Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Gesekan Fisik Warga Bisa Tejadi, MSPI Minta Walikota Turun

Gesekan Fisik Warga Bisa Tejadi, MSPI Minta Walikota Turun

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gesekan Fisik Warga

Persolan Perumahan Taman Kencana hanya soal buka pagar, akses jalan umum di Jln. Verbenia II, Rt01/Rw014, Kel. Tegal Alur, Kec. Kalidres, Jakarta Barat yang tak kunjung usai dan kini memanas.

Jakarta, MSINews.com –  Gesekan fisik antar warga Taman Kencana soal buka pagar, akses jalan umum di Jln. Verbenia II, Rt01/Rw014, Kel. Tegal Alur, Kec. Kalidres, Jakbar bisa saja terjadi hinga bentrok. Lembaga swadaya masyarakat MSPI meminta walikota menengahi persoalan yang kini memanas.

Persoalan geger kontroversi, gesekan fisik warga disampaikan direktur hubungan antar kelembagaan Monitoring Saber Pungli Indonesia (MSPI) Thomson Gultom.

Dia meminta Walikota Jakarta Barat (Jakbar), Uus Kuswanto, bertindak cepat untuk meredam kemarahan warga yang pro (ingin buka jalan) dan kontra (tak ingin buka jalan).

“Kekhawatiran mengenai keamanan sudah bukan menjadi alasan karena sudah ada satu pintu atau autoget. Mengantisifasi terkait keamanan sudah dilakukan mantan Camat Kalideres Setiawan dan Pengembang,” kata Thomson pada awak media, Selasa (17/10/2023).

Baca juga : Praktisi Hukum Tanggapi Isu Memanas di Taman Kencana Tegal Alur

Tomson menilai heboh penundaan pembongkaran pagar di Jln. Verbenia II dikarenakan ketua RW Iwan mengorganisir warga lain agar tidak setuju untuk dibuka atau bongkar akses jalan umum yang dipagar besi itu.

Dirinya mengatakan pembantu administrasi kelurahan itu berpendapat kuat bahwa keamanan perumahan taman kencana tegal alur masih tetap terancam.

“Terasa suasana semakin memanas. Ada warga yang menyanjung-nyanjung ketua RW, karena mempertahankan kepentingan warga. Tetapi kepentingan warga mana? Komunikasi yang tidak baik bisa memecah belah warga dan berpotensi terjadi perselihan dan kesalah fahaman,” tandasnya.

Lebih dari pada itu Thomson mengatakan Camat Kalideres, Wukir Prabowo dan lurah Dwi belum membuat upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya pergesekan antar warga perumahan taman kencana tegal alur.

Ia mengakui sudah melakukan upaya konfirmasi kepada di pemerintah adminstrasi Jakarta Barat itu.

“Pagi tadi kita konfirmasi lewat telpon WhatsApp namun kedua pamong, belum membalas konfirmasi kami,” punkasnya.

Tempat terpisah Suhari salah satu warga perumahan taman kencana mengakui, sebelumnya sudah ada upaya musyawarah dangan lima kesepakatan.

Baca Juga : Kasus Tersangka Budi, MSPI: 5Tahun Terkubur Kini Buka Lagi

Ia mengatakan lima kesepakatan tersebut ditandatangani Kasi Pemerintahan Kecamatan Kalideres Endang Prihatin Handayani.

“Jadi saya kira semua sudah. Kalau saat ini ada yang bersikeras tidak mau membuka pagar penutup jalan itu, justru dipertanyakan. Kepentingan apa? jika tidak ada sesuatu saya rasa pastilah ngga mungkin? Sesuatu itu pasti nanti akan terungkap,” kata Suhari.

“Sistim pengamanan komplek sudah sistimatis, lalu mengapa harus menutup jalan umum?,” sambungnya.

Singkat, Suhari menegaskan jika pemerintah belum melakukan langkah yang adil dan bijak ia akan melakukan langkah ke jalur hukum.

Ia menilai langkah yang dilakukan demi mendapatkan keadilan.

“Kita ngga perlu koar-koarlah, yang penting kita dijalan yang benar dan membela kepentingan publik. Jalan itu jalan publik bos, jadi bukan milik segelintir orang,” pungkasnya.

