Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kominfo Gelar Konser Musik untuk Ajak Partisipasi Publik Menuju World Water Forum ke-10

Kominfo Gelar Konser Musik untuk Ajak Partisipasi Publik Menuju World Water Forum ke-10

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Pengelolaan air dunia akan dibahas pada World Water Forum ke-10. Tahun ini, Indonesia dipilih sebagai tuan rumah dan akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 18–25 Mei 2024. Sebagai salah satu bentuk dukungan promosi dan meningkatkan kesadaran serta keterlibatan aktif masyarakat dalam penyelenggaraan World Water Forum ke-10, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik mengadakan kegiatan konser musik bertajuk “Yuk Ngabuburit Jelang World Water Forum ke-10” di Anjungan Sarinah, Jakarta.

Lewat siaran persnya Kominfo menjelaskan, bahwa World Water Forum merupakan forum berbagi pengalaman dan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan pengelolaan air global. Di Indonesia, sumber daya air tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti untuk pertanian hingga pariwisata, tetapi juga lekat dengan kehidupan spiritual dan kultural.

“Indonesia tercatat sebagai negara Asia Tenggara pertama yang terpilih menjadi tuan rumah. Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah merupakan tanda tingginya kepercayaan internasional terhadap Indonesia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika,  Budi Arie Setiadi Sabtu (27/3/2024) lalu.

Budi Arie menjelaskan bahwa air merupakan kebutuhan dasar dan bagian dari hak asasi manusia termasuk di dalamnya akses yang setara terhadap air bersih, sebagai kunci kesejahteraan manusia.

“Karena itulah, partisipasi aktif dari kita semua tanpa terkecuali, sangat dibutuhkan untuk bersama-sama mewujudkan dunia yang makmur dan sejahtera. Mari jaga bumi dan lingkungan kita, supaya air dapat terus terjaga dan terawat. Karena dengan air yang terjaga, maka air akan terus ada demi anak cucu dan generasi di masa mendatang,”ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Muhammad Rizal, menyatakan bahwa sebagai pertemuan dunia yang membicarakan soal air dan dihadiri oleh para pemimpin negara, parlemen, menteri-menteri di dunia.

Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Muhammad Rizal;, Sekretaris Deputi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenkomarves, Dirhansyah Conbul; dan Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary (Ditjen IKP Kominfo)

Diketahui, pertemuan World Water Forum berlangsung dengan tiga pendekatan yakni Thematic Process, yaitu memberikan landasan substantif pada isu/permasalahan air; Regional Process, yaitu memberikan perspektif tentang air dari semua region; serta Political Process, menyediakan platform untuk berdiskusi dengan pemangku kepentingan.

“Para pakar juga akan datang dan akan ada 280 sesi. Di sana akan ada sesi bagi anak-anak muda untuk turut berbicara dan berperan dalam pengelolaan air,” kata Rizal.

Selain itu, Sekretaris Deputi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), Dirhansyah Conbul, menekankan soal pentingnya air bagi kehidupan masyarakat secara global sesuai dengan tema yang diangkat pada World Water Forum ke-10.

“Jika kita kehilangan air, maka kita juga kehilangan kehidupan. Forum ini mempertemukan berbagai sektor seperti pangan, energi, lingkungan, kesehatan, ini semuanya berhubungan dalam aspek-aspek kemakmuran. Sesuai tema yang diangkat adalah Water for Shared Prosperity atau Air untuk Kemakmuran. Mengingat tantangan global sangat erat hubungannya dengan air,” ujarnya.

Ditegaskan juga oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary, menyampaikan bahwa, penyelenggaraan World Water Forum ke-10 merupakan kesempatan yang sangat baik bagi generasi muda untuk berdiskusi dan bertukar ilmu dengan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk mencari solusi berbagai tantangan bidang sumber daya air.

“Mari kita suarakan bersama mengenai forum ini dan isu air di Indonesia melalui kanal-kanal yang kita miliki, media sosial, sekolah, kampus, teman, hingga keluarga. Bersama-sama kita akan bisa menjaga dan mengelola air untuk kemakmuran bersama, karena air adalah sumber kehidupan kita semua,” ajak Septriana.

Hadir juga Communication Ambassador World Water Forum ke-10, Cinta Laura Kiehl, yang mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga keberlangsungan air.

“Jangan sampai kalian buang-buang air, karena masih banyak yang perlu cari air bersih. Sampah juga perlu dibuang dengan benar sehingga tidak mengotori persediaan air. Begitu pun dalam menggunakan sabun cuci dan detergen pada tempatnya supaya tidak mencemari sumber air. Serta, jangan mandi terlalu lama. Mari jaga air kita,”terang Cinta.

