Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Senator NTB, Mirah Soroti Implementasi DTSEN, Tekankan Kolaborasi dan Validasi Berjenjang

Senator NTB, Mirah Soroti Implementasi DTSEN, Tekankan Kolaborasi dan Validasi Berjenjang

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM –Anggota DPD RI asal NTB,Mirah Midadan Fahmid, menegaskan bahwa Efektivitas program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada kualitas data referensi.

Pernyataan tersebut terkai implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, penetapan DTSEN sebagai rujukan bersama dalam perencanaan, penetapan sasaran, hingga evaluasi program merupakan langkah korektif untuk meningkatkan ketepatan sasaran. Kendati demikian, ia mengingatkan agar akurasi dan keterbaruan data menjadi prioritas utama.

“DTSEN memiliki posisi strategi karena menjadi referensi lintas program. Oleh karena itu, validitas dan kemutakhirannya perlu terus diperkuat agar selaras dengan dinamika sosial ekonomi masyarakat di lapangan,” kata Mirah, sebagaimana diberitakan media massa pada Sabtu (19/9/2026).

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, DTSEN disusun melalui integrasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta data administrasi kependudukan. Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 telah mencakup 290,13 juta individu yang tergabung dalam 95,98 juta keluarga.

Merujuk data BPS yang menunjukkan jumlah penduduk miskin di NTB per Maret 2026 mencapai 628,50 ribu orang atau 11,17 persen dari total penduduk. Menurutnya, angka tersebut menekankan pentingnya sistem data yang sensitif terhadap perubahan.

“Dinamika seperti perubahan pekerjaan, pendapatan, domisili, maupun komposisi keluarga perlu terekam secara tepat waktu. Hal ini penting agar intervensi yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan riil keluarga rentan,” bebernya.

Oleh karena itu, Mirah mendorong mekanisme penguatan pemutakhiran berjenjang yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, serta pendamping di lapangan.

Menurutnya, kombinasi pemutakhiran berbasis data administrasi, sensus dan survei, ground check, serta usulan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat sebagaimana dijelaskan BPS, perlu diimplementasikan secara konsisten. Peran RT/RW, kader, dan pendamping sosial dinilai penting sebagai sumber informasi awal di tingkat komunitas.

Ia juga menyoroti perlunya literasi masyarakat mengenai pemeringkatan desil dalam DTSEN. Ia menegaskan, desil merupakan pemeringkatan kondisi sosial ekonomi relatif, bukan indikator tunggal kemiskinan dan bukan jaminan otomatis kepesertaan bantuan program, mengingat setiap program memiliki kriteria yang berbeda-beda.

Dikatakan, dalam konteks tersebut, ia meminta pemerintah memastikan saluran usul-sanggah berfungsi optimal.

“Perlu adanya mekanisme koreksi data yang mudah diakses, terstandar, dan memberikan kepastian tahapan bagi masyarakat. Kejelasan alur, persyaratan dokumen, serta proses verifikasi akan mendorong partisipasi sebagai bagian dari sistem pemutakhiran masyarakat itu sendiri,” ujar Mirah.

” Penguatan DTSEN harus didasarkan pada prinsip akurasi, keterbaruan, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga data dapat menjadi instrumen efektif untuk memastikan kebijakan perlindungan sosial menjangkau sasaran secara tepat, termasuk di wilayah NTB,” tegasnya. **

Editor : tim red.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pererat Hubungan Bilateral, Kasad Terima Kunjungan Kehormatan Kasgab Jepang

    Pererat Hubungan Bilateral, Kasad Terima Kunjungan Kehormatan Kasgab Jepang

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Gabungan (Kasgab) Pasukan Bela Diri Jepang (Chief of Staff, Joint Staff, Japan Self-Defense Force) General Yoshihide Yoshida di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2025). Kehadiran General Yoshihide Yoshida merupakan wujud implementasi dari eratnya hubungan kerja sama antara […]

  • Hari Ini, Tepat 45 Tahun Peristiwa Bom Mobil Menteri Irlandia Utara,Airey Neave

    Hari Ini, Tepat 45 Tahun Peristiwa Bom Mobil Menteri Irlandia Utara,Airey Neave

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Dublin,msinews.com-Hari ini, tepat 45 tahun peristiwa bom mobil menewaskan Airey Neave, seorang Menteri di Irlandia Utara, 30 Maret 1979. Airey Neave tewas terbunuh oleh bom yang berada di mobilnya saat ia meninggalkan tempat parkir mobil di House of Commons. Bom tersebut sangat canggih, dan meledak ketika Menteri Airey Neave mulai berjalan ke arah keluar sesaat […]

  • Soal Wacana Dwi Kewargaannegara, Angin Segar Bagi Diaspora Bertalenta

    Soal Wacana Dwi Kewargaannegara, Angin Segar Bagi Diaspora Bertalenta

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menilai, wacana diaspora dwi kewarganegara,sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan belum lama ini,mewacanakan agar Pemerintah memberikan kewarganegaraan ganda bagi diaspora bertalenta,merupakan “Angin Segar”. “Pernyataan Menko Marves memberikan angin segar terhadap aspirasi dwi kewarganegaraan,” kata Christina dalam keterangan kepada media, di Jakarta, […]

  • Pimpinan MPR Unsur DPD Laporkan Hasil Kinerja Tahunan ke Sidang Paripurna

    Pimpinan MPR Unsur DPD Laporkan Hasil Kinerja Tahunan ke Sidang Paripurna

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Pada Sidang Paripurna ke-16 DPD RI ini, Pimpinan MPR dari Unsur DPD dan Ketua Kelompok DPD di MPR RI menyampaikan Laporan Kinerja Tahun Sidang 2024-2025. Wakil Ketua MPR dari unsur DPD RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman menyampaikan hasil kinerja di tahun 2024-2025 yang utamanya di ranah 4 Pilar MPR RI. Selain itu, Akbar […]

  • Memasuki Pekan Suci, Ribuan Umat Katolik St. Yoesef Pandan, Tapanuli Tengah Rayakan Minggu Palma

    Memasuki Pekan Suci, Ribuan Umat Katolik St. Yoesef Pandan, Tapanuli Tengah Rayakan Minggu Palma

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Tapanuli Tengah-Ribuan Umata Katolik Paroki St. Yosef, Tapanuli Tengah, Keuskupan Agung Medan, Sumatera Utara merayakan Hari Minggu Palma, Minggu 13 April 2025. Sebagaimana dalam tradisi gereja katolik roma, Minggu Palma adalah hari raya yang memperingati Yesus memasuki Yerusalem. Perayaan ini mengingatkan umat Kristen untuk menyambut Yesus dalam hati dan mengikuti-Nya. Momen ini untuk merenungkan kasih […]

  • Sebanyak 1,3 Juta Rekening Bansos Gagal Transfer, Kemensos Gandeng PPATK Selidiki Kendala Penyaluran

    Sebanyak 1,3 Juta Rekening Bansos Gagal Transfer, Kemensos Gandeng PPATK Selidiki Kendala Penyaluran

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menghadapi kendala dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) triwulan kedua tahun 2025 ini. Tercatat, sekitar 1,3 juta data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengalami kegagalan transfer dana bansos. Menyikapi hal ini, Kemensos akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menelusuri akar permasalahan. […]

expand_less