Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Pasar Johar bukan sekadar episentrum perdagangan, melainkan saksi bisu denyut nadi transportasi massal di Kota Semarang. Jika pada era 1980-an kawasan ini menjadi hub utama tempat bermuaranya puluhan trayek Bus DAMRI dan angkutan kota, kini potret tersebut telah bergeser secara drastis._

Ironisnya, di tengah upaya menghidupkan kembali pasar bersejarah ini, infrastruktur penunjang seperti halte justru berdiri membisu tanpa fungsi. Menghidupkan kembali konektivitas transportasi ke dalam pasar bukan lagi sekadar pilihan rute, melainkan langkah strategis untuk merajut kembali kejayaan ekonomi dan aksesibilitas kawasan cagar budaya ini.

Di Kawasan Pasar Johar, terdapat fasilitas halte bus yang saat ini terbengkalai. Padahal, untuk mendongkrak aktivitas dan meramaikan pasar, pemerintah daerah bisa mengalihkan atau memperpanjang rute Trans Semarang agar langsung masuk ke kawasan tersebut.

Sejak awal operasionalnya pada era 1980-an, Bus DAMRI di Semarang telah menjadikan Pasar Johar sebagai pusat tujuan trayek utama, seperti rute Pasar Babadan–Pasar Johar, Jrakah-Pasar Johar dan Pasar Jatingaleh–Pasar Johar. Tak hanya bus, sejumlah rute angkutan kota (angkot) pun berpusat di sini, mulai dari Sampangan, Karangayu, Tlogosari, Tanah Mas, Tegalwareng, Genuk, Banyumanik, hingga Kabluk. Namun kini, pusat integrasi tersebut telah beralih ke Simpang Lima. Pergeseran ini membuat Halte Simpang Lima bersama Halte Balaikota menjadi halte tersibuk di Kota Semarang karena melayani hampir seluruh koridor Trans Semarang.

Jika sejumlah rute Trans Semarang, baik koridor utama maupun rute feeder (pengumpan) berhasil dimasukkan ke dalam Kawasan Pasar Johar, manfaat yang dihasilkan akan sangat signifikan. Manfaat ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi, sosial, dan penataan ruang kota.

*Pertama, dampak ekonomi (mengaktifkan _economic multiplier effect_ )* . Meningkatkan kunjungan pembeli, Pasar Johar sebagai pusat grosir dan ritel bersejarah membutuhkan aksesibilitas yang mudah untuk menarik pengunjung. Kehadiran Trans Semarang yang langsung berhenti di dalam kawasan pasar akan menurunkan hambatan psikologis masyarakat untuk datang, sehingga potensi transaksi pedagang meningkat. Kemudian efisiensi biaya logistik dan perjalanan. Transportasi publik yang andal dan murah akan menekan pengeluaran transportasi bulanan bagi para pedagang, pegawai pasar, maupun pembeli. Penghematan biaya transportasi ini dapat dialihkan untuk konsumsi barang di dalam pasar.

*Kedua, peningkatan aksesibilitas dan keadilan sosial ( _social inclusivity_ )* . Kemudahan bagi kelompok rentan, Pasar Johar dihuni oleh beragam demografi, termasuk lansia, perempuan, dan pekerja sektor informal (seperti buruh gendong). Armada Trans Semarang, terlebih jika menggunakan armada _low deck_ (lantai rendah), memberikan aksesibilitas yang ramah, aman, dan berkeadilan bagi mereka untuk bermobilitas tanpa harus berjalan jauh ke jalan raya luar kawasan. Selain itu, konektivitas antarwilayah yang lebih luas dengan menghubungkan Pasar Johar langsung ke koridor utama, warga dari wilayah pinggiran Semarang (seperti Mangkang, Penggaron, Cangkiran, atau Gunungpati) dapat menuju pusat perdagangan ini dengan sekali atau dua kali naik kendaraan secara efisien.

*Ketiga, efisiensi jaringan dan optimalisasi infrastruktur transportasi* . Pemanfaatan aset halte yang mangkrak dengan memasukkan bus ke dalam kawasan akan menghidupkan kembali infrastruktur halte yang saat ini tidak termanfaatkan. Hal ini mengoptimalkan belanja modal ( _capex_ ) yang dulu telah dikeluarkan pemerintah untuk membangun halte tersebut. Disamping itu, mengurai kepadatan di hub utama (Simpang Lima dan Balaikota), saat ini, beban transit Trans Semarang menumpuk di Halte Simpang Lima dan Balaikota. Menjadikan Pasar Johar sebagai salah satu titik akhir atau titik singgah alternatif akan mendistribusikan akumulasi penumpang (passenger load) secara lebih merata di pusat kota.

