Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Refleksi Hari Lingkungan Hidup Dunia 2025: Rumah Ibadah Jadi Garda Terdepan Atasi Sampah Plastik

Refleksi Hari Lingkungan Hidup Dunia 2025: Rumah Ibadah Jadi Garda Terdepan Atasi Sampah Plastik

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nairobi,Kenya,msinews.com– Badan lingkungan hidup PBB United Nations Environment Programme (UNEP) melalui Faith for Earth Coalition bersama Interfaith Working Group on Pollution menggelar forum virtual bertajuk “Solusi Multi-Level oleh Agama untuk Mengakhiri Polusi Plastik Global,” Selasa (3/6/2025).

Acara tersebut mempertemukan para pemimpin agama, aktivis lingkungan, dan penggerak komunitas dari berbagai negara untuk mengeksplorasi peran strategis nilai-nilai keimanan dalam menanggulangi krisis polusi plastik global.

Salah satu pembicara utama, Dr. Hayu Prabowo, inisiator gerakan EcoMasjid dan Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup & Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (LPLH-SDA MUI) menekankan bahwa rumah ibadah bukan hanya tempat suci, tetapi juga harus menjadi motor perubahan gaya hidup berkelanjutan.

“Masjid harus menjadi episentrum perubahan perilaku umat terhadap lingkungan. Dari masjid, makmurkan bumi,” ujarnya, mengutip filosofi gerakan EcoMasjid yang telah menyebar ke ratusan masjid di Indonesia.

Menurutnya, gerakan EcoMasjid telah membuktikan bahwa pengelolaan sampah berbasis agama mampu menyentuh akar persoalan, yaitu moral dan spiritual.

Hayu menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dunia sebagai penyumbang sampah plastik ke laut. Dari total 13,6 juta ton sampah per tahun, lebih dari 40% tidak terkelola dengan baik. Ironisnya, di tengah produksi masif sampah plastik, Indonesia justru masih mengimpor plastik daur ulang untuk industri lokal.

“Ini bukan hanya soal manajemen sampah, tapi tentang krisis moral dan spiritual. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Komunitas agama punya potensi luar biasa untuk membangkitkan kesadaran kolektif,” tegasnya.

Sebagai wujud konkret, gerakan Sedekah Sampah Indonesia (GRADASI) yang digagas EcoMasjid mengajak umat untuk menyumbangkan sampah daur ulang yang masih bernilai ekonomi untuk membiayai pembangunan masjid dan program sosial.

Di Masjid Raya Bintaro Jaya misalnya, program itu berhasil mengumpulkan puluhan ton sampah tiap bulan yang hasil penjualannya digunakan untuk beasiswa dan fasilitas ibadah.

Forum tersebut juga menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif seperti Prof. Patricia Kameri Mbote (Direktur Divisi Hukum UNEP), Azmaira Alibhai dan Marit Van Den Wittenboer dari Faith for Earth Coalition UNEP, Hayu Prabowo (EcoMasjid Indonesia), Emma Cooper (Islamic Help UK), serta Zahra Ahmad (Bahu Trust UK). Mereka bersama-sama menyoroti pentingnya pendekatan nilai, budaya, dan spiritualitas dalam mengubah perilaku konsumsi umat manusia terhadap plastik.

Beberapa tujuan utama forum tersebut adalah menyusun kontribusi komunitas agama dalam negosiasi INC-5.2 tentang perjanjian global plastik; mengedukasi tentang daur hidup plastik dan dampaknya; mengintegrasikan pesan lingkungan dalam praktik ibadah dan keagamaan; dan membangun gerakan global lintas agama untuk menghentikan polusi plastik.

Krisis plastik kini tak hanya mengotori sungai dan lautan, tetapi juga mengancam kesehatan manusia. Riset menunjukkan bahwa rata-rata manusia mengonsumsi 5 gram mikroplastik setiap pekan, bahkan partikel nano plastik mampu menembus sawar darah-otak dan berpotensi memicu kanker serta gangguan hormon.

“Fatwa MUI No. 47 Tahun 2014 menegaskan bahwa membuang sampah sembarangan dan memboroskan sumber daya adalah haram. Ini fondasi teologis yang sangat kuat untuk gerakan lingkungan berbasis agama,” ungkap Hayu.

Forum UNEP itu juga membahas agenda menjelang perundingan INC-5.2, bagian dari negosiasi internasional terkait perjanjian global plastik. Tujuan lainnya termasuk edukasi tentang daur hidup plastik dan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kampanye keberlanjutan.

