Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dari Komitmen Global Menuju Aksi Lokal: GFSR ke-3 Soroti Peran Komunitas dan Kearifan Lokal

Dari Komitmen Global Menuju Aksi Lokal: GFSR ke-3 Soroti Peran Komunitas dan Kearifan Lokal

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Pelaksanaan The 3rd Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR) resmi ditutup dengan menghasilkan rumusan penting untuk mengubah komitmen global menjadi aksi nyata di tingkat lokal. Resiliensi kini tidak lagi dipandang sebagai agenda kebijakan yang terpisah, melainkan hasil dari integrasi antara aksi iklim, pengurangan risiko bencana, dan pembangunan berkelanjutan.

Menutup GFSR ke-3, Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Dr. Raditya Jati memulai dengan pembelajaran 20 tahun gempa Yogyakarta, yang terjadi pada 2006 silam. Forum ini menekankan bahwa pemulihan tidak hanya sebatas membangun kembali infrastruktur fisik. Konsep kearifan lokal seperti _Hamemayu Hayuning Bawana_ terbukti menjadi nilai fundamental yang memperkuat hubungan, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama di tengah masyarakat melalui gotong royong.

Dalam salah satu sesi diskusi utama, para pembicara menyoroti perubahan paradigma secara mendasar. Komunitas tidak boleh lagi dianggap sebagai objek dari program kebencanaan.

“Komunitas harus diakui sebagai subjek pemulihan, bukan sekadar penerima bantuan
yang pasif” ujar Deputi Raditya Jati, Kamis (10/9).

Keberhasilan pemulihan pascabencana juga ditekankan untuk diukur dari berbagai aspek kehidupan masyarakat yang lebih komprehensif, melampaui statistik pembangunan fisik.

“Pemulihan juga harus diukur dari, bukan hanya membangun kembali rumah, sekolah,
atau jalan, tetapi juga memulihkan mata pencaharian, fungsi layanan, keamanan
komunitas, pengurangan kerentanan, dan penguatan institusi,” ujar Deputi.

Di samping itu, forum ini juga menyoroti pentingnya inklusi sosial sebagai sumber kapasitas resiliensi. Penyandang disabilitas, seperti yang ditunjukkan oleh komunitas Difagana, bukanlah sekadar kelompok rentan yang butuh perlindungan, melainkan aktor dan pemimpin ketangguhan di wilayah mereka sendiri.

Terkait pemanfaatan teknologi dan sistem informasi risiko, para ahli sepakat bahwa secanggih apapun perangkat yang digunakan, pusatnya harus tetap pada manusia penggunanya.

“Teknologi berhasil ketika orang memahaminya, memercayainya, memeliharanya, dan menggunakannya untuk bertindak,” imbuh Raditya Jati.

Selain itu, aspek pendanaan turut dibahas secara mendalam. Diperlukan perubahan sistem pembiayaan untuk mendukung kesiapsiagaan investasi pada pengurangan risiko.

“Pembiayaan kreatif bukan sekadar instrumen keuangan baru. Ini adalah mobilisasi strategis sumber daya, aset lokal, pengetahuan, institusi, dan mekanisme pembiayaan seputar tujuan ketangguhan bersama,” kata Deputi BNPB.

Refleksi Akhir: Menyelaraskan Dampak

Keberhasilan dampak resiliensi tercapai ketika komitmen global membentuk sistem nasional, lalu sistem tersebut memfasilitasi investasi lokal, dan masyarakat menggabungkan pengetahuan, kearifan lokal, teknologi, serta pembiayaan untuk bertindak sebelum ancaman berubah menjadi bencana.

“Dampak yang selaras tercapai ketika komitmen global membentuk sistem nasional,
sistem nasional memungkinkan investasi dan pembiayaan lokal, dan komunitas
menggabungkan pengetahuan, kepercayaan, kearifan lokal, kemitraan, teknologi, dan
keuangan untuk bertindak sebelum ancaman menjadi bencana,” tutup Deputi Raditya.

