Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Pasar Johar bukan sekadar episentrum perdagangan, melainkan saksi bisu denyut nadi transportasi massal di Kota Semarang. Jika pada era 1980-an kawasan ini menjadi hub utama tempat bermuaranya puluhan trayek Bus DAMRI dan angkutan kota, kini potret tersebut telah bergeser secara drastis._

Ironisnya, di tengah upaya menghidupkan kembali pasar bersejarah ini, infrastruktur penunjang seperti halte justru berdiri membisu tanpa fungsi. Menghidupkan kembali konektivitas transportasi ke dalam pasar bukan lagi sekadar pilihan rute, melainkan langkah strategis untuk merajut kembali kejayaan ekonomi dan aksesibilitas kawasan cagar budaya ini.

Di Kawasan Pasar Johar, terdapat fasilitas halte bus yang saat ini terbengkalai. Padahal, untuk mendongkrak aktivitas dan meramaikan pasar, pemerintah daerah bisa mengalihkan atau memperpanjang rute Trans Semarang agar langsung masuk ke kawasan tersebut.

Sejak awal operasionalnya pada era 1980-an, Bus DAMRI di Semarang telah menjadikan Pasar Johar sebagai pusat tujuan trayek utama, seperti rute Pasar Babadan–Pasar Johar, Jrakah-Pasar Johar dan Pasar Jatingaleh–Pasar Johar. Tak hanya bus, sejumlah rute angkutan kota (angkot) pun berpusat di sini, mulai dari Sampangan, Karangayu, Tlogosari, Tanah Mas, Tegalwareng, Genuk, Banyumanik, hingga Kabluk. Namun kini, pusat integrasi tersebut telah beralih ke Simpang Lima. Pergeseran ini membuat Halte Simpang Lima bersama Halte Balaikota menjadi halte tersibuk di Kota Semarang karena melayani hampir seluruh koridor Trans Semarang.

Jika sejumlah rute Trans Semarang, baik koridor utama maupun rute feeder (pengumpan) berhasil dimasukkan ke dalam Kawasan Pasar Johar, manfaat yang dihasilkan akan sangat signifikan. Manfaat ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi, sosial, dan penataan ruang kota.

*Pertama, dampak ekonomi (mengaktifkan _economic multiplier effect_ )* . Meningkatkan kunjungan pembeli, Pasar Johar sebagai pusat grosir dan ritel bersejarah membutuhkan aksesibilitas yang mudah untuk menarik pengunjung. Kehadiran Trans Semarang yang langsung berhenti di dalam kawasan pasar akan menurunkan hambatan psikologis masyarakat untuk datang, sehingga potensi transaksi pedagang meningkat. Kemudian efisiensi biaya logistik dan perjalanan. Transportasi publik yang andal dan murah akan menekan pengeluaran transportasi bulanan bagi para pedagang, pegawai pasar, maupun pembeli. Penghematan biaya transportasi ini dapat dialihkan untuk konsumsi barang di dalam pasar.

*Kedua, peningkatan aksesibilitas dan keadilan sosial ( _social inclusivity_ )* . Kemudahan bagi kelompok rentan, Pasar Johar dihuni oleh beragam demografi, termasuk lansia, perempuan, dan pekerja sektor informal (seperti buruh gendong). Armada Trans Semarang, terlebih jika menggunakan armada _low deck_ (lantai rendah), memberikan aksesibilitas yang ramah, aman, dan berkeadilan bagi mereka untuk bermobilitas tanpa harus berjalan jauh ke jalan raya luar kawasan. Selain itu, konektivitas antarwilayah yang lebih luas dengan menghubungkan Pasar Johar langsung ke koridor utama, warga dari wilayah pinggiran Semarang (seperti Mangkang, Penggaron, Cangkiran, atau Gunungpati) dapat menuju pusat perdagangan ini dengan sekali atau dua kali naik kendaraan secara efisien.

*Ketiga, efisiensi jaringan dan optimalisasi infrastruktur transportasi* . Pemanfaatan aset halte yang mangkrak dengan memasukkan bus ke dalam kawasan akan menghidupkan kembali infrastruktur halte yang saat ini tidak termanfaatkan. Hal ini mengoptimalkan belanja modal ( _capex_ ) yang dulu telah dikeluarkan pemerintah untuk membangun halte tersebut. Disamping itu, mengurai kepadatan di hub utama (Simpang Lima dan Balaikota), saat ini, beban transit Trans Semarang menumpuk di Halte Simpang Lima dan Balaikota. Menjadikan Pasar Johar sebagai salah satu titik akhir atau titik singgah alternatif akan mendistribusikan akumulasi penumpang (passenger load) secara lebih merata di pusat kota.

*Keempat, manajemen lalu lintas dan lingkungan (modal _shift_ )* . Mereduksi emisi lokal, konsentrasi polusi udara dari kendaraan pribadi yang merayap di kemacetan sekitar Pasar Johar dapat ditekan jika mobilitas masyarakat diwadahi oleh transportasi massal, terutama jika menggunakan armada bus listrik yang ramah lingkungan.

*Kelima, revitalisasi Kawasan Cagar Budaya dan wisata ekonomi* . Pasar Johar bukan sekadar tempat belanja, melainkan kawasan heritage yang berdekatan dengan Kota Lama Semarang dan Masjid Agung Kauman. Integrasi Bus Trans Semarang ke dalam kawasan ini mendukung konsep _Transit-Oriented Development_ (TOD) skala mikro, di mana kawasan bersejarah dihidupkan kembali melalui akses transportasi publik yang terintegrasi, menjadikannya lebih hidup dan menarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.

*Catatan akhir*
Mengembalikan rute transportasi umum ke jantung Pasar Johar bukanlah sekadar perkara teknis memodifikasi trayek bus. Langkah ini adalah wujud komitmen nyata untuk menghidupkan kembali roh kawasan bersejarah, memberdayakan ekonomi kerakyatan, dan mewujudkan keadilan mobilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sudah saatnya Pemerintah Kota Semarang mengambil langkah progresif untuk mengaktifkan kembali halte yang terbengkalai tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan rekayasa lalu lintas yang tepat, masuknya kembali Bus Trans Semarang ke Pasar Johar akan menjadi katalisator kebangkitan kawasan cagar budaya ini, sekaligus mengukuhkan Semarang sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan.

_*Djoko Setijowarno* , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Heroik Caleg DPR RI Mengevakuasi Seorang Ibu yang Terhimpit di Tengah Jutaan Massa AMIN

    Aksi Heroik Caleg DPR RI Mengevakuasi Seorang Ibu yang Terhimpit di Tengah Jutaan Massa AMIN

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SIDOARJO,MSINEWS.COM – Selalu ada cerita lain di balik sebuah peristiwa besar. Di tengah kerumunan jutaan orang yang hadir dalam acara Mlaku Bareng atau Jalan Sehat Bareng AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) di Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu 15 Oktober 2023 kemarin. Ada pemandangan dramatis ketika seorang calon anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tertangkap kamera […]

  • Kemensos

    Kemensos, Minta Kemasan Produk Serua Snack Dipercantik

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, Berjejer di atas meja, sejumlah bungkusan merah dengan desain rupawan. Warnanya cukup mencolok dari kejauhan. Di dalam ruangan seluas 1.546 meter persegi, bungkusan merah yang disusun di meja paling ujung itu tampak menarik perhatian siapapun yang memandang. “Mana yang udah dibuka? Saya mau coba,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menghampiri meja tersebut dan […]

  • Tok, DPR RI Sepakati Penambahan Dua Komisi dan Satu Badan Baru

    Tok, DPR RI Sepakati Penambahan Dua Komisi dan Satu Badan Baru

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com -Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI),Selasa (15/10/2024) menggelar Rapat Paripurna Ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 menyepakati penambahan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) untuk DPR RI Periode 2024-2029. Paripurna ini menyepakati penambahan dua Komisi  dari sebelumnya 11 menjadi 13 Komisi di DPR RI. “Rapat Konsultasi Pimpinan DPR dan Pimpinan fraksi-fraksi DPR RI tanggal […]

  • Solidaritas Ulama Muda Jokowi Bakal Gelar Pertemuan 30 Agustus di Daerah Ini

    Solidaritas Ulama Muda Jokowi Bakal Gelar Pertemuan 30 Agustus di Daerah Ini

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) akan menggelar pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat di seluruh kecamatan di Provinsi Jawa Barat & Banten mulai Rabu 30 Agustus 2023. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Samawi Nizar Ahmad Saputra pada saat membuka acara diskusi Samawi Talks di Jakarta (27/08/23) “Kami akan melakukan pertemuan bersama masyarakat di tingkat kecamatan. […]

  • Sambangi RS PMI dan RSUD Bogor, Menag Jenguk Korban Bangunan Majelis Taklim yang Ambruk

    Sambangi RS PMI dan RSUD Bogor, Menag Jenguk Korban Bangunan Majelis Taklim yang Ambruk

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    msinews.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini menyambangi Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bogor. Menag menjenguk jemaah yang dirawat akibat bangunan majelis taklim Ashobiyyah roboh. Majelis Taklim Ashobiyyah terletak di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bangunan ini baru selesai dibangun sekitar sebulan lalu. […]

  • Mintarsih Perjuangkan Haknya, Wakil Ketua MPR Ketidakadilan Tidak Boleh Terjadi

    Mintarsih Perjuangkan Haknya, Wakil Ketua MPR Ketidakadilan Tidak Boleh Terjadi

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Berbagai upaya untuk mendapatkan keadilan di Indonesia memang kerap kali masih dirasakan sulit, namun bukan suatu hal yang mustahil terjadi di negara ini. Diantara langkau hukum yang terus dilakukan oleh pemilik sebagian saham di PT. Blue Bird Taxi, Mintarsih Abdul Latief, didampingi Kamaruddin Simanjuntak selaku pengacaranya. Mintarsih melaporkan Purnomo Prawiro Mangkusudjono ke Bareskrim Mabes […]

expand_less