Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Tim Penyidik KPK Temukan Bukti, Diduga Aliran Duit SYL ke Sudin

Tim Penyidik KPK Temukan Bukti, Diduga Aliran Duit SYL ke Sudin

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 12 Nov 2023
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Tim Penyidik KPK telah berhasil menemukan sejumlah bukti elektronik dan catatan keuangan ketua komisi IV DPR RI Sudin, butut kasus SYL, terus berkembang. Temuan alat bukti KPK, menjadi sorotan utama dalam penyidikan keterkaitan ketua DPD PDIP kota Gajah.

“Penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Penyidik KPK berlangsung di kediaman pribadi Sudin, terletak di Cimanggis, Depok, Jawa Barat,” kata. Kabag Pemberitaan Ali Fikri pada awak media, terbitkan Minggu (12/11/2023).

Baca juga : Kompak Indonesia Kecam Sudin, Soal Duit Korupsi SYL

Sebelumnya, rumah Sudin telah digeledah pada Jumat malam (10/11)

Ali Fikri, mengukap penggeledahan tim penyidik KPK berhasil menemukan berbagai dokumen dan catatan keuangan yang menjadi bagian penting dari perkara gratifikasi menjerat exs mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Bukti-bukti yang ditemukan saat penggeledahan, akan menjadi fokus utama penyidik KPK untuk mengungkap kasus korupsi melibatkan nama SYL hingga keterkaitan ketua komisi IV DPR, Sudin.

Ali Fikri menjelaskan bukti-bukti ini akan diproses lebih lanjut untuk memenuhi persyaratan berkas perkara penyidikan tersangka SYL Cs.

Selain sebagai objek penggeledahan, Sudin juga dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi yang menjerat SYL. Pemeriksaan terhadap politikus PDIP dapil Lampung I, dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/11) pekan depan.

KPK juga telah memberikan alasan mengapa mereka memanggil Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengungkap aliran uang dalam dugaan korupsi yang melibatkan SYL, serta mengikuti jejak dana yang diduga dikorupsi oleh pihak yang terlibat.

Sementara, Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Asep Guntur Rahayu, menjelaskan, Tim KPK tidak hanya mengejar kasus pemerasan semata, tetapi juga berusaha melacak peredaran pundi-pundi duit haram itu.

“Kita mengikuti ke mana larinya uang-uang yang dikumpulkan atau dikorupsi oleh Saudara SYL, saat menjabat Mentri Pertanian,” ungkap Asep Guntur Rahayu, di gedung Merah Putih KPK Jakarta, Kamis lalu (9/11)

Asep Guntur mengukap, Tim KPK terus mengembangkan kasus exs. mantan Menteri Pertanian SYL. Langkah upaya pemeriksaan saksi-saksi terus dikejar guna menangkap pelaku lainya.

Tim Penyidik KPK menduga ada beberapa aliran Duit dari Kementrian Pertanian masuk ke DPR komisi IV, dibawah komando Sudin. Dugaan gratifikasi Ketua Komisi IV DPR Sudin, berakenaan pemulus anggaran dan proyek pengadaan barang dan jasa.

“Jadi ini juga seperti disampaikan Pak Alex. Sudah ada perkara-perkara lain, pengadaan barang dan jasa, ada juga melakukan penggeledahan di Ditjen Hortikultura, sehingga dari penggeledahan itu kemudian dari tadi masalah temuan-temuan keterangan para tersangka dan saksi,” ucap Asep.

Baca juga : KPK Geledah Rumah Kedua DPD PDIP Lampung, Sudin Menghilang

Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi di Kementerian Pertanian. Dia dijerat dengan pasal pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang.

Penyidikan ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya KPK memberantas korupsi di Indonesia. Kasus ini akan terus dipantau dan menjadi perhatian publik karena implikasinya terhadap tindak korupsi di tingkat legislatif di Indonesia.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Kemensos Malah Dipangkas, Mensos Minta Rp20,9 Triliun Tambahan

    Anggaran Kemensos Malah Dipangkas, Mensos Minta Rp20,9 Triliun Tambahan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) saat ini tengah bergulat dengan realitas anggaran. Di satu sisi, Menteri Sosial atau Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melontarkan rencana besar seperti program Sekolah Rakyat, tetapi di sisi lain, alokasi dana yang disiapkan pemerintah justru menyusut. Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR RI, pada Kamis […]

  • Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja

    Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 404
    • 0Komentar

    MSINEWS .COM— Menteri Ketenaga kerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja sebagai upaya menjawab perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan teknologi, transformasi industri, dan dinamika ekonomi global. Hal tersebut disampaikan Yassierli pada acara Peningkatan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja dalam Mendukung Transformasi Ketenagakerjaan Nasional di Medan, Sumatera Utara, […]

  • Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di UNKRIS Maranatha Bandung, Ini Kata Bamsoet

    Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di UNKRIS Maranatha Bandung, Ini Kata Bamsoet

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com– Luka bangsa pada Pemilu 2019 dengan hadirnya “Cebong”, “Kampret”, dan “Kadrun”, menjadi peringatan bahwa pemilihan langsung memiliki dampak berganda (multiplier effect) bagi keharmonisan kehidupan kebangsaan. Selain ancaman terorisme, radikalisme, ideologi transnasional, dan Narkoba, bangsa Indonesia juga sedang menghadapi ancaman demokrasi yang tidak kalah hebat dampaknya terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh […]

  • Ribuan Masyarakat Padati Pantai Piwang untuk menyaksikan Pawai Obor Bareng Mendagri Tito

    Ribuan Masyarakat Padati Pantai Piwang untuk menyaksikan Pawai Obor Bareng Mendagri Tito

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Suasana meriah dan semangat kemerdekaan memenuhi Pantai Piwang, di mana ribuan masyarakat berkumpul dengan antusias untuk menyaksikan Pawai Obor dan Upacara Taptu yang dihelat dalam rangkaian tasyakuran dan ramah tamah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Forkopimda Kepulauan Riau di Natuna. Malam itu, doa bersama mengiringi semarak Pawai Obor yang melibatkan seluruh lapisan […]

  • Lantik Kepala ANRI, Menteri PANRB Sampaikan Sejumlah Pesan

    Lantik Kepala ANRI, Menteri PANRB Sampaikan Sejumlah Pesan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com -Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melantik Mego Pinandito sebagai Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), di Kantor ANRI, Jakarta, Selasa (21/01/2025). Mego Pinandito sebelumnya menjabat sebagai Deputi Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan pelantikan Kepala ANRI tersebut tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga […]

  • Beban Kerja Berat, Ninik: THR Nakes Harusnya Satu Bulan Gaji!

    Beban Kerja Berat, Ninik: THR Nakes Harusnya Satu Bulan Gaji!

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh geram dan kecewa dengan keputusan manajemen RSUP Sardjito terkait pembayaran THR bagi seluruh tenaga kesehatan setempat yang hanya dibayarkan 30 persen. Perempuan yang akrab disapa Ninik itu meminta manajemen rumah sakit yang diketahui berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan itu untuk tidak berpangku tangan dan segera membayarkan […]

expand_less