Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kemensos Jamin, Layanan Rehabilitasi Sosial di Sentra Berjalan Berdampingan dengan Sekolah Rakyat

Kemensos Jamin, Layanan Rehabilitasi Sosial di Sentra Berjalan Berdampingan dengan Sekolah Rakyat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan fungsi sentra sebagai tempat layanan rehabilitasi sosial tidak mengalami perubahan, meskipun Sekolah Rakyat akan dijalankan di seluruh sentra terpadu maupun sentra.

Menurutnya, layanan perawatan, konseling, dan rehabilitasi sosial bagi masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Sentra itu melayani masyarakat yang memerlukan perawatan, konsultasi, atau juga secara umum rehabilitasi sosial. Itu tetap jalan,” ujar Gus Ipul, sapaam akrabnya, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Senin (20/05/2025).

Program Sekolah Rakyat, yang akan mulai berjalan pada Juli mendatang, menuai pertanyaan karena dianggap berpotensi menggeser layanan utama yang selama ini diberikan Kementerian Sosial di seluruh sentra. Tapi menurut Gus Ipul, justru sebaliknya.

“Semuanya tetap berjalan. Tidak ada yang digusur. Layanan sentra tetap aktif untuk masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi sosial,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat yang memerlukan perawatan, konseling, maupun program rehabilitasi sosial tetap dapat mengakses layanan seperti biasa. Kehadiran Sekolah Rakyat, kata Gus Ipul, bukan mengambil alih ruang, melainkan berjalan berdampingan dengan kegiatan utama sentra.

“Kita ingin memuliakan semuanya. Baik yang membutuhkan layanan di sentra, maupun anak-anak dari keluarga rentan yang kini bisa mengakses pendidikan dasar lewat Sekolah Rakyat,” katanya.

Gus Ipul menyebut Sekolah Rakyat sebagai bagian dari ikhtiar Kementerian Sosial dalam menyasar kelompok miskin dan miskin ekstrem. Melalui pendekatan pendidikan yang menyatu dengan pelayanan sosial, kementerian berupaya mengatasi putus sekolah dan keterbatasan akses pendidikan dasar. Namun, penekanan utamanya tetap: fungsi sentra tidak berubah.

Isu ini sempat menyebar ke publik setelah muncul kekeliruan di lapangan yang menimbulkan kesan bahwa Sekolah Rakyat mengambil alih fungsi eksisting sentra. “Sebenarnya cukup dikomunikasikan dengan pemerintah daerah. Tapi karena sudah terlanjur viral, kami luruskan bersama Komisi Nasional Disabilitas dan pihak terkait,” ujar Gus Ipul.

Di rapat yang sama, anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mengapresiasi respons cepat dan konkret Kementerian Sosial dalam menangani berbagai persoalan sosial di lapangan. Ia menilai langkah-langkah seperti pendirian Sekolah Rakyat serta layanan rehabilitasi sosial di sentra sebagai bukti nyata dari komitmen Kementerian Sosial terhadap kelompok rentan.

“Tidak tiba-tiba, langsung direspons dengan sangat cepat oleh Kementerian Sosial. Itulah jadinya Kemensos Selalu Ada,” kata Maman.

Menurut Maman, slogan “Kemensos Selalu Ada” bukan sekadar jargon, tetapi terlihat dalam eksekusi lapangan terhadap kasus-kasus kemanusiaan seperti rumah roboh, operasi gagal, hingga anak-anak yang putus sekolah.

Ia juga menyoroti keberadaan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari langkah afirmatif untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Apresiasi ini merujuk pada langkah Kementerian Sosial membangun 100 titik Sekolah Rakyat pada 2025, yang dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang putus sekolah. Program ini menargetkan daya tampung hingga 1.000 siswa per sekolah, dengan skema pembangunan dua tahap.

Tahap pertama, sebanyak 63 titik telah masuk kontrak renovasi, ditargetkan operasional pada Juli 2025. Jumlah ini mencakup 247 rombongan belajar (rombel) dan melayani sekitar 6.105 siswa.

