Pesan Prabowo Usai Lantik Menkeu RI, Suahasil Nazara, Jaga Kesehatan Kredibilitas APBN
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA MSINEWS.COM-Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengaku dapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto.
Mantan wamenkeu ini menyatakan bawa dirinya mendapat pesan khusus dari Presiden usai melantik dirinya menggantikan Menkeu Purbaya pada Senin , 14 September 2026.
Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini mengatakan Presiden Prabowo memintanya untuk menjaga kondisi dan kredibilitas keuangan negara, terutama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara.Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” kata Suahasil usai pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
Ia menjelaskan, APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus tetap sehat agar mampu menjalankan berbagai program prioritas pemerintah.
Selain itu kata dia, Presiden Prabowo juga menekankan soal kesehatan APBN perlu berjalan beriringan dengan kredibilitas anggaran. Dengan demikian, APBN harus dapat dipercaya oleh masyarakat maupun pelaku ekonomi.
“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel. APBN itu harus dapat dipercaya,” katanya.
Lanjut Suahasil, Kementerian Keuangan akan melanjutkan berbagai upaya yang selama ini telah dilakukan untuk menjaga kesehatan keuangan negara.
Dijelaskan, APBN ke depan tidak hanya ditujukan untuk menjaga stabilitas perekonomian, tetapi juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Untuk itu kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia,” katanya, dilansir bisnis.
Suahasil mengaku tidak melakukan komunikasi dengan Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa, sebelum pelantikan pada Senin (14/9/2026).
“Nggak ada. Hari ini nggak ada,” ujarnya saat menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan di Istana Negara. **
Editor : tim redaksi.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar