Pemerintah Didorong Bentuk Korps Konservasi Sipil untuk Pulihkan Hutan Eks Karhutla
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA– Pemerintah didorong untuk membentuk korps konservasi sipil dalam upaya pemulihan hutan eks Karhutla. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin
Adapun, usulan tersebut disampaikan Sultan sebagai bentuk dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah membentuk Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.
Menurutnya, agenda pemulihan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan kelembagaan, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang besar dan terorganisir. BacaIsu Politik
“Kita harus mengambil pelajaran dari bencana karhutla yang dampaknya sangat luas. Lahan rusak yang harus dipulihkan tidak sedikit, negara butuh tenaga yang fokus bekerja untuk itu,” kata Sultan, Rabu,Oktober pekan lalu.
Ide Korps Konservasi Sipil atau Civilian Conservation Corps, kata Sultan, terinspirasi dari program penghijauan besar-besaran di Amerika Serikat pada masa Presiden Franklin D. Roosevelt.
Dikatakan bahwa, saat itu, program tersebut berhasil menyerap banyak pengangguran sekaligus menjalankan misi penyelamatan lingkungan.
Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa bonus demografi anak muda yang bisa diarahkan untuk misi konservasi. Keterlibatan generasi muda tidak hanya akan mempercepat rehabilitasi tutupan hutan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan jangka panjang.
Lebih jauh, Sultan mengingatkan ancaman perubahan iklim yang kini semakin nyata memicu krisis pangan dan krisis air. Fenomena El Nino yang memicu karhutla belakangan ini juga telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang berat bagi masyarakat di daerah.
Dengan SDM konservasi yang kuat dan terlatih, ia optimistis upaya rehabilitasi hutan tidak hanya memulihkan ekosistem, tetapi juga akan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar karbon global. ( tim Redaksi). **
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar