Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tolak MBG, Wali Murid Mengaku Diancam Dicoret dari Bansos

Tolak MBG, Wali Murid Mengaku Diancam Dicoret dari Bansos

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 27 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM— Anggota Komisi IX DPR.RI, Nurhadi, menyoroti kabar mengenai seorang wali murid yang mengaku mendapat ancaman akan dicoret dari penerima bantuan sosial (bansos) setelah menolak menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keluhan tersebut sebelumnya disampaikan oleh wali murid melalui media sosial Instagram. Dalam unggahannya di thread, wali murid dengan akun @dyavee tersebut mengaku keberatan menerima MBG dan menyebut adanya ancaman pencoretan dari bansos maupun bantuan yang berkaitan dengan anaknya apabila menolak program tersebut.

Menanggapi hal itu, Nurhadi menilai jika informasi tersebut benar, maka perlu menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang menjalankan program MBG.

“Kalau benar ada wali murid yang diancam akan dicoret dari bansos atau bantuan untuk anaknya karena menolak MBG, ini tentu harus menjadi perhatian serius. Program MBG adalah program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, bukan instrumen untuk menekan atau mengintimidasi masyarakat,” ujar Nurhadi kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan keberatan, kritik maupun kekhawatiran terhadap pelaksanaan program pemerintah. Perbedaan sikap terhadap program MBG, kata dia, semestinya tidak menjadi alasan untuk mengancam pencabutan bansos ataupun bantuan yang menjadi hak anak.

“Saya kira persoalannya sederhana: masyarakat berhak menyampaikan keberatan, kritik, maupun kekhawatiran terhadap sebuah program pemerintah. Jangan sampai perbedaan sikap terhadap MBG kemudian berujung pada ancaman pencabutan bansos atau hak anak,” kata politikus NasDem ini.

Nurhadi juga meminta BGN segera melakukan klarifikasi secara terbuka untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. Menurutnya, apabila terbukti terdapat oknum yang melakukan ancaman terhadap masyarakat, tindakan tersebut harus ditindak agar tidak menjadi preseden dalam pelaksanaan program MBG.

“Saya meminta BGN segera mengklarifikasi kasus ini secara terbuka. Kalau memang ada oknum yang melakukan ancaman seperti itu, harus ditindak dan jangan dibiarkan menjadi preseden,” tegas anggota Baleg DPR ini.

Lebih lanjut, Nurhadi menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak semata-mata diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Aspek keamanan, ketepatan sasaran, transparansi dan penghormatan terhadap hak masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kita ingin MBG berjalan sukses, tetapi keberhasilan program tidak hanya diukur dari berapa banyak makanan yang dibagikan. Yang jauh lebih penting adalah apakah program ini aman, tepat sasaran, transparan, dan dilaksanakan dengan menghormati hak masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah tidak mengabaikan kritik dan keberatan yang disampaikan masyarakat. Menurut Nurhadi, masukan dari orang tua dan wali murid justru dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan program MBG di lapangan.

“Jangan sampai program yang tujuannya memberi gizi kepada anak justru menimbulkan ketakutan bagi orang tua. Kritik dan keberatan masyarakat seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki MBG, bukan dibalas dengan intimidasi,” pungkas Nurhadi yang juga legislator dapil Jatim VII ini. (***)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Mahasiswa dan Pemuda Malang-Jakarta Gelar Aksi Demo di KPK, Ini Tuntutannya 

    Fraksi Mahasiswa dan Pemuda Malang-Jakarta Gelar Aksi Demo di KPK, Ini Tuntutannya 

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Puluhan massa yang tergabung dalam komunitas Fraksi Mahasiswa dan Pemuda Malang,Jakarta menggelar aksi demi di depan kantor KPK,Jakarta Selatan,Jumat (13/9/2024). Para demonstran menuntut KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Kabupaten Malang yang menyeret nama mantan Sekda Kabupaten Malang. Wahyu Hidayat. “Kasus ini harus diusut tuntas demi tegaknya hukum, karena sampai saat ini kasus […]

  • Daya Beli Masyarakat Menurun, Tapera Disarankan Ditunda Dulu

    Daya Beli Masyarakat Menurun, Tapera Disarankan Ditunda Dulu

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta.msinews.com-Program Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA) yang akan diluncurkan oleh Pemerintah mengumpulkan pro kontra masyarakat terutama bagi pegawai yang berminat miliki rumah dari program Tapera tersebut. Adapun, kebijakan potongan gaji untuk tabungan perumahan ini disorot berbagai pihak termasuk Ketua MPR.RI Dr.Bambang Soesatyo. Pasalnya, penerapan PP 21/2024 tentang perubahan atas PP 25/2020 tentang Tapera tetsebut dinilai membebani […]

  • DPRD DKI Minta Pengawasan Ketat  Soal Program “Night at the Ragunan Zoo”

    DPRD DKI Minta Pengawasan Ketat  Soal Program “Night at the Ragunan Zoo”

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    JAKARTA,KABARDAERAH.COM—Nabilah Aboe Bakar Al Habsyi,Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta,  meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan pengelola Taman Margasatwa Ragunan dengan perketat pengawasan dalam pelaksanaan program wisata malam bertema : “Night at the Ragunan Zoo” yang baru saja diluncurkan pada Sabtu (11/10/2025) malam tersebut. Menurut Nabilah, kegiatan wisata malam hari membutuhkan sistem keamanan dan […]

  • Regulasi Digital, Jokowi Sebut Payung Besar Dibuat Holistiis

    Regulasi Digital, Jokowi Sebut Payung Besar Dibuat Holistiis

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menekankan pentingnya aturan dibuat otoritas untuk mengawasi teknologi (regulasi) digital bidang bisnis. Regulasi dibuat untuk mengantisipasi pesatnya kemajuan teknologi pertumbuhan ekonomi. Menurutnya regulasi tersebut harus dibuat lebih holistis agar perkembangan teknologi, potensi ekonomi baru. Ia menyebut teknologi tidak menghambat perekonomian yang sudah ada. “Payung besar regulasi tentang transformasi […]

  • Gempar Soekarnoputra : Indonesia Harus Mampu “Berantas Mafia”,Jika Ingin Maju

    Gempar Soekarnoputra : Indonesia Harus Mampu “Berantas Mafia”,Jika Ingin Maju

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Peneliti, Pengamat Hukum dan Politik, Dr. Gempar Soekarnoputra,SH mengaku prihatin akan maraknya “mafiah hukum” di Indonesia dimana negara ini kaya akan sumber daya alam namun taraf hidup eknomi masyarakatnya masih banyak yang hidup dalam kemiskinan. Keprihatinan salah satu anak kandung Bung Karno ini diunggah dalam laman akun https://www.facebook.com/ yang diterima awak media di Jakarta, […]

  • Kepala BGN: Skema Penyaluran Anggaran BGN Ciptakan Pemerataan dan Stimulus Ekonomi Nasional

    Kepala BGN: Skema Penyaluran Anggaran BGN Ciptakan Pemerataan dan Stimulus Ekonomi Nasional

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa BGN menghadirkan pola baru dalam tata kelola anggaran negara melalui mekanisme penyaluran dana yang langsung menyentuh bawah tanpa melalui pemerintah daerah.   Sebanyak 93 persen dari total anggaran BGN disalurkan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.   Dari total anggaran Rp268 triliun, […]

expand_less