Tahap kedua, sebanyak 37 titik sedang dalam proses survei oleh Kementerian PUPR, dengan estimasi menyumbang tambahan 185 rombel dan 4.625 siswa.

Seluruh renovasi bangunan dipastikan tidak mengganggu fungsi utama sentra sosial sebagai tempat layanan rehabilitasi.

Kementerian Sosial menargetkan pendirian 100 titik Sekolah Rakyat hingga akhir 2025. Di tengah berbagai dinamika di lapangan, kementerian memastikan bahwa fungsi dasar sentra sebagai lembaga rehabilitasi sosial tetap menjadi prioritas utama. ** kemensos.ri.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Tapanuli Utara, Kemensos Segera Beri Santunan Korban Meninggal dan Luka

    Gempa Tapanuli Utara, Kemensos Segera Beri Santunan Korban Meninggal dan Luka

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Jakarta) – Kementerian Sosial segera menyalurkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia yang tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa bumi mengguncang Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Senin (18/3/2025) pagi. Santunan juga diberikan kepada korban luka-luka. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya seorang warga di Tapanuli Utara. Tentunya, santunan yang akan diberikan nanti bukan untuk […]

  • Dedikasi Tanpa Batas, Layanan Sentra Kemensos Tetap Jalan Selama Libur Idul Adha

    Dedikasi Tanpa Batas, Layanan Sentra Kemensos Tetap Jalan Selama Libur Idul Adha

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Hari Raya Idul Adha tidak membuat pelayanan di Sentra berhenti. Momentum ini justru menjadi pemicu semangat untuk berbagi dan peduli terhadap sesama di Sentra Terpadu atau Sentra yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Sentra Meohai Kendari Iman Imaduddin Hamdan saat hadir dalam prosesi pemotongan kurban di Sentra […]

  • Ternyata Hasil Mediasi di PN Bogor Tidak ada Kata Damai di Kasus Sengketa Tanah Niko Mamesah dan Summarecon Bogor

    Ternyata Hasil Mediasi di PN Bogor Tidak ada Kata Damai di Kasus Sengketa Tanah Niko Mamesah dan Summarecon Bogor

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Bogor, Msinews.com – Informasi penting untuk anda kali ini terkait masalah sengketa tanah ahli waris niko mamesah dengan PT Summarekon Bogor dengan anak perusahaannya PT Kencana Jaya Property yang sampai hari ini, pada kamis 6 maret 2025 tidak ada Solusi penyelesaiannya. Kasus ini bakal melebar kemana-mana karena dampaknya tidak saja kepada ahli waris Niko Mamesah […]

  • Luis Milla nuevo entrenador del Zaragoza

    Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil. Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama. […]

  • Revisi UU Kejaksaan Usul Inisiatif DPR Disetujui Baleg

    Revisi UU Kejaksaan Usul Inisiatif DPR Disetujui Baleg

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- DPR RI menggelar Rapat Paripurna Selasa (3/10/2023). Dalam kesempatan itu Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan kedua atas UU No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan menjadi RUU Susulan Inisiatif  DPR RI. “Apakah laporan rapat Panja bisa diterima,” tanya Baidowi yang disambut persetujuan anggota rapat. Diketahui, 8 Fraksi di DPR RI menyetujui […]

  • Jelang Pemilu 2024, KPU RI Gelar Doa Bersama untuk Pemilu Damai

    Jelang Pemilu 2024, KPU RI Gelar Doa Bersama untuk Pemilu Damai

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar kegiatan Doa Bersama Pemilu Damai Tahun 2024, Kamis (31/8/2023) pukul 20.00 WIB malam. Adapun kegiatan ini bertempat di Gedung Bentara Budaya, Jalan Palmerah No.17 Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengatakan, Pemilu 2024 bisa dilihat dari tiga sudut pandang. Tiga sudut pandang yang dimaksud, yakni […]

expand_less