Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Sebanyak 29.763 Benda Sejarah Kembali ke Indonesia, Pangeran Khairul Saleh Soroti Peran Ahli Waris Benda Sejarah Era Kolonial Dipulangkan

Sebanyak 29.763 Benda Sejarah Kembali ke Indonesia, Pangeran Khairul Saleh Soroti Peran Ahli Waris Benda Sejarah Era Kolonial Dipulangkan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi PAN, Pangeran Khairul Saleh, meminta pemerintah melibatkan ahli waris kerajaan dan kesultanan Nusantara dalam pembahasan pengelolaan benda warisan budaya Indonesia yang akan dipulangkan dari Belanda.

Permintaan itu disampaikan menyusul kesepakatan Pemerintah Indonesia dan Belanda untuk memulangkan 29.763 benda warisan budaya serta 427 sisa jasad manusia yang selama ini berada di Belanda.

Pangeran Khairul Saleh mengatakan, benda-benda tersebut memiliki nilai sejarah, budaya, sosial, hingga ekonomi. Sebagian di antaranya juga memiliki keterkaitan dengan kerajaan dan kesultanan di Nusantara yang mengalami perampasan atau pengambilan benda bersejarah pada masa kolonial.

“Dari sejarah, barang-barang tersebut dirampas atau diambil oleh Belanda dari pemiliknya, baik pribadi, kesultanan maupun kerajaan. Tentu ada ahli waris atau keturunannya,” kata Pangeran Khairul Saleh dalam siaran pers, Senin (12/10/2026).

Meski demikian, ia mengaku belum menerima informasi lebih lanjut dari kementerian terkait mengenai proses pemulangan dan pengelolaan benda-benda tersebut. Karena itu, ia memilih menunggu tindak lanjut pemerintah.

Menurut Pangeran yang juga Ketua FSKN (Forum Silaturahmi Keraton Se Nusantara) ini pengembalian benda-benda warisan budaya tersebut tidak sekadar berkaitan dengan pemulihan kepemilikan, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga bukti sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Ia menilai, benda-benda tersebut merekam jejak kolonialisme, kekuasaan imperium, serta perjuangan dan perlawanan kerajaan maupun kesultanan di Nusantara terhadap penjajahan.

Karena itu, Pangeran Khairul Saleh menilai kementerian terkait perlu mengundang dan melibatkan para ahli waris untuk bermusyawarah mengenai pengelolaan benda-benda bersejarah tersebut.

Menurut dia, pelibatan ahli waris penting agar pengelolaan koleksi yang dipulangkan dapat mempertimbangkan asal-usul, nilai sejarah, serta keterkaitannya dengan kerajaan dan kesultanan pemiliknya.

“Arifnya, pihak kementerian mengundang atau melibatkan para ahli waris untuk berembuk terkait pengelolaan barang-barang bukti sejarah tersebut,” ujar Pangeran yang juga Ketua Sultan Banjar ini.

Ia berharap, benda-benda yang dikembalikan dapat terjaga dengan baik dan dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran bagi generasi mendatang. Dengan demikian, koleksi tersebut tidak hanya menjadi bukti kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga pengingat atas perjuangan melawan kolonialisme dan berbagai peristiwa kelam dalam sejarah bangsa.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyampaikan bahwa kesepakatan pemulangan koleksi dari Belanda dilakukan atas permintaan Indonesia dan berdasarkan rekomendasi Komite Koleksi Kolonial Belanda (Dutch Colonial Collections Committee).

Adapun 427 sisa jasad manusia yang turut dikembalikan dikumpulkan oleh Eugene Dubois di wilayah Hindia Belanda pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Pemulangan koleksi tersebut menjadi bagian penting dari upaya Indonesia memperoleh kembali benda-benda bersejarah yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah dan warisan budaya bangsa. (***)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Rakyat, Gus Ipul Ungkap Pesan Prabowo Berikan Akses Pendidikan Keluarga Kurang Beruntung

    Sekolah Rakyat, Gus Ipul Ungkap Pesan Prabowo Berikan Akses Pendidikan Keluarga Kurang Beruntung

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sukoharjo,msinews.com – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Presiden Prabowo memintanya agar belajar dari mana pun agar bisa memberikan akses kesempatan pendidikan kepada keluarga yang belum beruntung. Sehingga, anak-anak tersebut mendapatkan kesempatan pendidikan yang baik. “Pendidikan yang bisa mengubah kita,” kata Gus Ipul saat berdialog dengan siswa siswi di SMA CT Arsa, […]

  • Update, Penyerangan PT.TPL Kepada Masyarakat Adat Sihaporas: 33 Warga Luka-Luka, Posko dan Rumah Dibakar

    Update, Penyerangan PT.TPL Kepada Masyarakat Adat Sihaporas: 33 Warga Luka-Luka, Posko dan Rumah Dibakar

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Penyerangan yang dilakukan oleh pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL) kepada Masyarakat Adat Sihaporas di Buttu Pangaturan, Kabupaten Simalungun, berujung pada puluhan korban luka dan kerusakan fasilitas warga. Insiden bermula sekitar pukul 08.00 WIB, ketika sekitar 150 pekerja yang terdiri dari sekuriti, buruh harian lepas (BHL), dan sejumlah orang yang diduga preman bayaran mendatangi wilayah […]

  • 120 Guru Besar UI Menyikapi Kegentingan,Ini Daftarnya

    120 Guru Besar UI Menyikapi Kegentingan,Ini Daftarnya

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Menyikapi kegentingan situasi negara dalam dua hari terakhir ini, dengan penuh keprihatinan dan kesesakan yang mendalam, Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) menilai bahwa tengah terjadi Krisis Konstitusi di Negara Kesatuan Republik Indonesia akibat dari pembangkangan Dewan Perwakilan Rakyat R.I. yang secara arogan dan vulgar telah mempertontonkan pengkhianatan mereka terhadap konstitusi. Akibatnya, Indonesia kini […]

  • Mendagri Tegaskan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Cerminan Maju atau Mundurnya Suatu Wilayah

    Mendagri Tegaskan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Cerminan Maju atau Mundurnya Suatu Wilayah

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai apakah suatu daerah mengalami kemajuan atau justru kemunduran. Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis […]

  • PPATK Dorong Penanganan Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi Pelaku Dijerat TPPU 

    PPATK Dorong Penanganan Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi Pelaku Dijerat TPPU 

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Msinews.com – usat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendorong aparat penegak hukum mengembangkan penanganan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji subsidi hingga ke tindak pidana pencucian uang (TPPU). Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus memaksimalkan pengembalian kerugian negara. Deputi Bidang Pemberantasan PPATK, Danang Tri Hartono, menyatakan pendekatan TPPU memungkinkan […]

  • Prasasti Palembang, Tonggak Awal Sertifikasi Nasional dan Uji Kompetensi Humas di Indonesia

    Prasasti Palembang, Tonggak Awal Sertifikasi Nasional dan Uji Kompetensi Humas di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com- Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia Palembang (BPC Perhumas Palembang) menggelar Prasasti Palembang Road to WPRF 2024. Kegiatan berlangsung di Hotel Swarna Dwipa Palembang, 3 Agustus 2024. Avisina Basya, asesor Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI) berharap, uji kompetensi humas (UKH) sangat penting bagi praktisi komunikasi dan kehumasan. Sertifikasi yang dipegang nanti […]

expand_less