UNEP menyebutkan bahwa krisis plastik kini telah memasuki fase mengkhawatirkan, dengan temuan mikroplastik dalam 90 persen garam dapur global dan konsumsi manusia rata-rata 5 gram per minggu.

Hari Lingkungan Hidup 2025 yang mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik” menjadi momentum strategis untuk menata ulang hubungan manusia dengan alam. Kolaborasi lintas iman bukan hanya simbol toleransi, melainkan bentuk tanggung jawab spiritual kolektif untuk menjaga bumi.

Dengan pendekatan yang menyatukan iman, ilmu, dan aksi nyata, rumah-rumah ibadah kini bersiap menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan bumi dari ancaman plastik.

“Merawat bumi adalah ibadah yang pahalanya tak pernah putus,” pungkas Dr. Hayu Prabowo, menyerukan langkah bersama menuju Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.[]

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Pasir Munjul Viral, Ono Surono: Ga Mungkin Titah Saya, Itu Aspirasi Rakyat

    Kades Pasir Munjul Viral, Ono Surono: Ga Mungkin Titah Saya, Itu Aspirasi Rakyat

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Purwakarta,msinews.com– Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono membantah telah memerintahkan Kepala Desa Pasir Munjul Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta untuk mengkritisi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait dengan peristiwa bencana pergerakan tanah di wilayahnya. Menurut Ono, dirinya hanya meminta harapan Kades kepada pemerintah yang hingga kemarin belum juga memberikan bantuan secara tuntas “Saya ke […]

  • Menteri PANRB Rini Akan Meresmikan Delapan Mal Pelayanan Publik

    Menteri PANRB Rini Akan Meresmikan Delapan Mal Pelayanan Publik

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dijadwalkan akan meresmikan delapan MPP pada Senin (15/6/2026). “Agenda peresmian delapan MPP pada semester pertama tahun 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyederhanaan proses layanan, integrasi layanan lintas sektor, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan,” kata Deputi Bidang […]

  • Setelah 5 Bulan Buron, Anggota DPRD Sumbar,BSN Ditangkap di Jakarta Selatan,Dugaan Korupsi Rp34  Miliar

    Setelah 5 Bulan Buron, Anggota DPRD Sumbar,BSN Ditangkap di Jakarta Selatan,Dugaan Korupsi Rp34 Miliar

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Setelah 5 bulan jadi buron dalam kasus dugaan kurupsi dana fasilitas kredit modal kerja senilai RP 34 miliar, Aanggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, berinisial BSN,akhirnya ditangkap oleh Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung, tim Burung Hantu Kejati Sumatera Barat, dan Kejaksaan Negeri Padang. ‎BSN diamankan pada Rabu (17/6/2026) di kawasan Jalan Pakubuwono, Jakarta […]

  • Mensos Berkunjung ke Ternate Bantu Ratusan Warga Ternate Operasi Katarak

    Mensos Berkunjung ke Ternate Bantu Ratusan Warga Ternate Operasi Katarak

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berkunjung kedua kalinya ke Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Rabu 15 Agustus 2023. Menteri Sosial (Mensos) saat tiba menyapa warga penerima layanan operasi katarak, dari hasil seleksi terhadap 428 pasien yang mendaftar, sebanyak 277 orang dinyatakan dapat dioperasi. Mensos mengatakan adapun pasien-pasien tersebut berasal dari Kota Ternate, Tidore Kepulauan, […]

  • Ketua DPD RI Sultan B Najamudin Dianugerahi Doktor Honoris Causa oleh Korea Maritime & Ocean University (KMOU)

    Ketua DPD RI Sultan B Najamudin Dianugerahi Doktor Honoris Causa oleh Korea Maritime & Ocean University (KMOU)

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin dianugerani Doctor Honoris Causa (Dr. HC) bidang International Regional Studies dari Korea Maritime and Ocean University (KMOU), di Busan, Korea Selatan, Rabu 1 April 2026. Prosesi penganugeraah itu berlangsung khidmad, dipimpin oleh Presiden KMOU, Prof. Dr. Ryoo Dong-Keun, di Kim Kang-hee Hall, KMOU […]

  • Jokowi

    Jokowi Dorong Optimalisasi Dana Desa, pada Kungker ke Serang

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo Dorong, hingga mengadakan pertemuan dengan kepala desa se-Kabupaten Serang di Desa Margagiri, Banten. Dalam kunjungan kerja ini, Jokowi menekankan pentingnya mengelola dana desa untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di setiap desa. Baca juga : Pengamat Ungkap Prabowo Tak Sembarang Buka Data Konfidensial Kemhan “Saya harapkan uang, anggaran yang […]

expand_less