Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dari Komitmen Global Menuju Aksi Lokal: GFSR ke-3 Soroti Peran Komunitas dan Kearifan Lokal

Dari Komitmen Global Menuju Aksi Lokal: GFSR ke-3 Soroti Peran Komunitas dan Kearifan Lokal

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Pelaksanaan The 3rd Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR) resmi ditutup dengan menghasilkan rumusan penting untuk mengubah komitmen global menjadi aksi nyata di tingkat lokal. Resiliensi kini tidak lagi dipandang sebagai agenda kebijakan yang terpisah, melainkan hasil dari integrasi antara aksi iklim, pengurangan risiko bencana, dan pembangunan berkelanjutan.

Menutup GFSR ke-3, Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Dr. Raditya Jati memulai dengan pembelajaran 20 tahun gempa Yogyakarta, yang terjadi pada 2006 silam. Forum ini menekankan bahwa pemulihan tidak hanya sebatas membangun kembali infrastruktur fisik. Konsep kearifan lokal seperti _Hamemayu Hayuning Bawana_ terbukti menjadi nilai fundamental yang memperkuat hubungan, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama di tengah masyarakat melalui gotong royong.

Dalam salah satu sesi diskusi utama, para pembicara menyoroti perubahan paradigma secara mendasar. Komunitas tidak boleh lagi dianggap sebagai objek dari program kebencanaan.

“Komunitas harus diakui sebagai subjek pemulihan, bukan sekadar penerima bantuan
yang pasif” ujar Deputi Raditya Jati, Kamis (10/9).

Keberhasilan pemulihan pascabencana juga ditekankan untuk diukur dari berbagai aspek kehidupan masyarakat yang lebih komprehensif, melampaui statistik pembangunan fisik.

“Pemulihan juga harus diukur dari, bukan hanya membangun kembali rumah, sekolah,
atau jalan, tetapi juga memulihkan mata pencaharian, fungsi layanan, keamanan
komunitas, pengurangan kerentanan, dan penguatan institusi,” ujar Deputi.

Di samping itu, forum ini juga menyoroti pentingnya inklusi sosial sebagai sumber kapasitas resiliensi. Penyandang disabilitas, seperti yang ditunjukkan oleh komunitas Difagana, bukanlah sekadar kelompok rentan yang butuh perlindungan, melainkan aktor dan pemimpin ketangguhan di wilayah mereka sendiri.

Terkait pemanfaatan teknologi dan sistem informasi risiko, para ahli sepakat bahwa secanggih apapun perangkat yang digunakan, pusatnya harus tetap pada manusia penggunanya.

“Teknologi berhasil ketika orang memahaminya, memercayainya, memeliharanya, dan menggunakannya untuk bertindak,” imbuh Raditya Jati.

Selain itu, aspek pendanaan turut dibahas secara mendalam. Diperlukan perubahan sistem pembiayaan untuk mendukung kesiapsiagaan investasi pada pengurangan risiko.

“Pembiayaan kreatif bukan sekadar instrumen keuangan baru. Ini adalah mobilisasi strategis sumber daya, aset lokal, pengetahuan, institusi, dan mekanisme pembiayaan seputar tujuan ketangguhan bersama,” kata Deputi BNPB.

Refleksi Akhir: Menyelaraskan Dampak

Keberhasilan dampak resiliensi tercapai ketika komitmen global membentuk sistem nasional, lalu sistem tersebut memfasilitasi investasi lokal, dan masyarakat menggabungkan pengetahuan, kearifan lokal, teknologi, serta pembiayaan untuk bertindak sebelum ancaman berubah menjadi bencana.

“Dampak yang selaras tercapai ketika komitmen global membentuk sistem nasional,
sistem nasional memungkinkan investasi dan pembiayaan lokal, dan komunitas
menggabungkan pengetahuan, kepercayaan, kearifan lokal, kemitraan, teknologi, dan
keuangan untuk bertindak sebelum ancaman menjadi bencana,” tutup Deputi Raditya.

