Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kemensos Dirikan Sekolah Darurat Bagi Penyintas Gempa Kabupaten Bandung

Kemensos Dirikan Sekolah Darurat Bagi Penyintas Gempa Kabupaten Bandung

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,msinews.com – Kementerian Sosial kembali memastikan seluruh kebutuhan para pengungsi gempa Bandung dan Garut terpenuhi. Salah satunya kebutuhan dasar anak akan hak mendapatkan pendidikan dalam situasi darurat.

Di Bandung, Kemensos mendirikan sekolah darurat di delapan titik. “Kami telah mendistribusikan sebanyak lima unit tenda sekolah darurat,” kata Cepi, salah satu Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Bandung yang bertugas, Selasa (24/l9/2024).

Sebaran titik sekolah darurat di Kabupaten Bandung berada di SMP Muhamadiyah 3, SDN Cihawuk, SDN Cirawa 1, SMP 1 Kertasari, SDN Tarumajaya 1, SDN 1 Lembangsari, SDN 2 Cibeureum, SDN Halimun 1.

Seperti diketahui sebelumnya, dampak dari gempa yang mengguncang Kabupaten Bandung dan Garut juga berdampak pada rusaknya fasilitas publik, termasuk sekolah.

“Kalau untuk belajar ya tidak layak, ada tiga kelas yang rusak,” kata Ilham, Guru SDN 2 Cibeureum. Terdapat tiga ruang kelas yang rusak akibat gempa yaitu kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.

Kondisi ruang kelas sebagian besar mengalami kerusakan pada keramik yang pecah, dinding roboh dan puing-puingnya tampak berserakan di lantai dan menimpa meja serta kursi sekolah.

Sebanyak total 40 siswa dari tiga kelas tersebut melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tenda serbaguna yang disulap Kemensos menjadi sekolah darurat terletak di halaman sekolah.

Adanya sekolah darurat yang didirikan oleh Kemensos pada penanganan gempa Bandung memberikan manfaat yang sangat besar bagi para siswa untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Sosial atas bantuannya,” ungkap Ajat, Kepala Sekolah SMPN 1 Kertasari.

Sekolah Darurat di Garut

Sementara itu di Garut, Kemensos melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung mendirikan Sekolah Darurat Bencana Satu Atap di Desa Barusari dan Desa Padaawas.

“Sekolah darurat bencana menggunakan tenda serbaguna milik Kemensos,” kata Sunarti, Pekerja Sosial Ahli Madya BBPPKS Bandung saat pendistribusian bantuan gempa Garut, Senin (23/9/2024).

Di Desa Barusari, terdapat dua lokasi pendirian sekolah darurat yaitu di samping bangunan SDN 3 Barusari dan di lapangan bola Desa Barusari. “Sekolah darurat yang di lapangan bola masih satu area dengan posko dapur umum terpadu gempa Garut,” sambung Sunarti.

Sedangkan di Desa Padaawas, sekolah darurat didirikan di area SDN 2 Padaawas. Meskipun gempa telah merusak hampir seluruh bangunan sekolah, para guru tetap mendorong aktivitas belajar tetap berlangsung.

“Jangan sampai anak didik kita tertinggal pembelajarannya,” kata Nur Laila, guru kelas 4 SDN 2 Padaawas. Menurut Laila, pembelajaran harus terus berjalan agar siswa tidak tertinggal, terutama saat ini sedang berlangsung penilaian tengah semester (PTS).

Sebanyak 315 siswa yang berasal dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan PTS di sekolah darurat yang dibangun Kemensos di SDN 2 Padaawaas. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 s.d 12.00.

Selain memberikan pembelajaran sekolah. Para guru SDN 2 Padaawas juga memberikan edukasi mitigasi bencana dan trauma healing kepada siswa. “Banyak siswa yang berangkat sekolah dengan rasa khawatir,” sambung Laila seraya mengatakan sebagian siswa lainnya banyak yang meminta izin tidak masuk sekolah karena trauma.

