Ming. Feb 1st, 2026

BNPB Catat 685 Warga Mengungsi Akibat Longsor Bandung Barat, 800 Pesonel SAR Dikerahkan

Msiinews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 685 warga mengungsi akibat bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hingga Selasa (27/1/2026).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, ratusan pengungsi saat ini menempati dua lokasi pengungsian utama di wilayah desa.

“Jumlah pengungsi yang berada di Kantor Desa Pasirlangu mencapai 685 jiwa, dengan rincian GOR desa 353 jiwa dan aula desa 332 jiwa,” ujar Muhari dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, BNPB telah menyalurkan berbagai bantuan logistik ke lokasi pengungsian.

“Berupa 200 paket sembako, 100 pouch makanan siap saji, 50 kasur lipat, 100 pcs selimut, 100 matras, dan 50 paket alat kebersihan,” sebutnya.

Sementara itu, proses identifikasi korban meninggal dunia masih terus berlangsung. Tim Disaster Victim Identification (DVI) hingga Selasa telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban longsor.

“Jenazah yang sudah teridentifikasi kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban,” jelas Muhari.

Berdasarkan data sementara hingga Senin (26/1/2026) pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 38 kantong jenazah untuk proses identifikasi, dengan 18 kantong di antaranya masih dalam penanganan.

Memasuki hari keempat operasi pencarian, BNPB memperkuat upaya evakuasi dengan menambah alat berat di lokasi terdampak.

“Penambahan alat berat juga dikerahkan hari ini untuk memperluas pencarian di sektor A dan sektor B. Sedikitnya 9 ekskavator dikerahkan hari ini dalam proses pencarian,” paparnya.

Muhari menyebut, operasi pencarian dan pertolongan melibatkan sekitar 800 personel dari berbagai unsur.

“Seluruhnya bekerja sama dalam upaya operasi pencarian dan pertolongan,” ungkapnya.

Sebelumnya, longsor melanda wilayah Bandung Barat pada Sabtu (24/1/2026) dan menyebabkan puluhan korban jiwa. Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali Mulku Engkun mengungkapkan, bencana tersebut terjadi di dua titik berbeda.

“Jadi hari ini memang terjadi dua longsoran ya, terjadi di Bandung Barat. Yang pertama di Pasirlangu, yang kedua terjadi di Lembang,” ujarnya.

Teten menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu faktor utama pemicu longsor di wilayah tersebut, yang memang masuk dalam kategori rawan bencana.

“Kami melihat di seputar ini juga ada perubahan-perubahan fungsi lahan,” bebernya.

Menurut dia, perubahan fungsi lahan menyebabkan kejenuhan air di tanah, sehingga memicu banjir dan longsor di kawasan tersebut.*

By Media Sejahtera Indonesia

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *