Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap 13 Korporasi Kasus Karhutla, Termasuk Penyitaan Aset

DPR Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap 13 Korporasi Kasus Karhutla, Termasuk Penyitaan Aset

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengapresiasi langkah Polri yang menetapkan 13 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mendesak aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak asing dan pemilik manfaat akhir (beneficial owner) perusahaan.

Firman menilai penegakan hukum terhadap korporasi menjadi langkah penting untuk memastikan penanganan karhutla tidak hanya menyasar masyarakat kecil, tetapi juga perusahaan yang diduga terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.

“Penetapan 13 korporasi ini membuktikan bahwa negara hadir dan hukum tidak boleh tumpul ke atas,” kata Firman dalam keterangan resminya, Minggu (25/10/2026).

Wakil Ketua Fraksi Golkar MPR RI itu menegaskan, dugaan keterlibatan pihak asing, apabila terbukti, harus ditangani secara serius. Menurutnya, penyelidikan perlu menelusuri struktur kepemilikan perusahaan, sumber pendanaan, serta pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.

Ia juga meminta pemerintah tidak berhenti pada proses pidana, tetapi mengevaluasi perizinan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Jangan hanya pidanakan direkturnya lalu denda. Saya minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan segera mengevaluasi, membekukan, dan mencabut izin perusahaan yang terbukti melanggar,” ujarnya.

Menurut Firman, penindakan juga perlu disertai pemulihan lingkungan dan pertanggungjawaban atas kerusakan ekologis. Ia menilai sanksi terhadap korporasi harus memberikan efek jera sekaligus memastikan kerugian lingkungan tidak dibebankan kepada masyarakat.

*Identitas Korporasi Dibuka ke Publik*

Firman turut mendesak aparat penegak hukum membuka informasi mengenai identitas korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka, lokasi kejadian, luas lahan terdampak, serta dugaan kerugian yang ditimbulkan sesuai ketentuan hukum.

Menurutnya, transparansi diperlukan agar masyarakat dapat mengawasi proses penegakan hukum dan memastikan penanganan perkara berjalan secara akuntabel.

Ia juga menyatakan Komisi IV DPR RI perlu meminta penjelasan dari instansi terkait mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Rakyat berhak tahu. Jangan ditutup-tutupi. Harus jelas di mana lokasinya, berapa luas lahan yang terbakar, dan bagaimana perkembangan penanganan kasusnya,” tegasnya.

Selain itu, Firman meminta penegakan hukum mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dengan memperhatikan ketentuan pidana yang relevan terhadap setiap pelanggaran.

*Petani Kecil Tidak Dikambinghitamkan*

Firman mengingatkan agar penanganan karhutla membedakan tanggung jawab berdasarkan fakta dan bukti hukum. Ia menilai masyarakat kecil yang menggantungkan hidup pada lahan tidak boleh serta-merta disamakan dengan korporasi yang diduga melakukan pembakaran untuk kepentingan bisnis.

Ia meminta pemerintah memperkuat pembinaan dan perlindungan terhadap petani, sekaligus memastikan perusahaan yang terbukti melanggar mendapat sanksi tegas.

“Negara harus membedakan mana petani yang berjuang untuk bertahan hidup dan mana korporasi yang melakukan pelanggaran demi keuntungan. Petani harus dilindungi dan dibina, sedangkan pelanggaran oleh korporasi harus ditindak tegas,” katanya.

Firman menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui penindakan setelah kebakaran terjadi. Pengawasan terhadap konsesi perusahaan, pencegahan pembakaran, serta pemulihan kawasan terdampak juga harus diperkuat.

Menurutnya, penyelesaian kasus 13 korporasi tersebut harus memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola kehutanan dan perlindungan lingkungan di Indonesia. (***)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulang Reses, Aboe Bakar Bawah oleh-oleh Aspirasi Masyarakat dari Dapilnya

    Pulang Reses, Aboe Bakar Bawah oleh-oleh Aspirasi Masyarakat dari Dapilnya

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com– Sebagai wakil rakyat di DPR RI,ia sungguh-sungguh menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal. Ia melakukan. kunjungan. kerja  (kunker) dengan menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan (Kalsel) 1. Hasil aspirasi masyarakat itu kemudian dibawah ke Rapat Paripurna untuk dibahas dan ditindaklanjuti sebagaimana tugas nya sebagai wakil rakyat yang diembannya. Itulah yang […]

  • Sebanyak 677 Perwira Remaja TNI AD Resmi Dilantik, Wakasad Tekankan Integritas dan Keteladanan

    Sebanyak 677 Perwira Remaja TNI AD Resmi Dilantik, Wakasad Tekankan Integritas dan Keteladanan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Pangkat dan jabatan sebagai perwira bukanlah sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral dan institusional. Di pundak para perwira terpikul harapan untuk menjadi pemimpin yang adaptif, kreatif, dan profesional, sekaligus menjadi panutan dalam sikap, perilaku, maupun pengambilan keputusan. Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo […]

  • Kebisingan Digital, Uskup Didik Ingatkan Komsos Tak Sekadar Pengguna Teknologi

    Kebisingan Digital, Uskup Didik Ingatkan Komsos Tak Sekadar Pengguna Teknologi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PONTIANAK,MSINEWS.COM – Teknologi komunikasi, internet, hingga kecerdasan buatan (AI) bergerak sangat cepat dan jadi realitas keseharian. Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Agustinus Tri Budi Utomo atau Mgr Didik, menegaskan, Gereja Katolik sama sekali tidak menolak kemajuan itu. Dia mengingatkan, pemanfaatan teknologi komunikasi tidak sekadar alat teknis, melainkan sarana menghadirkan wajah […]

  • Sandiaga Uno : Koalisi Solid dan Fokus Pada Hasil Pemilu

    Sandiaga Uno : Koalisi Solid dan Fokus Pada Hasil Pemilu

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com –  Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan bahwa koalisi pemenangan masih sangat solid. Menurut Sandiaga, TPN telah menggelar sejumlah pertemuan rutin yang membuktikan kesolidan koalisi tersebut. Baca juga : Fenomena Gempa di Kalimantan: Ini Penjelasan Analisis Ahli “Situasi di dalam koalisi Ganjar-Mahfud masih sangat solid, baru-baru ini […]

  • Semakin Mudah, Ayo Cek SLIK Sendiri, Gratis Kok !

    Semakin Mudah, Ayo Cek SLIK Sendiri, Gratis Kok !

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Bank Indonesia merilis sebuah sistem yakni BI Checking atau SID yang sudah berganti nama menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Dengan sistem tersebut maka kini semakin mudah diakses. Adapun, SLIK dikelola langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perlu diketahui, bahwa SLIK berisi tentang informasi penting debitur (iDeb). Di dalamnya terdapat riwayat kelancaran kredit atau pembiayaan […]

  • Ajak Kontribusi Nyata Diaspora, Tagar #BetaNTT Diluncurkan

    Ajak Kontribusi Nyata Diaspora, Tagar #BetaNTT Diluncurkan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) Florida Taty Satyawati mengundang sejumlah ketua ikatan keluarga besar (IKB) dan organisasi berbasis daerah asal NTT berkumpul di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Sabtu (22/11/2025) malam. Ada empat (4) hal mendasar yang ditekankan Florida. “Kita semua mesti berbangga terlahir sebagai […]

expand_less