Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Viral, Camat di Manggarai Timur Ngamuk, Soal Bantuan Gempa 

Viral, Camat di Manggarai Timur Ngamuk, Soal Bantuan Gempa 

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM– Seorang Camat di Kabupaten Manggarai Timur meluapkan Emosi soal Distribusi Bantuan Bencana di wilayah yang terdampak gempa magnitudo 7,7 pada Sabtu 15 Agustus 2026 dini hari.

Dalam unggahan potongan video yang viral di media sosial, memperlihatkan seorang camat di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terlibat adu mulut dengan anggota BNPB soal distribusi bantuan bencana pascagempa yang mengguncang Pulau Flores.

Sang Camat di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Agustinus Supratman, mengaku merasa tertekan dan tidak setuju dengan pengaturan pendistribusian yang dinilai tidak adil bagi seluruh warga.

Agustinus menyampaikan kekesalannya karena diminta membagi bantuan secara merata ke 11 desa di wilayahnya, padahal jumlah bantuan yang ada terbatas untuk melayani 21.171 jiwa penduduk.

“Saya merasa tertekan sekali, terbebani. Saya harus membagi ke 11 desa, tapi bukan begitu caranya. Semua desa sekarang protes ke saya, semua bertanya di mana bantuannya. Sementara bantuan yang ada jumlahnya sedikit, tapi harus dibagi ke banyak orang. Bagaimana caranya?” tegas Agustinus,sebagaimana dikutip dari video viral, Jumat, (21/8/2026).

Agus memprotes pernyataan bahwa bantuan yang diterima dikatakan ‘banyak sekali’, padahal kenyataannya jumlahnya jauh dari mencukupi untuk seluruh penduduk.

“Bapak bilang bantuan banyak sekali, padahal yang ada hanya ini. Saya tidak suka ditekan untuk membagi rata ke 11 desa padahal jumlahnya sedikit. Saya stres, laporan ke kementerian dan telepon dari mana-mana terus masuk. Saya tidak tahan lagi,” sesalnya.

Karena itu, Agustinus meminta agar penyaluran dilakukan dengan transparan dan sesuai kebutuhan, bukan dengan tekanan atau perintah yang memaksanya membagi sama rata tanpa melihat kondisi kerusakan dan jumlah warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kita urus masyarakat ini bersama-sama. Jangan ada tekanan-tekanan. Saya hargai setiap bantuan yang datang, tapi harus adil dan tepat sasaran. Jangan sampai warga yang paling membutuhkan justru tidak mendapatkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Pihak BNPB yang hadir dalam pertemuan tersebut belum memberikan tanggapan resmi terkait perdebatan ini. Situasi di lapangan hingga Jumat siang masih berlangsung hangat, di tengah tingginya harapan warga atas bantuan pascabencana.

Terkait hal itu, Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan pemerintah terus mempercepat pemenuhan kebutuhan logistik dasar bagi pengungsi imbas gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT. Dia pun mengakui masih terdapat kekurangan dalam pemberian bantuan dan upaya penanggulangan pascabencana tersebut.

“Kami terus bekerja keras dan cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di pengungsian dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi di lapangan,” kata Suharyanto dalam keterangan tertulis, Jumat.

Ditegaskan, bahwa penanganan bencana di NTT saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan yang harus segera diatasi secara terpadu.

Suharyanto mengakui adanya keluhan warga terkait krisis air bersih dan listrik di sejumlah posko, termasuk di Posko Pengungsian Reo, Kabupaten Manggarai.

“Kami memahami kesulitan yang dialami saudara-saudara kita di pengungsian. Bantuan logistik presiden telah didistribusikan dengan total bantuan yang dikirimkan sebanyak 411 ton dari tanggal 15 sampai 19 Agustus 2026,” ujarnya.

Dikatakan bahwa, pemenuhan logistik bagi warga terdampak terus digencarkan. Pada 19 Agustus, BNPB mencatat distribusi bantuan logistik melalui jalur udara sebanyak 72,77 ton.

Adapun, Prioritas pengiriman pada hari yang sama mencakup 5.000 paket sembako ke Posko Maumere dan 2.900 paket sembako ke Posko Labuan Bajo.

Beberapa armada laut dikerahkan untuk membantu pendistribusian logistik. Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta telah diberangkatkan dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pelabuhan Reok, Kabupaten Manggarai, membawa paket bantuan Presiden RI, sembako, tenda keluarga, tenda pengungsi, serta donasi masyarakat untuk didistribusikan ke Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Selain itu, TNI AL juga mengerahkan KRI dr. Soeharso untuk mendukung pelayanan kesehatan. Dukungan logistik mencakup beras, sembako, air mineral, obat-obatan, matras, selimut, tenda, hygiene kit, BBM, genset, dan kebutuhan lainnya.

Dikatakan, sebanyak 882 unit tenda (215 tenda pengungsi ukuran 6×12 dan 667 tenda keluarga ukuran 4×4) serta dua unit rumah sakit lapangan telah disiapkan.

“Kami memastikan distribusi terus berjalan ke wilayah terisolasi, termasuk melalui jalur laut dan udara, agar kebutuhan dasar warga di pengungsian dan daerah terdampak terpenuhi,” terangnya.

Dalam konferensi pers perkembangan penanggulangan pascabencana gempa NTT pada Jumat sore tadi, BNPB mengumumkan jumlah korban yang ditemukan atau terdata terus bertambah.

“Pada hari ini pukul 16.00 WIB, Jumat, 21 Agustus 2026, jumlah yang meninggal menjadi 83 jiwa. Yang semula, yang kemarin kami sampaikan 75 jiwa bertambah 8 jiwa dengan rincian bahwa yang meninggal adalah akibat dampak tidak langsung dari gempa,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan melalui konferensi pers secara daring.

Diketajui, penambahan korban meninggal dunia ini merupakan dua jiwa di Kabupaten Manggarai, dua jiwa di Kabupaten Manggarai Timur, dua jiwa di Kabupaten Nagekeo, dan satu di Kabupaten Ngada.

Data yang disampaikan, hingga saat ini,  korban luka-luka dilaporkan sebanyak 986 jiwa. Angka ini bertambah sebanyak 79 jiwa dari laporan sebelumnya.

Terkait pengungsi, dilaporkan kini berjumlah 110.785 jiwa. Jumlah pengungsi bertambah sebesar 18.050 jiwa dari jumlah sebelumnya di angka 92.735 jiwa.

Sementara, Rumah rusak juga kini berada di angka 44.946 unit. Data ini meliputi 17.176 unit di kategori rusak berat, 9.758 unit di kategori rusak sedang, dan 18.013 unit di kategori rusak ringan. Kabupaten dengan jumlah rumah rusak terbanyak adalah Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Manggarai.**

Editor : tim redaksi.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habib Aboe: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Timbulkan Kasus Korupsi Baru

    Habib Aboe: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Timbulkan Kasus Korupsi Baru

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Penetapan empat hakim sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap oleh Kejaksaan Agung merupakan tamparan keras bagi integritas sistem peradilan di Indonesia. Keempat hakim tersebut adalah Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanta, serta tiga hakim lainnya: Djuyamto, Agam Syarif Baharuddin, dan Ali Muhtarom. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap terkait penanganan perkara korupsi ekspor […]

  • Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja bersama dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar di Kompleks Parlemen, Senin (17/11/2025). Adapun, Rapat ini digelar sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, khususnya terkait kebijakan moneter, intermediasi perbankan, serta pengawasan […]

  • Ratusan Siswa Sekolah Polisi Wanita Ciputat Ikut Donor Darah

    Ratusan Siswa Sekolah Polisi Wanita Ciputat Ikut Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Tangerang,msinews.com- Puluhan siswa Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) mengikuti donor darah. Acara ini diselenggarakan oleh Srikandi Donor Darah Indonesia bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta. Kegiatan ini diapresiasi oleh Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun. “Saya sangat mengapresiasi atas sambutan dan antusias dari kepala sekolah beserta siswa Sepolwan, Ciputat ini yang telah […]

  • Pemda Diminta Dukung Kelancaran Arus Mudik 2025, Ini Surat Edaran dari Kemendagri

    Pemda Diminta Dukung Kelancaran Arus Mudik 2025, Ini Surat Edaran dari Kemendagri

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 400.6.1/749/SJ, tertanggal 17 Februari 2025. SE yang ditujukan kepada gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia tersebut meminta pemerintah daerah (Pemda) agar siap siaga mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1446 H atau tahun 2025. Dalam SE tersebut, Pemda didorong berkoordinasi dengan Forum […]

  • Anies

    Anies Terima Ajakan Diskusi Prabowo, Tapi Harus di Depan Publik

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Gorontalo, MSINews.com – Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, menyatakan kesiapannya menerima ajakan diskusi yang disampaikan oleh calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto. Namun, Anies menekankan bahwa diskusi tersebut harus diselenggarakan di depan semua orang. Baca juga : Pengamat Ungkap Prabowo Tak Sembarang Buka Data Konfidensial Kemhan “Harus di depan semua orang,” ujar Anies […]

  • Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas: Perjuangan DPD RI Adalah Jalan Panjang Menjaga Keadilan Daerah

    Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas: Perjuangan DPD RI Adalah Jalan Panjang Menjaga Keadilan Daerah

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MSINEWS.COMM,Yogyakarta– Perjuangan memperkuat kewenangan dan peran DPD RI merupakan bagian dari perjalanan panjang bangsa untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh daerah di Indonesia. Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas saat peluncuran buku “Refleksi Dua Dekade DPD RI: Otonomi Daerah untuk Indonesia Emas 2045”, yang digelar di […]

expand_less