Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bang Azran Dorong Pelestarian Budaya Betawi dan Penguatan UMKM Di HUT Jakarta Ke-499

Bang Azran Dorong Pelestarian Budaya Betawi dan Penguatan UMKM Di HUT Jakarta Ke-499

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran atau yang akrab disapa Bang Azran, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga, mencintai, dan melestarikan budaya Betawi sebagai identitas Jakarta sekaligus perekat persatuan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Bang Azran saat membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499 bertema “Menjaga Budaya, Merawat Bangsa” yang diselenggarakan 13–16 Juli 2026 di Selasar Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Bang Azran yang juga merupakan Ketua Umum DPP FORKABI serta pria asli Betawi menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda yang melibatkan masyarakat secara langsung, termasuk Festival UMKM Betawi sebagai ruang promosi produk-produk unggulan pelaku usaha lokal sekaligus upaya menggerakkan perekonomian rakyat berbasis budaya.

Menurut Bang Azran, kemajuan Jakarta sebagai kota global tidak boleh menggerus akar budaya yang telah menjadi jati diri masyarakatnya selama ratusan tahun.

“Jakarta hari ini berkembang menjadi kota metropolitan yang mendunia. Gedung-gedung tinggi terus berdiri, teknologi berkembang sangat pesat, dan zaman terus berubah. Namun, ada satu hal yang tidak boleh hilang, yaitu jati diri. Ketika berbicara tentang Jakarta, kita tidak bisa melepaskan Betawi dari sejarah, identitas, dan masa depan kota ini,” ujar Bang Azran.

Menurutnya, budaya Betawi bukan sekadar identitas etnis, melainkan cerminan nilai-nilai luhur yang telah lama menjadi fondasi kehidupan masyarakat Jakarta, seperti keramahan, gotong royong, penghormatan kepada orang tua, serta kemampuan hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Menjaga budaya bukan berarti hidup di masa lalu. Justru menjaga budaya adalah memastikan nilai-nilai luhur tetap hidup dan relevan di tengah kemajuan zaman. Betawi mengajarkan kita keterbukaan, persaudaraan, serta kemampuan menerima perbedaan tanpa kehilangan identitas,” katanya.

Bang Azran juga mengapresiasi penyelenggaraan Festival UMKM Betawi dalam rangkaian peringatan HUT Jakarta ke-499. Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan pelaku UMKM lokal yang menjadi bagian dari ekosistem budaya Betawi.

“Tahun depan Jakarta akan memasuki usia lima abad. Perjalanan panjang ini harus menjadi momentum untuk memperkuat identitas kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu saya mengajak generasi muda, jangan hanya bangga tinggal di Jakarta, tetapi banggalah menjadi bagian dari sejarahnya, mengenal budayanya, melestarikan seni, bahasa, kuliner, pakaian adat, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” tuturnya.

Bang Azran didampingi Juru Bicara Panitia Nurdin mengaku optimistis budaya Betawi akan terus hidup apabila seluruh elemen masyarakat terus bergandengan tangan dalam menjaga warisan budaya tersebut.

“Saya percaya selama masih ada masyarakat yang mencintai budayanya, para sesepuh yang membimbing generasi muda, dan kita terus menjaga semangat kebersamaan, maka budaya Betawi akan tetap hidup. Bukan hanya di panggung-panggung pertunjukan, tetapi juga di hati seluruh masyarakat Jakarta sebagai identitas kota yang membanggakan,”kata Bang Azran yang juga diamini Nurdin.

Senator asal Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina, mengatakan bahwa beruntung DKI Jakarta punya wakil seperti Bang Azran di DKI. “Bang Azran dilahirkan untuk Betawi, Bang Azran ada untuk menjaga harkat dan martabat orang Betawi, oleh karena itu, Bang Azran sangat layak menjadi pemimpin daerah di DKI,” kata Senator.

Sementara itu, Sesepuh Betawi Kolonel Djuanda mengaku bangga dengan Bang Azran, selain menjadi ketua FORKABI saat ini, Bang Azran juga sangat mencintai budaya Betawi sepenuh hati. “Betawi itu adalah budaya yang harus dijaga, siapapun pendatang yang masuk Jakarta harus punya tatakrama dan harus memahami Betawi budayanya, kebiasaanya, karena jika menjaga budaya pasti bisa merawat bangsa, semoga ulang tahun Jakarta membawa berkah ke kita semua. Sekali lagi terima kasih kepada Bang Azran yang terus mencintai Jakarta dan Betawi,”kata Djuanda.

