Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Prediksi Sementara Pilgub Sumsel 2024: Duel HDCU vs Matahati, HAPAL Masih Cari Perahu 

Prediksi Sementara Pilgub Sumsel 2024: Duel HDCU vs Matahati, HAPAL Masih Cari Perahu 

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Bakal Calon Gubernur Sumatra Selatan, H. Mawardi Yahya, mengumumkan secara resmi bahwa dia akan berpasangan dengan Dr. Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH dalam Pemilihan Gubernur Sumsel 2024 mendatang. Pasangan yang dikenal dengan sebutan “Matahati” ini akan semakin intensif melakukan sosialisasi dan menemui masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sumatra Selatan.

Dukungan partai Gerindra dan Golkar untuk pasangan Mawardi Yahya-RA Anita Noeringhati (MataHati), menguatkan prediksi atas Pilgub Sumsel 2024 akan lebih terkonsentrasi pada dua paslon saja.

Dukungan Gerindra kepada MataHati sudah mengantongi 11 kursi di DPRD Sumsel.

Setelah Gerindra, dukungan dari parpol lain berkemungkinan besar segera menyusul, seperti dari Golkar dan PAN. Dukungan dua partai tersebut, andaikan begitu maka MataHati ini akan mengantongi 29 kursi.

Jumlah kursi itu mencukupi sebagai tiket maju pasangan MataHati untuk bertarung di Pilgub Sumsel.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (DPP Partai GERINDRA) resmi mengeluarkan rekomendasi untuk Mawardi Yahya sebagai Calon Gubernur dan R.A Anita Noeringhati sebagai Calon Wakil Gubernur Provinsi Sumatra Selatan.

Keputusan ini tertuang dalam surat rekomendasi Partai Gerindra Nomor 07-1009/Rekom/DPP-GERINDRA/2024.

Surat ditandatangani oleh Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Kamis (18/07) menyatan, “Menyetujui dan merekomendasikan Ir. H. Mawardi Yahya sebagai Bakal Calon Gubernur dan Hj. Dr R. A. Anita Noeringhati, S.H., M.H. sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur.”

Sebagaimana banyak diberitakan awak media siber, Panglima Kemenangan MataHati Ir H Syahrial Oesman MM menyatakan pasca-Gerindra (11 kursi) , bakal menyusul dukungan dari PAN (6 kursi) dan Golkar (12 kursi). Total 29 kursi.

Anita Noeringhati menambahkan, saat ini dia diperintahkan terus sosialisasi karena sudah mengantongi surat tugas dan di awal memang sosialisai itulah yang dilakukan.

“Saya kader Partai Golkar. Saya Ketua DPRD dari Partai Golkar. Saya Ketua Harian DPD Golkar. Tentunya saya tunduk patuh apa yang diputuskan Ketua Umun Golkar,” kata Anita.

Anita tak mau mendahului. Sebagai kader bila ditanya optimismenya? “Kalau saya sebagai kader tentunya optimis,” tegas Anita

Sementara di sisi lain, bakal calon Gubernur Sumsel Herman Deru telah mengembalikan formulir ke tiga parpol, tepatnya pada 18 Mei lalu. Formulir dikembalikan langsung oleh mantan Gubernur HD ke PPP, Demokrat dan PKB sebagai wujud keseriusan dia maju sebagai kandidat cagub.

Hingga saat ini, total sudah empat parpol tempat HD mengambil formulir yang dikembalikan. Selain tiga Parpol itu, HD juga sudah mendaftar di PAN secara langsung. Ia optimis didukung dan diusung ke-4 partai tersebut.

Secara defacto pasangan Herman Deru-Cik Ujang (HDCU) telah lebih dulu memastikan diri maju di Pilgub Sumsel.

HDCU telah mengantongi 25 kursi dukungan parpol yakni dari NasDem sejumlah 10 kuris, Demokrat 8 kursi, dan PKS 7 kursi.

Gerbong HDCU maju di Pilgub Sumsel hampir dipastikan mulus. Pasalnya, dari jauh hari HDCU sudah meraup dukungan
dari Demokrat dan PKS.

