Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Sestama BNPB: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah terkait Bencana, Optimalkan Penanggulangan Bencana

Sestama BNPB: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah terkait Bencana, Optimalkan Penanggulangan Bencana

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Bencana (BNPB) melalui Biro Perencanaan, melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) BNPB-BPBD Tahun 2023 yang bertujuan tersusunnya rancangan Rencana Kerja BPBD-BNPB Tahun 2025 yang telah tersinkronisasi dan disepakati Bersama di kota Batam, Kepulauan Riau.

Dalam sambutan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menyampaikan upaya-upaya penyelenggaraan Penanggulangan Bencana yang terangkum dalam 7 Arahan Presiden Republik Indonesia, yaitu

Pertama, prioritaskan kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat.

Kedua, pengelolaan tata ruang dan perizinan Pembangunan harus berbasis mitigasi bencana.

Ketiga, identifikasi risiko bencana di daerah masing-masing.

Keempat, sediakan anggaran daerah yang memadai untuk penanggulangan bencana.

Kelima, gunakan dana bersama untuk perlindungan masyarakat.

Keenam, sederhanakan aturan mempercepat pelayanan masyarakat, dan Ketujuh, kontrol dengan ketat seluruh upaya penanggulangan bencana.

“Penanggulangan bencana sebagai kebijakan yang bersifat multi-stakeholder, lintas bidang, lintas ruang, dan merupakan upaya yang bersifat
pengarusutamaan, yang diarahkan untuk mengurangi risiko bencana memerlukan adanya sinergitas antara BNPB dan BPBD yang merupakan garda terdepan pada tingkat nasional dan daerah” ujar Rustian pada Rakortek Perencanaan Bidang Kebencanaan Program BNPB-BPBD Tahun 2023, Kota Batam, Rabu (18/10).

Ia menambahkan Penanggulangan bencana sebagai kebijakan yang bersifat multi-stakeholder, lintas bidang, lintas ruang, dan merupakan upaya yang bersifat
pengarusutamaan, yang diarahkan untuk mengurangi risiko bencana memerlukan adanya sinergitas antara BNPB dan BPBD yang merupakan garda terdepan pada tingkat nasional dan daerah.

Selanjutnya Rustian menyampaikan memperhatikan siklus perencanaan pembangunan, kecepatan penyiapan rancangan rencana kerja baik pada tingkat kementerian/lembaga maupun organisasi perangkat daerah menjadi sangat penting, perencanaan kerja harus disusun berbasis kepada pembagian kewenangan antara Pusat dan daerah, termasuk antara BNPB dengan BPBD dalam implementasi kebijakan penanggulangan bencana, “ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rustian menyampaikan pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis BNPB-BPBD Bidang Perencanaan Program merupakan langkah awal dalam upaya sinkronisasi program penanggulangan bencana serta sinergitas pembagian kewenangan antara pusat dan daerah dalam mengelola sumber daya yang dimiliki dengan memanfaatkan berbagai alternatif sumber pendanaan yang tersedia.

Selain itu perlunya memastikan kesiapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah dan Pemerintah Daerah Tahun 2025 yang rangkaiannya akan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2024 melalui mekanisme Rakortekrenbang oleh Kementerian Dalam Negeri dan Musrenbangnas oleh Kementerian PPN/Bappenas menjadi tujuan utama pertemuan kali ini.

Di akhir arahan melalui kegiatan kali ini akan tercipta
program-program penanggulangan bencana yang tersinkronisasi antara pusat dan daerah, melibatkan berbagai unsur, serta memiliki dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian dalam kegiatan ini, juga kesediaan para narasumber untuk berbagi kepada kami semua.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamensos : Grebeg Ketupat adalah Momentum Kebangkitan untuk Pemberdayaan Masyarakat

    Wamensos : Grebeg Ketupat adalah Momentum Kebangkitan untuk Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, Magelang -Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menghadiri acara Grebek Ketupat yang menjadi tradisi masyarakat sepekan setelah Idul Fitri di Magelan,Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan drh. Soepardi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025). Menurutnya, acara tersebut tak hanya menyajikan seremonial semata. Spirit di balik perayaan ini mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. “Jadi Grebeg […]

  • Sebanyak 1,322 Penerima Manfaat Siap Lepas dari Bansos Berkat Program PENA Kemensos

    Sebanyak 1,322 Penerima Manfaat Siap Lepas dari Bansos Berkat Program PENA Kemensos

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta_-Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyatakan bahwa sebanyak 1.322 Penerima Manfaat (PM) siap graduasi atau lepas dari kepesertaan program bantuan sosial (bansos) reguler. Bansos tersebut yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako, Penerima Manfaat (PM) mencapai kemandirian ekonomi dengan dukungan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA). Program PENA diinisiasi Mensos Risma sejak pada akhir tahun […]

  • Penundaan Jalan Umum

    Penundaan Buka Jalan, MSPI Desak Camat dan Lurah Mudur

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Penundaan buka jalan Umum Taman Kencana oleh Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur, muncul kritik pedas Lembaga MSPI. Camat lurah didesak mundur dari jabatan bila tak mempu selesaikan persolan hanya buka jalan. Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur mendapat kritik keras dari Lembaga MSI terkait penundaan pembukaan jalan umum Taman Kencana di […]

  • Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Kemenag Naik Rp500 Ribu, Berlaku Januari!

    Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Kemenag Naik Rp500 Ribu, Berlaku Januari!

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kabar gembira datang dari Kementerian Agama (Kemenag) Sebanyak 227.147 guru bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah binaan Kemenag bakal menikmati kenaikan tunjangan profesi sebesar Rp500 ribu per bulan. Kenaikan ini berlaku bagi guru non-ASN yang belum disetarakan dengan jabatan, pangkat, golongan, dan kualifikasi akademik PNS, dan akan dirapel sejak Januari 2025. Kebijakan peningkatan kesejahteraan […]

  • Korupsi Sebagai Alat Persekusi Politik

    Korupsi Sebagai Alat Persekusi Politik

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Oleh : Made Supriatma SALAH SATU penasehat Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 kemarin adalah Tom Lembong. Ia memberi masukan dalam bidang ekonomi. Tom Lembong pernah menjadi Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Menteri Perdagangan di periode pertama pemerintahan Joko Widodo. Tuduhan yang dikenakan kepada Tom Lembong sangat serius. Dia dituduh memberikan ijin impor gula sebanyak […]

  • Senator Aceh Minta Kementan Perhatikan Kelangkaan Pupuk

    Senator Aceh Minta Kementan Perhatikan Kelangkaan Pupuk

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Permasalahan kelangkaan pupuk subsidi di Aceh menjadi perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI yang juga mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh. Untuk itu dia mendesak Kementerian Pertanian untuk menjadi lebih komunikatif dalam menangani isu ini. “Saya lihat saat ini ada tantangan serius terkait kelangkaan pupuk subsidi di Aceh, karena adanya kelangkaan dapat mempengaruhi sektor pertanian […]

expand_less