Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Komisi IX DPR Sebut, Pelaksanaan Kebijakan KRIS Tidak Cukup Sebatas Kesiapsiagaan Rumah Sakit

Komisi IX DPR Sebut, Pelaksanaan Kebijakan KRIS Tidak Cukup Sebatas Kesiapsiagaan Rumah Sakit

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menilai bahwa,pelaksanaan Sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) tidak cukup sebatas kesiapsiagaan rumah sakit itu sendiri, melainkan juga perlu diimbangi secara holistik. Salah satunya adalah persoalan pembiayaan.

“Kebijakan KRIS itu harus diimbangi dengan cara holistik tidak hanya sebatas kesiapsiagaan rumah sakit itu sendiri, tapi juga ada pembiayaan. Persiapan KRIS tanpa dilakukan dengan pembiayaan berarti sampai sebatas mengundur pelaksanaan KRIS itu sendiri,” katanya dalam diskusi Dialektika Demokrasi, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2024).

Oleh karena itu, sebagai Anggota Komisi IX DPR RI ia akan mendorong pemerintah bersama jajarannya seperti DJSN (dewan jaminan sosial nasional) dan Kementerian Kesehatan untuk memformulasikan kebijakannya. “Kalau BPJS Kesehatan tinggal pelaksana,” sambungnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini berharap, formulasi kebijakan mengenai KRIS dapat berfokus pula pada pembiayaan, sehingga tidak berdampak pada kemunduran pelaksanaannya di kemudian hari. Ia pun mempertanyakan bagaimana ke depan pembiayaannya kalau tidak diputuskan segera. Terlebih, pelaksanaan KRIS ini akan dilakukan secara serempak di berbagai rumah sakit pada 2025 mendatang.

“Untuk itu saya kira kepesimisan saya ini justru positif untuk mempercepat pembahasan desain diskusi dengan teman teman dari Pemerintah itu sendiri, (khususnya) DJSN dan Kementerian Kesehatan maupun para pihak yang dalam hal ini dari kaitannya dengan bagaimana untuk iuran dan pembiayaan yang ada di BPJS KRIS itu,” Katanya.

Lanjutnya, untuk persiapan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS, Rahmat menjelaskan bahwa dari 3000-an rumah sakit yang disurvei oleh Kementerian Kesehatan, sekitar 81 persennya sudah mempersiapkan 12 kriteria yang menjadi syarat penyelenggaraan KRIS.

“Artinya, sudah sangat positif ya. Ada 81 persen sudah siap , ada sekian yang baru siap, 10 kriteria, ada yang di bawah 10 kriteria , itu sudah sangat positif,” jelasnya.

Menurut Rahmat, dengan tingginya respons rumah sakit yang sudah siap, itu menunjukkan bahwa isu KRIS ini disambut oleh semua pihak, khususnya rumah sakit.

Saat ini kata dia, terdapat rumah sakit yang sedang melakukan uji coba pelaksanaan KRIS. Dengan adanya uji coba tersebut, dirinya berharap pelaksanaan KRIS serempak ke depannya dapat berjalan sesuai harapan.

“Nah dari sisi uji coba itulah nanti akan kita bersama, pemerintah akan mengevaluasi kendala kendalanya. Apa hambatan-hambatannya, dan apa solusinya, bagaimana agar nanti ke depan ketika pelaksanaan KRIS serempak itu berjalan sesuai dengan harapan kita,” tegasnya. * DM

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Triple Helix Majukan Pendidikan dan Ekonomi Daerah

    Sinergi Triple Helix Majukan Pendidikan dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Wawan Gunawan A.Kadir mengatkan bahwa organisasi Internasional yang bergerak pada bidang pendidikan memiliki pengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Ia menyadari betul bahwa pendidikan adalah investasi masa depan. Universitas Pertamina bersinergi dengan pemerintah daerah dan industri untuk mendorong pendidikan berkualitas bagi putra putri daerah. “Melalui program beasiswa […]

  • Dukungan Ojol untuk Prabowo Gibran: Capres Nomor 2 Berikan Kepastian Hukum

    Dukungan Ojol untuk Prabowo Gibran: Capres Nomor 2 Berikan Kepastian Hukum

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komunitas ojek online (ojol) penggemar Erick Thohir (Ojol x ET) secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Prabowo Gibran). Dukungan ini disambut baik oleh Ketua Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono. Menurut Budisatrio, dukungan dari […]

  • Sekjen Kemendagri Minta Pemda Tinjau Persiapan Gerakan Pangan Murah Serentak

    Sekjen Kemendagri Minta Pemda Tinjau Persiapan Gerakan Pangan Murah Serentak

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    msinews.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk meninjau secara langsung persiapan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang akan dilaksanakan di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Program ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal ini disampaikan […]

  • Speiyan Minta Wapres Hadir Daerah Pekubin Terisolir

    Speiyan Minta Wapres Hadir Daerah Pekubin Terisolir

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Bupati Spei Bidana didampingi Staf Khususnya Prof Yohanes Sardjono, APU bertemu dengan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintah dan Wawasan Kebangsaan, Dr Velix Vernando Wanggai di Kantor Setwapres Jakarta.Jakarta, Bupati Kabupaten (Kab) Pegunungan Bintang (Pegubin) Spei Yan Bidana meminta Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin agar berkunjung Papua. Permintaan merupakan suatu harapan Speian pada Ma’ruf Amin untuk […]

  • Sosok Marsillam Simanjuntak yang Ditakuti Koruptor : Nilai Ujiannya Tertinggi di KPK Tapi Malah Ditolak DPR 

    Sosok Marsillam Simanjuntak yang Ditakuti Koruptor : Nilai Ujiannya Tertinggi di KPK Tapi Malah Ditolak DPR 

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MENGAPA orang-orang berintegritas tinggi dan bersih justru kerap kali kesulitan mendapatkan ruang di negeri ini? Pertanyaan retoris itu tampaknya paling pas untuk menggambarkan sepak terjang Dr. Marsillam Simanjuntak, S.H. Bagi generasi muda saat ini, namanya mungkin terdengar asing. Namun di kalangan aktivis reformasi, pakar hukum tata negara, dan para koruptor kelas kakap era 2000-an, nama Marsillam […]

  • DPRD Kritik Tarif Tol dan Penyebrangan Naik Bisa Berpotensi Tingkatkan Kriminal

    DPRD Kritik Tarif Tol dan Penyebrangan Naik Bisa Berpotensi Tingkatkan Kriminal

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta_Anggota DPRD Provinsi Lampung Kritik atas dampak kenaikan tarif tol dan penyebrangan di Sumatra. Belum lama kenaikan tarif tol naik disusul tarif penyeberangan Bakauheni-Merak bakal naik berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan nomor 61/2023 yang mulai berlaku pada 3 Agustus 2023. Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas mengaku, naiknya tarif tol dan penyebrangan sangat menyiksa masyarakat. “Jelas berdampak di sektor […]

expand_less