Dengan berakhirnya GFSR ke-3 ini, langkah selanjutnya yang ditekankan adalah memastikan implementasi dan institusionalisasi dari sistem-sistem tersebut, mengubah pendekatan percontohan lokal menjadi sistem berskala besar yang diadopsi dalam anggaran dan kebijakan nasional.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian BUMN  Bubaran 7 Perusahaan Pelat Merah, Ada Apa?

    Kementerian BUMN Bubaran 7 Perusahaan Pelat Merah, Ada Apa?

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jakarta MSINews.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengumumkan pembubaran resmi 7 perusahaan pelat merah sebagai bagian dari upaya membersihkan sektor BUMN dari entitas yang tidak layak dan dapat merugikan ekonomi negara. Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, menyatakan komitmen penuh untuk menjaga kesehatan BUMN. Baca juga : Firli Bahuri Diberhentikan, Empat Calon Pengganti Muncul […]

  • Ratusan Siswa Sekolah Polisi Wanita Ciputat Ikut Donor Darah

    Ratusan Siswa Sekolah Polisi Wanita Ciputat Ikut Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Tangerang,msinews.com- Puluhan siswa Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) mengikuti donor darah. Acara ini diselenggarakan oleh Srikandi Donor Darah Indonesia bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta. Kegiatan ini diapresiasi oleh Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun. “Saya sangat mengapresiasi atas sambutan dan antusias dari kepala sekolah beserta siswa Sepolwan, Ciputat ini yang telah […]

  • Pelaku Bawa Bom Molotov Saat Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ditetapkan Jadi Tersangka

    Pelaku Bawa Bom Molotov Saat Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ditetapkan Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, SIK, MSi, mengatakan bahwa pria yang diduga menyusup ke dalam aksi mahasiswa di sekitar Bundaran Hotel Indonesia dengan mmembawa bom molotov telah ditetapkan sebagai tersangka. Disebutkan, pria tersebut berinisial ANH (24) dan bukan berstatus mahasiswa. “Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif pasca-penangkapan, penyidik telah menaikkan status hukum ANH […]

  • Sikapi Situasi Terkini Negara, Presiden Undang Para Pimpinan Parpoli dan Pimpinan Parlemen RI

    Sikapi Situasi Terkini Negara, Presiden Undang Para Pimpinan Parpoli dan Pimpinan Parlemen RI

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Presiden Prabowo Subianto hari ini, Minggu 31 Agustus 2025 mengundang para Ketua partai politik di Istana Negara. Informasi yang beredar di kalangan awak media. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah situasi demonstrasi di sejumlah wilayah sejak Senin-Minggu(25-31/8/2025) yang masih belum mereda. Adapun, para pimpinan Parpol yang hadir antara lain, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri,Wakil Ketua Umum […]

  • Rencana Kenaikan Tarif KRL Ancam Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    Rencana Kenaikan Tarif KRL Ancam Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Rencana Kenaikan tarif Commuter Line oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dinilai dapat mengancam kesejahteraan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah. Wacana tersebut juga akan menempatkan masyarakat Jabodetabek pada tantangan baru dan berpotensi mengancam kesejahteraan ekonomi mereka. Hal tersebut pun lantas menuai sorotan dari Anggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat. “Kenaikan tarif KRL Jabodetabek akan memberikan […]

  • Rieke Diah Pitaloka Minta Akses Lintas Udara Perlu Dikaji Secara Hati-hati dan Berdaulat

    Rieke Diah Pitaloka Minta Akses Lintas Udara Perlu Dikaji Secara Hati-hati dan Berdaulat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    msinews.com- Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa letter of intent over flight clearance merupakan usulan dari pihak Amerika Serikat dan saat ini masih dalam tahap pembahasan internal pemerintah Indonesia. Isu ini juga mencuat dalam pertemuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon, yang turut membahas akses lintas udara bagi […]

expand_less