Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Pentingnya Defensive Driving Bagi Supir Truk dan Bis kendaraan Umum

Pentingnya Defensive Driving Bagi Supir Truk dan Bis kendaraan Umum

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Edi Permadi, Tenaga Profesional Lemhanas

DUNIA transportasi Indonesia kembali berduka. Bus yang mengangkut pelajar SMA asal Depok kembali mengalami kecelakaan di daerah Subang, Jawa Barat. Kecelakaan ini menelan korban jiwa, 11 orang meninggal. Saat ini Polisi dan pihak terakait masih sedang melakukan penyelidikan dari kecelakaan tersebut.

Di sisi lain, tentu saja ada sejumlah hal yang sudah bisa terlihat dan harus mendapat perhatian untuk perbaikan.

Kondisi jalan terlihat cukup baik walaupun perlu ada peningkatan secara khusus terkait dengan adanya rambu sebelum turunan agar para pengendara bisa mengantisipasinya. Dengan adanya rambu misalkan turunan atau belokan tajam, pengendara bisa mengurangi kecepatan maksimum, penggunaan gigi rendah sebelum masuk ke jalan menurun.

Aspek lainnya adalah kondisi kendaraan dan kompetensi serta kesehatan/ kesiapan supir. Dalam hal ini ada yang perlu ditekankan berkaitan dengan kemampuan dan kompetensi supir dalam melakukan antisipasi kondisi darurat dan juga antisipasi keamanan dari kendaraan sebelum dikendarai.

Kami melihat bahwa kemampuan devensive driving perlu ditingkatkan atau dimiliki oleh pengemudi kendaraan umum. Kemampuan defensive driving adalah pengecekan list keamanan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Bila salah satu dari sistem keamanan kendaraan tidak berfungsi maka segera melakukan perbaikan atau menunda perjalanan.

Kemampuan pengendara perlu juga ditingkatkan untuk dapat mengendalikan kendaraan truck atau bis. Dalam konteks rem ada tiga sistem pengereman dalam truck maupun bis. Pertama, ada hidrolik, kedua Air Over Hydraulic (AOH), dan ketiga Full Air Brake (FAB). Untuk tipe sistem hidrolik yang memakai minyak rem. Tentu gaya pengeremannya tergantung pada pijakan kaki, baik kuat atau lemahnya. Sistem hidrolik juga sering dibantu dengan booster. Kemudian karena memakai cairan, pengecekan kebocorannya juga lebih mudah.

Sistem rem kedua adalah AOH, di mana sistem ini gabungan dari hidrolik dan pneumatic (udara). Sistem pneumatic menekan piston silinder yang nantinya menekan kampas rem secara hidrolis. Namun, masalah dari sistem AOH ini adalah ketika sistem hidrolisnya bocor, maka rem akan blong. Oleh karena itu, muncul sistem pengereman ketiga yakni FAB atau semuanya sudah menggunakan udara bertekanan tinggi.

Selain dari sistem rem tersebut, defensive driving adalah kompetensi untuk mengurangi kecepatan dengan menurunkan ke gigi lebih rendah dan tetap mengendalikan stir pengemudi.

Dari sisi penegakan compliance untuk kendaraan umum dan kendaraan beresiko tinggi perlu ditingkatkan. Pengemudi dapat menolak bila ketika pengecekan kendaraan ditemukan kondisi tidak aman. Pemegang izin atau Perusahaan wajib untuk menjaga kendaraan dalam kondisi aman dan layak beroperasi. Proses penegakan hukum berkaitan dengan compliance sangat perlu ditegakkan untuk menghindari fatality atau korban berikutnya.

Terakhir adalah penggunaan rem tangan dan juga kemampuan pengemudi untuk memahami. Itu semua juga menjadi bagian dari mengendalikan kendaraan selama salah satu dari sistem tidak berfungsi secara tiba-tiba pada saat berkendara.

Sebagai mahluk Tuhan selain dari kemampuan pengecekaan sebelum berkendara, memiliki kemampuan defensive driving kita tetap berdoa agar terus dilindungi secara aman dan selamat sampai tujuan. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunarto Wakil MA

    Sunarto Bicara Evaluasi, Ibaratatkan Berlayar Ada Kompasnya

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial Sunarto mengatakan bahwa evaluasi cetak biru sangat penting, ibarat berlayar itu kompasnya. Ia menyebut itu diartikan  sebagai pedoman bagi arah perubahan strategis lembaga. “Evaluasi ini penting, karena kita perlu memeriksa apakah sudah benar arah kapal kita melaju. Jangan sampai setelah berlabuh nanti kita baru tahu bahwa […]

  • Suripto: Jejak Seorang Yang Selalu berdiri di Titik Paling Sulit

    Suripto: Jejak Seorang Yang Selalu berdiri di Titik Paling Sulit

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Oleh: Radhar Tribaskoro TIDAK banyak orang yang meninggalkan jejak seperti Suripto. Namanya tidak selalu tercatat di halaman depan sejarah, tetapi langkah-langkahnya membentuk garis bawah dari perjalanan republik ini. Ia hadir di masa-masa yang serba tegang, ketika negara belum selesai berdamai dengan dirinya sendiri, ketika keberanian lebih sering berwujud kesunyian ketimbang sorak-sorai. Suripto memilih berada di […]

  • Kardinal Ignatius Suharyo ; Mari Menjaga Jakarta, Jaga Indonesia

    Kardinal Ignatius Suharyo ; Mari Menjaga Jakarta, Jaga Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Jakarta,msnews.com– Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta menghimbau kepada umat katolik untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondisi Bangsa yang dalam beberapa hari terakhir ini mencemaskan masyarakat. ”Mencermati kondisi bangsa yang sangat memprihatinkan beberapa hari terakhir ini, kita diajak untuk memahaminya sebagai tanda-tanda jaman” imbuh Kardinal ketiga dalam Gereja Katolik di Indonesia itu dalam video yang […]

  • Lonjakan Pemudik

    Lonjakan Pemudik di GT Kalikangkung: Data Pos Terpadu Ungkap Fakta Mencengangkan

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Gerbang Tol (GT) Kalikangkung menjadi saksi dari lonjakan jumlah pemudik yang terus meningkat jelang Hari Raya. Menurut data yang dihimpun dari Pos Terpadu Operasi Ketupat Candi di GT Kalikangkung, sebanyak 67.896 kendaraan melintas dalam kurun waktu 24 jam. Data ini mencakup periode dari Sabtu (6/4/2024) pukul 06.00 hingga Minggu (7/4/2024) 06.00 WIB. […]

  • Diresmikan Kasad, Gedung Baru Unjaya Jadi Simbol Komitmen Pemerataan Pendidikan

    Diresmikan Kasad, Gedung Baru Unjaya Jadi Simbol Komitmen Pemerataan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Yogyakarta,msinews.com- Peresmian Gedung Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) Tahap I oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menandai komitmen TNI AD dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat. Gedung baru ini menjadi bagian dari upaya menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas, terutama bagi generasi muda yang […]

  • Jimly usulkan Pembubaran DPD RI, Begini Respon Anggota DPR RI

    Jimly usulkan Pembubaran DPD RI, Begini Respon Anggota DPR RI

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Jimly Asshiddiqie mengusulkan DPD dibubarkan. Menurut Jimly, selama menjabat sebagai Anggota DPD RI sudah empat tahun,tak ubahnya seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), karena hanya memberi usul tapi usulnya tidak pernah didengar. Merespon hal tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus menilai wacana pembubaran DPD […]

expand_less