Seniman Betawi Bang Qubil juga diberikan kesempatan tampil di pembukaan, Bang Qubil membacakan shalawat, doa dan juga pantun yang menghibur. “Bang Azran semoga diberikan kesehatan terus untuk memperjuangankan Betawi di tanah air ini. Kami bangga sekarang punya Bang Azran sebagai wakil kami asli Betawi yang bisa menghidupkan, mengembangkan dan terus menghidupkan budaya Betawi,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Senator asal Sumut Penrad Siagian, Senator Aceh Azhari Cage, Senator Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina, dan Senator Sulteng Andhika Mayrizal Amir. Selain itu, sejumlah tokoh Betawi dan tokoh masyarakat, antara lain H. Iwan, Kolonel (Purn) Djuanda, Mpo Munaroh, Mpo H. Tonah, Bang Burhan, Bang Qubil, Wakil Ketua Umum DPP FORKABI Purna Kustaman, Sekretaris Jenderal DPP FORKABI Tahyudin, Jay Sabeni dari Seniman Betawi Nimbrung, Ketua KAHMI Jaya Boim, Bang Fataa, serta tokoh muda entrepreneur Betawi Iman Hendri dan para remaja Karang Taruna dari berbagai sudut Jakarta.(biro pers dan informasi bang azran).

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PUPR

    Menteri PUPR WWC XVIII di Cina, Bahas Kolaborasi Bendungan

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan bilateral dengan Minister Water Resources of China (Menteri Sumber Daya Air China), Li Guoying. Kunjungan Basuki untuk menghadiri World Water Congress (WWC)  XVIII di Beijing. Dalam kesempatan tersebut Menteri Basuki menyampaikan beberapa hal terkait peluang kolaborasi dan kerja sama dengan pemerintah China terkait pembangunan infrastruktur sumber daya […]

  • Di Musrenbang Provinsi Jawa Timur, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Hindari Acara Seremonial yang Boroskan Anggaran

    Di Musrenbang Provinsi Jawa Timur, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Hindari Acara Seremonial yang Boroskan Anggaran

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Surabaya – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk menghindari kegiatan seremonial yang mengakibatkan pemborosan anggaran. Menurutnya, acara seremonial tersebut tanpa disadari cukup mengganggu fokus pencapaian dari anggaran yang telah dialokasikan. Hal itu disampaikan Tomsi dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi […]

  • Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan dan DTI Tahun 2026

    Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan dan DTI Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong pemerintah daerah (Pemda) di wilayah Papua untuk segera menyelesaikan penyusunan dan penyampaian Rencana Anggaran Program (RAP) penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) tambahan dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) Tahun Anggaran 2026. Hal tersebut menyusul ditetapkannya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 146 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi Dana Otsus […]

  • Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Lagi lagi pembantu Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih yakni Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuat kontroversi dengan isi pernyataannya yang seakan mengaburkan sejarah kelam peristiwa kerusuhan 1998. Dalam pernyataan yang membuat kontroversi dalam podcast di channel YouTube IDN Times, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengklaim pemerkosaan massal tahun 1998 tak ada buktinya. Peristiwa itu, […]

  • Khadafi Respon Usulan UU Bahasa Daerah, Ini Penjelasan DPD RI

    Khadafi Respon Usulan UU Bahasa Daerah, Ini Penjelasan DPD RI

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Khadafi, merespons usulan Undang-Undang bahasa daerah oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI. Politisi PKB Lampung I juga menyatakan pentingnya merumuskan regulasi yang dapat menjaga keberagaman bahasa daerah dan warisan aksara. “Dengan pengaturan yang jelas, kita berharap generasi muda akan bangga dan memahami kekayaan bahasa daerah,” kata […]

  • Kasad Hadiri Panen Raya oleh Presiden, Bentuk Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    Kasad Hadiri Panen Raya oleh Presiden, Bentuk Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, Majalengka – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri kegiatan panen raya padi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025). Panen raya ini juga dilaksanakan serentak di 14 Provinsi dan 157 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia sebagai upaya untuk memperkuat terwujudnya program ketahanan […]

expand_less