Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Mari, Berwisata ke “Negeri Sayur Sukomakmur Magelang”, Prabowo Posting Gambar Ini

Mari, Berwisata ke “Negeri Sayur Sukomakmur Magelang”, Prabowo Posting Gambar Ini

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Magelang,msinews.com– Ada tawaran wiata alternatif bagi mereka yang ingin memanfaatkan Liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Tawaran itu datang dari masyarakat petani di Sukomakmur,Kabupaten Magelang,Jawa Tengah. Apa itu?

Bagi mereka yang sudah merencanakan untuk pigi-pigi ke luar negeri atau ke Bali dan lainnya, tak jadi soal karena sudah persiapkannya jauh-jauh hari.

Namun,bagi mereka yang belum dan ingin membawa keluarga untuk berlibur,maka tawaran ini dapat jadi referensi,yakni Wisata Negeri Sayur Sukomakmur di Kabupaten Magelang,Jawa Tengah.

Terasering dan Sayuran di Wisata Negeri Sayur Sukomakmur Magelang (ist)

Disana Anda akan disuguhkan dengan pemandangan dan suasana indah serta sejuk,karena disini bukan wisata air terjun,pantai,atau air panas alam,melainkan Hamparan Perkebunan Sayur yang mungkin belum Anda melihatnya.

Negeri Sayur Sukomakmur Magelang. Sebutan ini mungkin belum terlalu akrab di telinga masyarakat Indonesia? Bisa jadi,karena brand “Negeri Sayur Sukomakmur” untuk Indonesia baru populer setahun setelah Covid-19 melanda Negeri ini di tahun 2020.

Wisata alam ini jadi andalan Kabupaten Magelang. Menyajikan lanskap alam, praktis membuat siapapun betah berlama-lama di sana. Satu di antaranya Negeri Sayur Sukomakmur. Atau yang semula disebut Terasering Sitegong. Saat cuaca cerah, pengunjung dapat melihat gagahnya Gunung Sumbing dan hamparan ladang sayur milik warga.

Lokasinya berada di lereng kaki Gunung Sumbing. Tepatnya di Dusun Nampan, Sukomakmur, Kajoran.

Untuk menuju ke sana, pengunjung harus melewati jalan yang cukup terjal dan berkelok. Hanya pengguna roda dua yang bisa sampai puncak.

Sementara pengunjung yang menggunakan roda empat, diminta parkir di bawah dan menggunakan ojek yang telah disediakan.

Sesampainya di Negeri Sayur Sukomakmur, pengunjung akan disuguhkan dengan hamparan ladang sayur milik warga yang tertata rapi dan asri. Mulai dari kol, brokoli, maupun daun bawang. Pengunjung dapat merasakan sensasi menyusuri jalan di antara ladang sayur. Saat masa panen, pengunjung juga bisa ikut memanennya bersama petani.

Pesona Wisata Negeri Sayur Sukomakmur Magelang (istimewa)

Di kawasan wisata Negeri Sayur Sukomakmur ini tersedia berbagai macam tanaman sayur-sayura yang dapat Anda bawah pulang. Tidak gratisan memang. Para pengunjung dapat membeli kebutuhan sayur yang diinginkan. Sayur-sayur segar dan fresh tentu menyenangkan bukan? Jadi Anda tidak bakalan rugi untuk mengajak anggota keluarga menikmati hamparan tanaman sayur di kawasan Negeri Sayur tersebut.

Dilansir dari radarjogja.com, pengelola Negeri Sayur Sukomakmur Rini mengatakan bahwa, sebetulnya nama yang kini dikenal itu merupakan pemberian dari para petani di Desa Sukomakmur.

Lanjutnya, destinasi wisata tersebut mulai ada sejak 2020 lalu. Saat itu, banyak warga yang berdatangan ke sana. Akhirnya, warga berinisiatif untuk memanfaatkannya sebagi destinasi wisata alam. Tapi, baru diresmikan pada 27 September 2020.

“Dulunya, kawasan itu hanyalah sebatas akses jalur pertanian warga. Sebelum itu, kawasan tersebut disebut sebagai Majalengkanya Magelang. Lantaran ada beberapa pertimbangan, kemudian diubah menjadi Terasering Sitegong pada 2021. Karena wilayahnya berupa teras persawahan,” kata dia.

Nah, akses wisata menuju Negeri Sayur Sukomakmur, kata dia, memang harus menggunakan kendaraan roda dua.

Jadi, ketika ada pengunjung yang menggunakan mobil, hanya diperbolehkan sampai di lokasi parkir bawah. Sedangkan untuk sampai ke puncak, pengunjung bisa menggunakan jasa ojek atau berjalan kaki sekitar satu kilometer.

Destinasi wisata dengan ketinggian kurang lebih 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini buka mulai pukul 05.00-17.00. Dia menambahkan, tiket masuk ke Negeri Sayur Sukomakmur ini Rp 8 ribu per orang.

Untuk tarif ojek pulang-pergi Rp 40 ribu. Perlu diingat, ketika pengunjung hendak menuju lokasi teratas, akan dikenai biaya tambahan.

Sebaiknya, kunjungan ke destinasi wisata ini di pagi hari untuk menikmati pemandangan yang spektakuler.

Karena, di waktu tersebut, suasana akan terasa lebih segar dan indah. Hal itu juga untuk menghindari kabut yang sering kali menyelimuti Gunung Sumbing menjelang siang.