Selama berita diturunkan redaksi MSINews.com memon konfirmasi hak jawab bapak Iwan Pratama Susanto selakui RW14 Perumahan Taman Kencana Tegal Alur namun sampai detik ini belum ada jawaban.

Ada lima pertanyaan yang disampaikan Redaksi MSINews.com mulai dari apa alasan RW, Apakah anda sudah melakukan arahan poin penting pak camat? hingga informasi Kartu Elektronik hingga isu dugaan bisnis usaha legal, sehingga rw014 Iwan melindungi? pun Belem terjawab.

Ketua RT014 pada pesanya WhatsApp tanggal 30/9/2023 akan menjelaskan namun ia takut informasinya dibolak balik.

“Ngopi saja dan duduk bareng bang. Nanti saya bisa jelasin duduk perkaranya , nanti diplintir plintir beritanya bang,” ucap tulis pesan WhatsApp RW014 Iwan. (Red)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi: UMKM

    Presiden Jokowi: UMKM Berperan Besar dalam Perekonomian Indonesia

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa sebanyak 61 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia didukung oleh aktivitas dagang para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini diungkapkan Presiden Jokowi saat membuka acara BRI Microfinance Outlook 2024, yang diselenggarakan secara daring pada Kamis 7/3/2024. Baca juga : Ketua Parlemen […]

  • Kontroversi Tutup Jalan Memanas, Warga Siap Polisikan RW Iwan

    Kontroversi Tutup Jalan Memanas, Warga Siap Polisikan RW Iwan

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – Munculnya kontroversi sehubungan penutupan akses jalan umum warga Taman Kencana Tegal Alur, Jakarta Barat, memicu perasaan resah warga. MSPI (Monitoring Saber Pungli Indonesia) telah mengungkapkan niat mereka untuk mengambil tindakan hukum terhadap Ketua Rukun, Iwan Pratama Susanto. Direktur Hubungan Antar Kelembagaan (Dirhubag) dari MSPI, Thomson Gultom, menjelaskan bahwa penutupan jalan umum […]

  • Penundaan Jalan Umum

    Penundaan Buka Jalan, MSPI Desak Camat dan Lurah Mudur

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Penundaan buka jalan Umum Taman Kencana oleh Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur, muncul kritik pedas Lembaga MSPI. Camat lurah didesak mundur dari jabatan bila tak mempu selesaikan persolan hanya buka jalan. Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur mendapat kritik keras dari Lembaga MSI terkait penundaan pembukaan jalan umum Taman Kencana di […]

  • Ledakan Maut di Rumah Kosong Menteng Atas, Gegerkan Warga.

    Ledakan Maut di Rumah Kosong Menteng Atas, Gegerkan Warga.

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta – Ledakan maut yang mengerikan terjadi di sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Takuban Perahu, Menteng Atas, Kelurahan Setiabudi, Jakarta Selatan pada hari ini. Peristiwa tragis ini menewaskan satu orang dan satu lagi dilarikan ke puskesmas terdekat. Ledakan maut terjadi sekitar pukul 14.12 WIB siang, menyebabkan getaran keras yang dirasakan sebagian besar warga […]

  • Pengembang Taman Kencana, Kangkangi Gubernur DKI 30 Tahun

    Pengembang Taman Kencana, Kangkangi Gubernur DKI 30 Tahun

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pengembang Taman Kencana Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, sudah 30 tahun belum juga menyerahkan Fasum dan Fasos ke Pemerintah terkait. Gubernur DKI, akan berikan sanksi ke pengembang yang menunda kewajiban. Terbongkarnya Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) ketika konflik warga dengan ketua Rukun014, hingga mediasi Camat Kalideres baru-baru ini, Minggu 28/10/2023. […]

  • KPK Tunda Umumkan Tersangka Baru Korupsi BI-OJK, Janji Tak Kunjung Terealisasi

    KPK Tunda Umumkan Tersangka Baru Korupsi BI-OJK, Janji Tak Kunjung Terealisasi

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini belum juga mengumumkan penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengakui adanya hambatan internal yang memperlambat penanganan kkasus dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa […]

expand_less