Semua guru dan kepala sekolah berperan aktif dalam mendukung berlangsungnya kegiatan di sekolah darurat. Berkat kerja sama yang dilakukan, kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik meskipun dalam kondisi darurat.

Seperti yang diungkapkan oleh Rendi Awal Ibrahim (12), siswa kelas 6 SDN 2 Padaawas. Rendi merupakan warga Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Ketika ditanya perasaannya, Rendi menjawab senang dan tampak ceria meskipun belajar di bawah tenda sekolah darurat yang didirikan Kemensos.

Para guru memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa sehingga aktivitas di sekolah pun tetap dapat dilaksanakan secara kondusif. (*)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Walk Out di KTT MSG, Bentuk Ketegasan Negara Berdaulat

    Indonesia Walk Out di KTT MSG, Bentuk Ketegasan Negara Berdaulat

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.org-Delegasi Indonesia walk out (WO) di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milanesian Spearhead Group (MSG) Leaders Summit ke-22 Tahun 2023. Hal demikian merupakan langkah tegas pada sikap politik luar negeri pemerintah. Aksi WO tersebut dilakukan karena forum internasional MSG disisipi oleh gerakan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal […]

  • BPK Diminta Segera Audit Program Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis,Karena Tidak Jelas

    BPK Diminta Segera Audit Program Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis,Karena Tidak Jelas

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Nasir mempertanyakan program alat memasak berbasis listrik (AML) berupa pemberian rice cooker oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada masyarakat. Pasalnya, selama ini tidak diketahui siapa saja yang sudah mendapatkan alat tersebut dan siapa yang memberikannya. “Proyek AML ini menurut saya proyek gagal, karena manajemen […]

  • Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Bisa Menyatuhkan Capres Ganjar Cawapres Anis ?   

    Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Bisa Menyatuhkan Capres Ganjar Cawapres Anis ?  

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Penulis: Fren Lutrun JAKARTA, INFOMSI.ORG – Gonjang-ganjing politik tanah air tentang pencapresan masih terus digulirkan elit partai. Kali ini, Ketum NasDem, Surya Palo sendiri menyebut kemungkinan Ganjar Pranowo berpasangan dengan Anis Baswedan itu bisa-bisa saja terjadi, meskipun NasDem sendiri telah menyatakan Capresnya pada Anis Baswedan. Pernyataan Surya Paloh ini disampaikan kepada pers usai dirinya bertemu […]

  • BNPB Targetkan 7.042 Hunian Pascabencana Sumut Rampung Sebelum Ramadan 

    BNPB Targetkan 7.042 Hunian Pascabencana Sumut Rampung Sebelum Ramadan 

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pembangunan 7.042 unit hunian bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara rampung sebelum Ramadan 2026 atau sekitar Februari 2026. Program ini mencakup pembangunan 5.951 unit rumah hunian tetap (huntap) dan 1.091 unit hunian sementara (huntara). Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan target […]

  • Kadispenad : Tidak ada Intervensi TNI di Kampus

    Kadispenad : Tidak ada Intervensi TNI di Kampus

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA, MSINEWS.COM- Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait kehadiran prajurit TNI AD di lingkungan kampus, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana melalui pesan tertulis menyampaikan penjelasannya, menjawab pertanyaan media, Sabtu (19/4/2025). Brigjen Wahyu Yudhayana menegaskan bahwa kehadiran TNI khususnya TNI AD di kampus-kampus semata-mata adanya kesepakatan kerjasama resmi/sah, maupun undangan resmi dalam […]

  • Panja DPR: Judol Layak Ditetapkan sebagai Keadaan Darurat Nasional

    Panja DPR: Judol Layak Ditetapkan sebagai Keadaan Darurat Nasional

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Korban judi online terus berjatuhan. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB Syamsu Rizal menilai perlu ada penetapan judi online sebagai darurat nasional. “Satu keluarga muda di Tangerang Selatan ditemukan tewas secara bersamaan diduga karena terjerat judi online dan pinjaman online. Ayah, ibu, dan anak berumur tiga tahun meninggal bersama. Implikasi dari adanya […]

expand_less