Dengan berakhirnya GFSR ke-3 ini, langkah selanjutnya yang ditekankan adalah memastikan implementasi dan institusionalisasi dari sistem-sistem tersebut, mengubah pendekatan percontohan lokal menjadi sistem berskala besar yang diadopsi dalam anggaran dan kebijakan nasional.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lestari Moerdijat : Hari Raya Idul Fitri u Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa

    Lestari Moerdijat : Hari Raya Idul Fitri u Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta– Wakil Ketua MPR Dr. Lestari Moerdijat mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Idul Fitri 1446 H untuk perokoh  persatuan setiap anak bangsa sebagai modal untuk menjawab berbagai tantangan demi mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik di masa datang. “Di tengah beragam tantangan yang ada, momentum Hari Raya Idul Fitri 1446 H tahun ini […]

  • Garuda Indonesia Bangun Kolaborasi Perluas Pelayanan The Prestige Service di Bandara Ngurah Rai

    Garuda Indonesia Bangun Kolaborasi Perluas Pelayanan The Prestige Service di Bandara Ngurah Rai

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Denpasar,Infomsi.org-Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, Perusahaan Maskapai nasional Garuda Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan berbagai nilai tambah bagi pengguna jasa. Salah satunya dengan mengembangkan layanan premium “The Prestige Service”. Untuk itu, Garuda Indonesia menggandeng perusahaan otomotip PT.BMW Indonesia berinisiasi untuk memperluas jangkauan layanan tersebut di beberapa kota besar Indonesia. Program ini guna […]

  • DPRD Sumsel: DKSS Tuan Rumah Munas Dewan Kesenian se-Indonesia

    DPRD Sumsel: DKSS Tuan Rumah Munas Dewan Kesenian se-Indonesia

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com -Dewan Kesenian Sumatra Selatan (DKSS) mendapat tantangan dari Ketua DPRD Sumsel untuk menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional Dewan Kesenian se-Indonesia “Usulan ini timbul pada pertemuan antara DKSS dan Ketua DPRD Sumatra Selatan di gedung DPRD Sumsel,” ungkap Ketua DKSS Iqbal Rudianto, S.T., Kamis (10/10/2024). Pria akrab disapa Didit mengatakan, selain silahturahmi dalam pertemuan […]

  • IHW Ramaikan Bulan Solidaritas Palestina dengan Sosialisasi Fatwa Boikot Produk Israel di Cirebon

    IHW Ramaikan Bulan Solidaritas Palestina dengan Sosialisasi Fatwa Boikot Produk Israel di Cirebon

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Cirebon,msinews.com – Dalam rangka mendukung Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2024 dan menggencarkan gerakan boikot terhadap produk Israel dan afiliasinya, Indonesia Halal Watch (IHW) akan mengadakan kegiatan bertajuk “Bulan Palestina dengan Sosialisasi Fatwa MUI atas Boikot Produk Israel dan Afiliasinya”. Acara yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Solidaritas Internasional Bersama Rakyat Palestina ini akan dilaksanakan pada […]

  • Tutup Usia di 90 Tahun, Ini Profil Kwik Kian Gie,Mantan Menko Ekonomi Era Presiden Gus Dur

    Tutup Usia di 90 Tahun, Ini Profil Kwik Kian Gie,Mantan Menko Ekonomi Era Presiden Gus Dur

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Mantan Menteri Koodinator Bidang Ekonomi, keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) Kwik Kian Gie meninggal dunia pada Senin (28/7/2025). Pria kelahiran Pati pada 11 Januari 1935 tersebut meninggal dunia pada usia 90 tahun. Kabar meninggalnya Kwik Kian Gie dikonfirmasi politikus senior PDI-P, Andreas Hugo Pareira. “Ya betul, 28 Juli 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, dalam usia […]

  • BupatI Pemalang Ditangkap KPK, Ini Kronologinya

    BupatI Pemalang Ditangkap KPK, Ini Kronologinya

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi ) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Terkini,lembaga antirasuah kembali menangkap Bupati Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro,Selasa 28 Juli 2026. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil  Ketua KPK,Fitron Rohcahyanto kepada wartawan di Jakarta. “Benar,” kata Fitroh Rohcahyanto ketika dikonfirmasi wartawan terkait OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Rabu […]

expand_less