Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Target Amnesti 100 Ribu Orang, Pangeran Khairul Saleh Soroti Lambatnya Realisasi

Target Amnesti 100 Ribu Orang, Pangeran Khairul Saleh Soroti Lambatnya Realisasi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, menyoroti realisasi kebijakan amnesti pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai pelaksanaan kebijakan tersebut masih jauh dari target yang diharapkan, meskipun wacana pemberian amnesti sempat menyasar hingga 100 ribu orang.

Pangeran mengatakan, realisasi pemberian amnesti oleh kementerian terkait diperkirakan baru mencapai sekitar 3.000 hingga 4.000 orang. Menurutnya, pemerintah perlu mengevaluasi pelaksanaan kebijakan tersebut agar tujuan pemberian amnesti dapat tercapai.

“Harapan Presiden itu bisa diwujudkan oleh kementerian terkait. Namun, realisasinya masih jauh dari target yang diharapkan,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (20/10/2026).

Selain mendorong optimalisasi kebijakan amnesti, Pangeran juga mengusulkan pendekatan yang lebih humanis terhadap narapidana, terutama pengguna narkotika, warga lanjut usia, serta narapidana yang menderita penyakit berkepanjangan.

Menurut dia, pengguna narkotika yang bukan bagian dari jaringan bandar maupun pengedar seharusnya lebih diarahkan pada rehabilitasi daripada menjalani hukuman penjara.

“Bebaskan saja orang-orang yang merupakan pengguna. Mereka itu orang sakit, termasuk orang tua yang sudah berusia 60 tahun ke atas dan mereka yang sakit berkepanjangan,” katanya.

Ia menilai, kondisi lembaga pemasyarakatan yang menghadapi berbagai keterbatasan perlu menjadi pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pemidanaan dan pemberian amnesti.

Pangeran juga menekankan pentingnya program pemberdayaan bagi narapidana. Ia mencontohkan pendekatan yang dikaitkannya dengan negara di Afrika Barat, yakni melibatkan narapidana dalam kegiatan produktif agar mereka memiliki keterampilan dan dapat berkontribusi bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah dapat memanfaatkan program pemberdayaan di sektor pertanian maupun bidang produktif lainnya untuk mendukung proses reintegrasi sosial narapidana.

“Kalau kita punya program pemberdayaan dan pekerjaan bagi mereka, narapidana bisa dilibatkan dalam kegiatan produktif. Namun, kalau pemerintah belum memiliki program seperti itu, perlu dipikirkan kembali apakah mereka harus terus dipenjara,” ujarnya.

Pangeran turut menyoroti potensi penghematan anggaran negara apabila kebijakan amnesti diberikan secara lebih luas dan tepat sasaran. Ia memperkirakan penghematan biaya pemeliharaan narapidana dapat mencapai Rp1 triliun hingga Rp2 triliun.

Menurut dia, anggaran tersebut berpotensi dialihkan untuk membiayai program pemerintah lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Meski demikian, usulan pemberian amnesti dalam jumlah besar perlu mempertimbangkan ketentuan hukum, kategori tindak pidana, serta mekanisme seleksi yang ketat. Pemberian amnesti juga harus dibedakan dari rehabilitasi maupun pembebasan bersyarat karena masing-masing memiliki dasar dan prosedur hukum tersendiri.

Pangeran berharap pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan pemasyarakatan secara menyeluruh agar pemberian amnesti tidak hanya mengurangi kepadatan lembaga pemasyarakatan, tetapi juga mendukung pendekatan pemidanaan yang lebih manusiawi dan produktif. (***)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor di Ende,Merenggut Nyawa Satu Keluarga

    Longsor di Ende,Merenggut Nyawa Satu Keluarga

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Ende,msinews.com-Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Nusantara. Kali ini terjadi lingkungan Tiwuberu B, Kelurahan Rewarangga Selatan, Ende Timur, Kabupaten Ende,Nusa Tenggara Timur,Jumat (7/6/2024). Korban diketahui bernama Bernadus Bata seorang tukang bangunan dan Hendrika Oka adalah penjual sayur. Mereka tinggal di rumah gedek berukuran kecil. Satu keluarga ini meninggal dunia tertimbun longsor pada Jumat (7/6/2024) […]

  • Kejagung Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Senilai Rp9,9 Triliun

    Kejagung Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Senilai Rp9,9 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com — Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdullah mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook senilai Rp 9,9 triliun yang dibiayai oleh Kemendikbudristek pada periode 2019–2023 Abdullah menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh tebang pilih dan Kejaksaan Agung harus bergerak cepat serta […]

  • Pemda Diharap Tak Ragu Gunakan APBD untuk Dukung Pembentukan Koperasi Desa

    Pemda Diharap Tak Ragu Gunakan APBD untuk Dukung Pembentukan Koperasi Desa

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah (Pemda) agar tidak ragu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Ia menegaskan, Pemda dapat memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung pembentukan tersebut. Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang […]

  • Waka BGN: Program MBG Jalan Tol Pengentasan Kemiskinan

    Waka BGN: Program MBG Jalan Tol Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Msinews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk mengatasi permasalahan kemiskinan di tengah masyarakat. Secara langsung, program MBG mempekerjakan warga lokal sebagai relawan dapur, sementara secara tidak langsung, program MBG akan membuka banyak lapangan kerja dalam upaya penyediaan bahan-bahan baku untuk SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi). “Kalau ini terjadi, pengentasan kemiskinan di kota akan […]

  • Polsek Sektor Suoh Evakuasi Korban Hilang, Diduga Diterkam Harimau

    Polsek Sektor Suoh Evakuasi Korban Hilang, Diduga Diterkam Harimau

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Lambar, MSINews com – Kepolisian Sektor (Polsek) Suoh, Lampung Barat (Lambar), tengah melakukan pencarian dan evakuasi korban hilang yang diduga menjadi mangsa serangan binatang buas, diperkirakan harimau. Korban, S (28), warga Dusun Peninjauan Pekon Bumi Hantati, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lambar dilaporkan menghilang sejak Rabu, 21 Februari 2024, sekitar pukul 17.00 WIB. Baca juga […]

  • PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026

    PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    NANJING – Ketimpangan pemberitaan global yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir sangat mungkin diatasi oleh para insan pers Global South dengan berjejaring berkelanjutan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Pusat), Aldi Gultom, saat menyampaikan pandangannya dalam ‘Seminar on Global South Media Exchange and Cooperation Joint […]

expand_less