Presien Prabowo Subianto mengunggah panorama Desa Sukomakmur, Magelang, Jawa Tengah (Foto:istimwa)

Saat Presiden Prabowo Memposting ‘Negeri Sayur Sukomakmur’

Ketika Presiden Prabowo Subianto memboyong Kabinet Merah Putih ke Lembah Tidar, Magelang dalam agenda retreat, dirinya sempat memposting spot wisata di Magelang. Foto tersebut tampak hamparan perkebunan sayur di kawasan Wisata Negeri Sayur Sukomakmur,Magelang.

Mantan Menteri Pertahanan RI itu mengunggah lanskap panorama Desa Sukomakmur yang dikenal sebagai “Negeri Sayur Sukomakmur”.

“Desa Sukomakmur, Magelang, Jawa Tengah,” tulis akun Instagram Prabowo Subianto, Jumat (25/10/2024).

Namun, tak diketahui apakah Presiden ke-8 itu sempat singgah ke daerah yang terkenal dengan terasering yang indah tersebut.

“Ayo, mari ke Wisata Negeri Sayur Sukomakmur. Selain berwisata, para pengunjung juga akan mendapatkan berkah dari hasil petani-petani sayur di negeri sayur setempat. Membeli sayur-sayuran di Sukomakmur,berarti Anda telah membantu penguatan UMKM masyarakat tani di Sukomakmur. Jadi,jangan lewatkan momen Liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan mengunjungi kawasan Wisata Negeri Sayur Sukmakmur.” .

Editor : tim redaksi msinews.com/md. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sandiaga Kucurkan Bantuan Rp.120 Juta, Desa Mana Aja?

    Sandiaga Kucurkan Bantuan Rp.120 Juta, Desa Mana Aja?

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyerahkan bantuan Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DPUP) kepada tiga desa wisata yang ada di Sumatra Barat. Sandiaga mengatakan bantuan sebesar Rp120 juta ini diharapkan bisa dimanfaatkan di tiga desa yang terpilih dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia […]

  • Wagub Babel, Hellyana Mengamuk, Fungsi dan Perannya Dilemahkan Secara Sistematis

    Wagub Babel, Hellyana Mengamuk, Fungsi dan Perannya Dilemahkan Secara Sistematis

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Pangkalpinang,msinews.com–Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hellyana mengamuk. Pasalnya, baru hitungan bulan setelah dilantik sebagai Wakil Gubernur Babel berpasangan dengan Hidayat Arsani sebagai Gubernur periode 2025-2030, namun Hellyana mengaku fungsi dan perannya secara sistematis ‘‘dilemahkan”. Keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka,di Istana Negara,Kamis (17/4/2025). “Terkait pelemahan sistematis terhadap fungsinya […]

  • FC CIMIC Unit UNIFIL Perkuat Hubungan Dengan Masyarakat Lebanon Melalui CEW

    FC CIMIC Unit UNIFIL Perkuat Hubungan Dengan Masyarakat Lebanon Melalui CEW

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Force Commander CIMIC Unit (FCCU) terus berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat Lebanon di tengah masa kritis gencatan senjata dengan menggelar kegiatan Community Engagement Walk (CEW) di beberapa wilayah terdampak konflik. Dalam keterangan tertulis Komandan Satgas CIMIC UNIFIL, Letkol Cba Ismatullah, S.I.P., M.M., Minggu (23/2/2024), kegiatan ini telah dilaksanakan di desa Chahabiya (16/1/2025), Tyre […]

  • Peringati 75 Tahun Hubungan Indonesia-AS, DPP KKK Akan Kukuhkan DPW KKK USA di KJRI Los Angeles

    Peringati 75 Tahun Hubungan Indonesia-AS, DPP KKK Akan Kukuhkan DPW KKK USA di KJRI Los Angeles

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Tahun ini genap 75 tahun hubungan diplomatik Republik Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Momentum tersebut menjadi inspirasi diadakannya pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Kawanua Amerika Serikat yang dilakukan secara adat di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles pada Sabtu, 4 Mei 2024. Selain melestarikan budaya asli Minahasa yang merupakan budaya Indonesia, Dewan Pengurus […]

  • Ini Alasan KOMPAK Indonesia Desak Kapolri Copot  Kapolresta Kupang

    Ini Alasan KOMPAK Indonesia Desak Kapolri Copot  Kapolresta Kupang

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Pasca Ipda Rudy Soik dicopot dari KBO Polresta Kupang dan dikriminalisasi serta didiskriminasi karena berani membongkar dan mengusut mafiosi BBM Bersubsidi di NTT, yang diduga dibeking oknum-oknum Pejabat APH (Aparat Penegak Hukum)hingga saat proses penegakan hukum yang sudah dimulai Ipda Rudy Soik diendapkan di Polresta Kupang. Terkait hal tersebut, KOMPAK Indonesia (Koalisi Masyarakat Pemberantasan […]

  • Lestari Moerdijat: Wujudkan Kesetaraan Bagi setiap Warga Negara

    Lestari Moerdijat: Wujudkan Kesetaraan Bagi setiap Warga Negara

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Wakil Ketua MPR RI, Dr. Lestari Moerdijat,S.S., M.MU, mengatakan, bahwa upaya untuk mewujudkan kesetaraan pada keseharian bagi setiap warga negara, termasuk perempuan, harus konsisten direalisasikan. “Bercermin dari masih berlangsungnya praktik diskriminasi di sejumlah sektor, perjuangan mewujudkan kesetaraan dalam keseharian harus menjadi kepedulian kita bersama, sebagaimana RA Kartini telah memperjuangkannya sejak ratusan tahun lalu,” kata Lestari […]

expand_less