Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Perampasan Baliho Karya Lukis dalam Kegiatan PWF di Bali

Perampasan Baliho Karya Lukis dalam Kegiatan PWF di Bali

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : I. Sandyawan Sumardi

SEBUAH insiden perampasan baliho karya lukis terjadi dalam rangkaian kegiatan People’s Water Forum 2024 di Bali. Pameran karya lukis dengan tema “Alur Air: Air sebagai Sumber Kemakmuran Bersama Demi Keberlangsungan Generasi” ini bertujuan untuk membuka ruang pertemuan dan membicarakan permasalahan air di Bali melalui media seni.

Latar Belakang Acara

Bali, dengan budaya seninya yang kaya dan mendalam, menjadi tuan rumah berbagai pencapaian seni dalam bentuk rupa seperti lukisan, ukiran, tari, dan lain sebagainya. Seni di Bali telah lama menjadi media komunikasi universal yang melampaui kata dan bahasa, memberikan refleksi tentang riwayat masa lalu, situasi kekinian, dan harapan masa depan terkait air sebagai sumber kehidupan.

Kronologi Kejadian

Pada 20 Mei 2024, baliho karya lukis yang akan dipasang untuk acara ini diambil paksa oleh sebuah ormas. Tak lama kemudian, pada pukul 17.33 WITA, baliho karya lukis yang telah terpajang juga diambil paksa oleh ormas yang sama. Karya lukis yang dirampas ini merupakan hasil dari kerja keras seniman yang mencurahkan waktu dan energi untuk mengungkapkan ekspresi artistik mereka tentang “Alur Air”.

Reaksi dan Dampak

Perampasan karya seni ini tidak hanya merusak karya yang berharga namun juga menghentikan upaya para seniman untuk menyampaikan pesan penting mengenai air sebagai sumber kemakmuran bersama. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kebebasan berekspresi dan penghargaan terhadap seni dan budaya di Bali.

Pernyataan Penyelenggara

“Kami sangat menyesalkan tindakan perampasan karya seni ini. Seni adalah media ekspresi yang harus dilindungi dan dihargai, bukan diberangus karena berbeda pandangan,” ujar salah satu penyelenggara.

“Kejadian ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi para seniman dalam menyampaikan pesan penting melalui karya mereka.”

Harapan Kedepan

Para seniman dan pihak penyelenggara berharap insiden ini menjadi pembelajaran dan mendorong dialog lebih lanjut tentang pentingnya menghargai dan melindungi karya seni serta kebebasan berekspresi. Mereka juga berharap agar masyarakat luas dapat lebih memahami dan menghargai peran seni dalam mencerminkan dan menyuarakan isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut pidato lengkap Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2023:

    Berikut pidato lengkap Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2023:

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Para hadirin yang saya muliakan. Kita saat ini sudah memasuki tahun politik. Suasananya sudah hangat-hangat kuku dan sedang tren di kalangan politisi dan parpol. Setiap ditanya soal siapa Capres Cawapres-nya. Jawabannya, “Belum ada arahan Pak Lurah.” Saya sempat mikir. Siapa “Pak Lurah” ini. Sedikit-sedikit kok Pak Lurah? Belakangan saya tahu […]

  • Ketua Komisi IV DPR RI

    Perjuangkan Nasip Wong Cilik, Sudin Serahkan Surat Pelepasan Register 45 di Lampung Barat

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta – Perjuangan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Lampung dan sekaligus Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin patut diacungi jempol. Pasalnya  wakil rakyat (DPR) Lampung I, telah memperjuangkan legalitas lahan warga Pekon Sukapura yang mereka sudah tempati selama 70 tahunan. Sudin menyampaikan penyerahan Surat Pelepasan Register 45 oleh Kementerian Lingkungan […]

  • Benahi Data Bansos, Mensos Saifullah Yusuf Siap Gerak Bareng Pemda!

    Benahi Data Bansos, Mensos Saifullah Yusuf Siap Gerak Bareng Pemda!

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Sosial Mensos) Saifullah Yusuf  kembali menegaskan urgensi perbaikan data sebagai fondasi utama kesuksesan program bantuan sosial (bansos). Hal tersebut ditegaskan dihadapan empat kepala daerah yakni Bupati Sumbawa Syarafudin Jarot, Bupati Tapin, H. Yamani, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, dan Wakil Bupati Asahan Rianto di Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Kamis 26 Juni 2025. […]

  • Kemnaker: 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka

    Kemnaker: 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM — Sebanyak 81.171 lowongan kerja masih aktif dan dapat dilamar melalui Karirhub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) per 4 September 2026. Lowongan tersebut tersebar di 32.086 perusahaan. Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan jumlah tersebut merupakan lowongan yang masih terbuka untuk dilamar, bukan keseluruhan lowongan yang tercatat dalam sistem Karirhub. “Jumlah loker yang benar-benar masih aktif […]

  • Skandal Pungli di Rutan KPK: Dewas Gelar Sidang Etik 93 Pegawai

    Skandal Pungli di Rutan KPK: Dewas Gelar Sidang Etik 93 Pegawai

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kasus pungutan liar (pungli) di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencapai babak baru. Dewan Pengawas (Dewas) KPK akan menggelar sidang etik terhadap 93 pegawai KPK yang terlibat dalam skandal ini pada 17 Januari 2024. Dewas KPK mengungkap bahwa 93 pegawai tersebut diduga terlibat dalam penerimaan pungutan liar di rumah tahanan KPK. […]

  • Skandal Dugaan Korupsi Dana Darurat BNPB : Kejahatan Kemanusiaan di Tengah Karhutla, Pelaku Layak Dihukum Maksimal!

    Skandal Dugaan Korupsi Dana Darurat BNPB : Kejahatan Kemanusiaan di Tengah Karhutla, Pelaku Layak Dihukum Maksimal!

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DUGAAN  korupsi dana siap pakai di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat keji. Praktik lancung ini terjadi secara ironis di tengah situasi krisis saat sebagian wilayah Indonesia sedang berjuang melawan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026, BNPB memegang mandat krusial sebagai leading […]

expand_less