Sedangkan MataHati hingga medio Juli 2024 baru bisa memastikan mendapat dukungan dari Gerindra.

Mawardi Yahya sebelumnya akan maju berpasangan dengan Harnojoyo di Pilgub Sumsel 2024. Kemudian pasangan Mawardi Yahya dan Harnojoyo bubar. Setelah bubar, Mawardi Yahya berpasangan dengan Anita Noeringhati menjadi MataHati.

Satu pasangan lagi yaitu Heri Amalindo dan Popo Ali sampai kini belum mendapatkan kepastian dukungan. Pasangan ini belum punya perahu. (SN/Biro .

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangan Penuh Lumpur Demi Ketahanan Pangan

    Tangan Penuh Lumpur Demi Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Di tengah hamparan sawah yang luas, Serka Julkarnain, Babinsa Koramil 1709-03/Warbah Kodim 1709/Yawa, tampak ikut turun langsung ke lumpur membantu para petani menanam padi di Kampung Ruambak Jaya, Distrik Oudate, Kabupaten Waropen, Jumat (28/2/2025). Dengan tangan penuh lumpur, Serka Julkarnain tak ragu ikut menanam bibit padi secara manual, berbaur bersama para petani yang […]

  • Anggota Komisi V DPR,Irenne Yusiana Bicara Soal Kebijakan Tapera

    Anggota Komisi V DPR,Irenne Yusiana Bicara Soal Kebijakan Tapera

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi V DPR RI Irene Yusiana Roba Putri mempertanyakan kebijakan Komite BP Tapera yang dipimpin Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tersebut. Irene melontarkan dua pertanyaan. “Pertama , adalah hitungan gap atau kebutuhan yang bisa dipenuhi oleh Tapera itu seperti apa? Saya mohon ada perhitungan detail dari Dirjen Perumahan misalnya untuk ASN bagaimana? untuk pekerja swasta juga […]

  • Mendagri Tegaskan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Cerminan Maju atau Mundurnya Suatu Wilayah

    Mendagri Tegaskan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Cerminan Maju atau Mundurnya Suatu Wilayah

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai apakah suatu daerah mengalami kemajuan atau justru kemunduran. Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis […]

  • Sidang Praperadilan Karen Agustiawan

    Bupati Erik Adtrada Diamanka KPK, Ini 5 Fakta Terungkap:

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang berujung pada penangkapan Bupati Labuhanbatu, Erik Adtrada Ritonga. “Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengonfirmasi kegiatan tangkap tangan di wilayah Kabupaten Labuhanbatu terhadap terduga penyelenggara negara,” kata Ghufron saat dihubungi dikutip detikcom, Jum’at 12/1/2024. Baca juga : PPATK Temukan […]

  • Komisi IX DPR : Iuran BPJS Kesehatan Harus Disesuaikan dengan Kemampuan Masyarakat

    Komisi IX DPR : Iuran BPJS Kesehatan Harus Disesuaikan dengan Kemampuan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Manado,msinews.com –Anggota Komisi IX DPR RI Itet Tridjajati mengatakan bahwa, Kemenkes RI harus mencari solusi atas kendala kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut. Misalnya, dengan terbitnya Pertaruran Daerah (Perda) yang mengatur bahwa iuran BPJS Kesehatan ditentukan berdasarkan kemampuan finansial dalam satu keluarga. Pernyataan itu lantaran, tingkat Kepesertaan BPJS Kesehatan saat ini dinilai masih minim. Hal itu lantaran […]

  • Hadirnya Starlink di Indonesia, Komisi VI : BUMN Telekomunikasi Harus Antisipasi

    Hadirnya Starlink di Indonesia, Komisi VI : BUMN Telekomunikasi Harus Antisipasi

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengingatkan PT Telkom Indonesia harus mengantisipasi masuknya provider penyedia internet berbasis satelit seperti Starlink ke Indonesia. Menurutnya, hal itu karena berpengaruh terhadap proses bisnis BUMN yang sudah sedari lama di bisnis penyedia jaringan tersebut, seperti Telkom maupun Telkomsel. “Bagaimana Telkom atau anak perusahaan seperti Telkomsel dan Indihome […]

expand_less