.000, menjadi bukti […]

  • UN Reborn, Komisi X: Tak Boleh Jadi Momok Siswa dan Libatkan Polisi

    UN Reborn, Komisi X: Tak Boleh Jadi Momok Siswa dan Libatkan Polisi

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Wacana pelaksanaan kembali ujian nasional (UN) terus bergulir. Kendati demikian UN tidak boleh menjadi momok siswa dan melibatkan polisi dalam proses pelaksanaannya. “Kami mendukung penuh jika UN kembali dilaksanakan hanya saja hal itu tidak boleh menjadi momok bagi peserta didik termasuk meminimalkan keterlibatan polisi dalam proses persiapan maupun pengawasan,” kata Wakil Ketua Komisi X […]

expand_less