Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemensos Kejar Target Penurunan Angka Kemiskinan dibawah Lima Persen di 2029

Kemensos Kejar Target Penurunan Angka Kemiskinan dibawah Lima Persen di 2029

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM,Jakarta– Menteri Sosial atau Mensos Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) akan melakukan langkah yang signifikan dalam menanggulangi angka penurunan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia dengan capaian target di bawah lima persen pada tahun 2026-2029.

Pernyataan ini langsung disampaikan oleh Mensos Gus Ipul sapaan akrabnya, kepada wartawan seusai Halal Bihalal Keluarga Besar Kementerian Sosial (Kemensos) di Gedung Aneka Bhakti, Jakarta , Rabu 9 April 2025.

“Kita perlu melakukan upaya-upaya yang nyata, terpadu, terkoordinasi, terintegrasi, dan terarah dalam rangka pengentasan Kemiskinan, termasuk penanggulangan Kemiskinan Ekstrem. Targetnya sudah jelas, pada tahun 2026 diharapkan Kemiskinan Ekstrem menjadi 0%, dan angka Kemiskinan secara umum turun di bawah 5% pada 2029,” ujar Mensos Gus Ipul.

Menurut Mensos Gus Ipul, dengan terbitnya Instruksi Presiden atau Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan ekstrem, memiliki dasar yang kuat untuk bersama-sama mengatasi kemiskinan secara lebih efektif dan berdampak.

Oleh karena itu, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dibawah Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) akan merumuskan hal tersebut, tentang angka penurunan kemiskinan ekstrem di tanah air ini.

“Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat telah mengoordinasikan sejumlah instansi terkait untuk merumuskan langkah-langkah bersama,” kata Mensos.

Selain itu, Mensos Gus Ipul mengatakan dalam Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan ekstrem ada salah satu bagian penting untuk menurunkan angka kemiskinan, yakni Sekolah Rakyat melalui pendidikan hingga rekruitmen siswa-siswi dan propesi Guru se-Indonesia.

“Salah satu bagian dari Inpres ini adalah penyelenggaraan Sekolah Rakyat, sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Kami sedang dalam tahap finalisasi, termasuk persiapan guru, rekrutmen siswa, dan revitalisasi gedung-gedung yang akan digunakan,” pungkas Mensos Gus Ipul.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Rawan Intervensi, Komisi I: TNI Tak Boleh Main Dua Kaki

    Mutasi Rawan Intervensi, Komisi I: TNI Tak Boleh Main Dua Kaki

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Oleh Soleh menyoroti pembatalan mutasi tujuh perwira tinggi TNI. Dia meminta proses rotasi prajurit tidak dilakukan karena adanya intervensi politik dari pihak luar. Petinggi TNI tak boleh bermain dua kaki atau memiliki loyalitas ganda. Kang Oleh, sapaan akrab Oleh Soleh mengatakan, dirinya cukup kaget ketika mutasi […]

  • MA RI dan MA Singapura Teken Nota Kesepahaman Yudisial

    MA RI dan MA Singapura Teken Nota Kesepahaman Yudisial

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – MA RI (Mahkamah Agung) dan MA Singapura menandatangani nota kesepahaman kerja sama yudisial yang bersejarah. Penandatanganan nota itu dilakukan oleh ketua MA RI Prof. Syarifuddin, dan ketua MA Singapura, Chief Justice Sundaresh Menon. Ketua MA RI, Prof. Syarifuddin mengatakan Nota Kesepahaman berlaku selama tiga tahun ke depan dan mengukuhkan komitmen kedua pengadilan […]

  • Ketua Tim 13 Haji Umrah Dorong Revisi UU Jaga Ekosistem Ekonomi Ibadah Haji

    Ketua Tim 13 Haji Umrah Dorong Revisi UU Jaga Ekosistem Ekonomi Ibadah Haji

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketua Tim 13 Haji Umrah, M. Firman Taufik, menegaskan bahwa revisi Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah harus mampu menjaga ekosistem ekonomi yang telah terbentuk dari industri perjalanan ibadah tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan haji dan umrah tidak semata-mata urusan ibadah, tetapi juga menyangkut perputaran ekonomi yang melibatkan banyak sektor. […]

  • Remaja Asal Banten Pelaku Pencabulan Anak Dibawah umur

    Remaja Asal Banten Pelaku Pencabulan Anak Dibawah umur

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, MSINews –  Polsek Jati Agung berhasil mengamankan seorang remaja berinisial D (20) mahasiswa yang berasal dari Bayah Kab. Lebak Banten., pelaku pencabulan terhadap seorang anak perempuan dibawah umurnya berinisial N (14) di sebuah kostan tanpa perlawanan Di Jl. Lapas raya GG. Perintis 1 Desa Way Huwi Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan, Selasa […]

  • Seluruh DPRD di Indonesia Diminta Kawal APBD Agar Lebih Produktif

    Seluruh DPRD di Indonesia Diminta Kawal APBD Agar Lebih Produktif

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] memiliki peran penting untuk mendorong daerah lebih berdaya. Terutama saat ini pemerintah daerah (Pemda) memiliki tantangan kompleks seiring perkembangan digitalisasi, persoalan batas wilayah, hingga perbedaan kapasitas fiskal antardaerah. Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto,saat menghadiri Seminar, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Dewan Perwakilan […]

  • Temui LaNyalla, “UI Watch” dan “Kelompok Pancasila Berdaulat Bangsa Selamat” Desak Percepatan Upaya Koreksi Sistem Bernegara

    Temui LaNyalla, “UI Watch” dan “Kelompok Pancasila Berdaulat Bangsa Selamat” Desak Percepatan Upaya Koreksi Sistem Bernegara

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Akademisi yang tergabung dalam UI Watch dan puluhan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Pancasila Berdaulat Bangsa Selamat mendatangi Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di kediamannya, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Kedatangan mereka untuk memberi dukungan sekaligus mendesak agar bangsa ini segera melakukan koreksi atas sistem bernegara yang dianggapnya telah jauh menyimpang […]

expand_less