Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ismail Asso : Revitalisasi Honai Kaneke sebagai Inti Adat Budaya Papua Pegunungan

Ismail Asso : Revitalisasi Honai Kaneke sebagai Inti Adat Budaya Papua Pegunungan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAPUA PEGUNUNGAN,KABARDAERAH.COM– Pemerhati Adat Budaya Papua,sekaligus Anggota MRP Papua Pegunungan Pokja Agama Unsur -Agama Islam, Ismail Asso menegaskan, bahwa UU Otsus mengamanatkan Pembangunan DOB Papua harus berdasarakan kearifan lokal atau pembangunan Papua harus berdasarakan nilai-nilai kultural Asli Papua.

“Semangat (spirit) Adat Budaya selain nilai-nilai asing dan baru seperti agama di Papua sejatinya memiliki nilai-nilai spritualisme genuin berfifat local, yang terletak pada Adat Budaya Papua. Selain itu, Adat Budaya Papua bersifat netral pada nilai-nilai baru dan lain yang mau menghegemoni atas nilai keaslian Papua.” kata Ismail dalam tulisan nya, Jumat (10/5/2024).

Dikatakan, nilai baru dari agama dan budaya pop yang asing dan baru itu tak semua positif, ada unsur negatif bagi Budaya Asli Papua, dan ada juga nilai positif.

“Hegemoni budaya pop dari unsur modernisme dan agama dewasa ini menjajah nilai-nilai sacral keaslian Papua, dampak langsung sebagai akibat negative berbagai kepentingan pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan politik nasional.” terangnya.

Oleh sebab itu mempertahankan nilai-nilai sacral warisan leluhur saat ini bersifat emergensi, bersifat vital guna mempertahankan eksistensi keberadaan masyarakat pribumi Papua.

“Jadi, untuk kedepan maka sekarang juga perlu ada uapaya secara sadar dan terencana untuk perlundungan oleh negara melalui UU Otsus Papua,” imbuhnya.

Persoalan sekarang, para pemangku kepentingan tak selalu dan bisa secara sanggup selamanya melindungi nilai-nilai sacral warisan leluhur Papua sendiri.

Padahal suatu kasus misalnya Wilayah -Adat Lapago Papua Pegunungan bahwa Inti dari nilai sacral Adat Budaya terletak pada HONAI KANEKE.

Masalahnya apakah para Bupati dan Gubernur mengalokasikan dana khusus dari sumber dana APBD dan Dana Otsus Papua (DAK dan DAU) bagi pelestarian, perlindungan dan pembangunan masyarakat Adat Budaya Papua?

Lanjut Ismail, study kasus Propinsi Papua Pegunungan bahwa inti dari Adat Budaya itu adalah “Honai Kaneke”, sebagai simbol warisan leluhur bernilai sacral, suci, par exalance, agar dilestarikan. Dapatkah misalnya dengan kucuran dana Otsus bernilai Trilyunan rupaiah tak hanya banyun Gereja dan Mesjid melainkan dana segar itu juga dianggap akan untuk pemugaran Honai-Honai Adat di seluruh Wilayah Adat Papua Pegunungan?

“Ternyata, selama 24 tahun Otsus Papua berjalan alokasi dana perlindungan ini tak dianggarkan sama sekali oleh para Gubernur, para Bupati dan Walikota seluruh Tanah Papua.”

Pada saat bersamaan pemugaran dan pembangunan gedung Agama menjamur dimana-mana, ada upaya secara sengaja negara hadir mau menghilangkan jati diri orang papua asli melalui kaki tangan negara, para pejabat Papua sendiri, selama ini mereka secara massive membangun gedung-gedung mewah agama tapi pembangunan rumah Adat Budaya Asli yang didalamnya mengandung nilai-nilai keaslian termasuk religi asli, digiring masuk menjadi museum, bahkan dihilangkan sama sekali.

“Oleh sebab itu sejak saat ini postingan tulisan ini, secara umum Papua dan khusus Wilayah Papua Pegunungan pembangunan kembali ( pemugaran Honai Adat), perlu ada alokasi dana dari APBD untuk merevitalisasi Honai Adat didalamnya tersimpan Hareken dan Tugen, Suken. Sebagai pusat dan inti dari Adat Budaya Papua Pegunungan.”tutup nya.**

Editor : Dominikius

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Kaji Laporan PPATK

    Bawaslu Kaji Laporan PPATK Soal Dugaan Transaksi Tidak Wajar

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tengah melakukan kajian mendalam terkait laporan yang disampaikan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dugaan transaksi tidak wajar dalam kampanye Pemilu 2024. Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, mengonfirmasi laporan dari PPATK berbentuk data intelijen keuangan. “Pertama, kami menerima laporan PPATK dan bentuknya adalah data intelijen keuangan,” […]

  • KPU RI Tetapkan Prabowo-Gibran Memenangkan Pilpres 2024

    KPU RI Tetapkan Prabowo-Gibran Memenangkan Pilpres 2024

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Nomor Urut 2,sebagai pemenang Pilpres 2024. Penetapan setelah KPU merampungkan rekapitulasi nasional selesai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebagai pemenang Pilpres 2024. Adapun, pengumuman ini berdasarkan […]

  • KPK Panggil Anggota Komisi V DPR RI, Kasus Suap Jalur Kereta Api ‘Ini Nama 10 Tersangkanya;

    KPK Panggil Anggota Komisi V DPR RI, Kasus Suap Jalur Kereta Api ‘Ini Nama 10 Tersangkanya;

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota Komisi V DPR RI, Sudewo sebagai saksi dalam kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kasus tersebut yakni proyek pembangunan jalur kereta api di wilayah Sulawesi Selatan, Jawa bagian Tengah, Jawa bagian Barat, dan Jawa-Sumatera tahun anggaran 2018-2022. “Ada pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap […]

  • Ketua MPR RI Berharap, Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo – Gibran Diisi Figur Kompeten

    Ketua MPR RI Berharap, Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo – Gibran Diisi Figur Kompeten

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI, Dr. Bambang Susatyo menekankan pentingnya figur kabinet di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Raka Buming Raka 2024-2029 harus memiliki loyalitas total. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat tantangan dunia kedepan atas berbagai krisis akibat perang dan bencana alam akan mempengaruhi kondusifitas dalam negeri. “Para pembantu presiden nanti harus mampu bekerja 1 kali 24 jam selama […]

  • Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih

    Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

      Msinews.co – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar. […]

  • Ketua Kopdes Merah Putih Ingin Ciptakan Banyak Pengusaha Muda di Purwakarta

    Ketua Kopdes Merah Putih Ingin Ciptakan Banyak Pengusaha Muda di Purwakarta

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Ketua Koperasi Desa Merah Putih Ade Irawan, menginginkan daerah istimewanya yakni Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terbentuknya program Koperasi Desa Merah Putih bisa menciptakan banyak pengusaha muda yang kreatif dan inovatif. “Saya ingin menciptakan banyak pengusaha di Desa Cipeundeuy, anak anak muda harus harus maju harus tajir, jadi tidak melulu misalnya […]

expand_less