Momen kali ini juga digunakan Cinta untuk mengajak masyarakat menyebarkan informasi tentang World Water Forum ke-10. Supaya semakin banyak yang ikut tergerak menjaga dan mengelola air dengan tepat.

“Gunakan dan suarakanlah isu-isu seputar air ini, supaya masyarakat di luar sana bisa semakin paham dan melakukan berbagai aksi kecil yang berkontribusi di isu air,” ajak Cinta.

Adapun, tema “Water for Shared Prosperity” diangkat pada WWF ke-10, sangat relevan dengan kondisi global saat ini terkait ketersediaan air bersih yang masih menjadi tantangan bagi banyak negara. Penyelenggaraannya ditargetkan akan melibatkan 172 negara dan berbagai stakeholders yang bersinggungan dengan air.

Konser musik bertajuk “Yuk Ngabuburit Jelang World Water Forum” diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi milenial maupun generasi Z tentang World Water Forum ke-10. Selain itu meningkatkan dukungan dan partisipasi publik untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Indonesia. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan artis Setia Band dan Dikta Wicaksono.**

Sumber : Siarana Pers Ditjen IKP Kominfo/Editor : Domi.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Gabungan Kodam II/Swj Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal Logging

    Tim Gabungan Kodam II/Swj Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal Logging

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MSINES.COM (Jambi) – Tim Intel Gabungan Kodam II/Sriwijaya, terdiri dari Denintel Kodam II/Swj, Tim Intel Korem 042/Gapu, dan Satgas Bais TNI berhasil menggagalkan penyelundupan 500 meter kubik kayu yang diduga hasil lIegal logging, Jumat (21/3/2025). Berdasarkan laporan dari masyarakat, sekitar pukul 16.30 tim bergerak melakukan operasi di Desa Medak, Kecamatan Bayung Lencir yang merupakan perbatasan […]

  • BPN Jakut Raih Penganugerahan Prestasi Tinggi dari Ombudsman RI

    BPN Jakut Raih Penganugerahan Prestasi Tinggi dari Ombudsman RI

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ombudsman Republik Indonesia (RI) memberikan penghargaan kepada kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Administrasi Jakarta Utara (Jakut). Kantor tersebut telah berhasil mengimplementasikan Standar Pelayanan sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Kepala Kantor BPN Jakut, Taufik S. Wibowo, menerima penghargaan secara langsung. Ia mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh pegawai atas […]

  • Mahkamah Konstitusi Tolak Pengujian Materiil UU KUHAP

    Mahkamah Konstitusi Tolak Pengujian Materiil UU KUHAP

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menolak permohonan pengujian materiil terkait Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Keputusan ini diambil pada Sidang Pengucapan Putusan No.115/PUU-XXI/2023 pada Rabu (29/11/2023) di Ruang Sidang Pleno MK, yang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo. Menurut Ketua MK Suhartoyo, “Amar putusan, mengadili, menolak permohonan […]

  • Kemensos dan Kementerian PPPA Bentuk Tim Lindungi Perempuan dan Anak

    Kemensos dan Kementerian PPPA Bentuk Tim Lindungi Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kementerian sosial (Kemensos) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) membentuk tim untuk berkolaborasi merumuskan program dan kebijakan bersama. Kerja sama ini akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). “Kami berdua telah membentuk tim yang bekerja kurang lebih satu bulan, setelah itu kami tuangkan dalam bentuk MoU,” kata Menteri Sosial, Saifullah Yusuf di […]

  • Wabub Kris Uropmabin Harapkan Pentingnya Pelestarian Kesenian Tradisional Daerah

    Wabub Kris Uropmabin Harapkan Pentingnya Pelestarian Kesenian Tradisional Daerah

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Wabub Kris Uropmabin Harapkan Pentingnya Pelestarian Kesenian Tradisional Daerah. Source: Mitra MSI: Okmin TY.

  • Komisi XI DPR RI Apresiasi Peningkatan Signifikan QRIS UMKM di Sumsel

    Komisi XI DPR RI Apresiasi Peningkatan Signifikan QRIS UMKM di Sumsel

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sulsel,msinews.com-Anggota Komisi XI DPR RI,Marinus Gea mengapreasi percepatan transaksi digital menggunakan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hingga kini, program tersebut terus mengalami peningkatan signifikan hampir diseluruh wilayah Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan saat Komisi XI DPR RI menggelar kunjungan lapangan meninjau beberapa tenant UMKM di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). “Saya kira, program yang […]

expand_less