*Keempat, manajemen lalu lintas dan lingkungan (modal _shift_ )* . Mereduksi emisi lokal, konsentrasi polusi udara dari kendaraan pribadi yang merayap di kemacetan sekitar Pasar Johar dapat ditekan jika mobilitas masyarakat diwadahi oleh transportasi massal, terutama jika menggunakan armada bus listrik yang ramah lingkungan.

*Kelima, revitalisasi Kawasan Cagar Budaya dan wisata ekonomi* . Pasar Johar bukan sekadar tempat belanja, melainkan kawasan heritage yang berdekatan dengan Kota Lama Semarang dan Masjid Agung Kauman. Integrasi Bus Trans Semarang ke dalam kawasan ini mendukung konsep _Transit-Oriented Development_ (TOD) skala mikro, di mana kawasan bersejarah dihidupkan kembali melalui akses transportasi publik yang terintegrasi, menjadikannya lebih hidup dan menarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.

*Catatan akhir*
Mengembalikan rute transportasi umum ke jantung Pasar Johar bukanlah sekadar perkara teknis memodifikasi trayek bus. Langkah ini adalah wujud komitmen nyata untuk menghidupkan kembali roh kawasan bersejarah, memberdayakan ekonomi kerakyatan, dan mewujudkan keadilan mobilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sudah saatnya Pemerintah Kota Semarang mengambil langkah progresif untuk mengaktifkan kembali halte yang terbengkalai tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan rekayasa lalu lintas yang tepat, masuknya kembali Bus Trans Semarang ke Pasar Johar akan menjadi katalisator kebangkitan kawasan cagar budaya ini, sekaligus mengukuhkan Semarang sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan.

_*Djoko Setijowarno* , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Tugas,Peran dan Fungsi Wakil Rakyat kita di DPR.RI

    Mengenal Tugas,Peran dan Fungsi Wakil Rakyat kita di DPR.RI

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    MSINEWSCOM-Wakil Rakyat yakni DPR sebagai lembaga legislatif memiliki tiga fungsi utama dalam berjalannya “roda” demokrasi di Indonesia, yaitu pengawasan, legislasi, dan penganggaran sehingga mekanisme “check and balances” dapat berjalan optimal layaknya negara-negara demokratis. Kepemimpinan DPR RI Periode 2024-2029 dipimpin oleh Ketua Puan Maharani (PDIP) dan didampingi Wakil Ketua ; Adies Kadir (Golkar), Sufmi Dasco Ahmad […]

  • Bandara VVIP IKN Dibangun

    Investor Besar Wings dan Djarum Hengkang dari IKN Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Dua Investor Wings Group dan Djarum Group, yang ada di Indonesia, sempat dikabarkan mundur dari proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kabar tersebut muncul setelah Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengumumkan daftar perusahaan di dalam konsorsium Agung Sedayu Group (ASG) yang awalnya tidak mencantumkan nama kedua perusahaan tersebut. Namun, pernyataan resmi dari […]

  • Pemda Diminta Utamakan Kinerja untuk Perkuat IPKD

    Pemda Diminta Utamakan Kinerja untuk Perkuat IPKD

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Jakarta) – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (Pemda) memprioritaskan peningkatan kualitas kinerja pengelolaan keuangan daerah sebagai langkah memperkuat Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD). BSKDN menegaskan, IPKD merupakan instrumen untuk mengukur kualitas tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, bukan sekadar mengejar capaian nilai […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1446 H/2025 M jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat (penetapan) 1 Ramadan 1446 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta, Jumat (28/2/2025). “Sidang Isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadan 1446 H jatuh pada […]

  • Menkeu dan DPR RI Tak Setuju PMN 10 T untuk PLN, Apa Cerita?

    Menkeu dan DPR RI Tak Setuju PMN 10 T untuk PLN, Apa Cerita?

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 124
    • 0Komentar

        Jakarta, MSINews – Menkeu Sri Mulyani dan Komisi XI DPR RI sepakat untuk tidak merestui pemberian PMN senilai Rp10 triliun untuk PT PLN (Persero) pada tahun ini. Keputusan ini diambil setelah berbagai pertimbangan yang matang. Sri Mulyani, mengungkapkan penolakan ini didasarkan pada situasi ekonomi yang sedang berjalan. Ia juga tidak merestui suntikan PNM […]

  • Kemensos dan Perpusnas Bangun Perpustakaan Modern di Sekolah Rakyat

    Kemensos dan Perpusnas Bangun Perpustakaan Modern di Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerjasama dengan Perpusnas akan menghadirkan perpustakaan modern dan lengkap di Sekolah Rakyat. Dalam audiensi dengan Kepala Perpustakaan Nasional RI, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pentingnya menghadirkan perpustakaan modern yang menjadi pusat kegiatan belajar dan pemberdayaan di lingkungan Sekolah Rakyat, salah satu program strategis nasional (PSN) yang diinisiasi […]

expand_less