Presiden Prabowo Kabulkan Permintaan Gubernur NTT, Siapkan Kapal Fery dan 10.000 Tenda Sekolah di Palu’e
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto mengabulkan permintaan Gubernur NTT,Melki Laka Lena terkait permintaan kebutuhan sarana transportasi dan papan atau tempat tinggal para pengungsi di Kecamatan Palu’e Kabupaten Sikka, Provinsi Kepulauan Nusa Tenggara Timur, pasca Gempa Flores 15 Agustus 2026.
Permintaan tersebut disampaikan Melki dalam rapat terbatas secara daring bersama Presiden Pabowo, pimpinan TNI-Polri, dan tujuh kepala daerah di Flores.
Adapun salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan adalah 10.000 unit tenda untuk mendukung kegiatan belajar mengajar karena banyak ruang kelas rusak akibat gempa.
Selain itu, Melki juga meminta satu kapal feri untuk mendukung distribusi bantuan dan transportasi warga dari Maumere menuju Pulau Palu’e, Kabupaten Sikka, yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah.
“Alasannya, feri yang selama ini melayani ke Palu’e akan masuk dock. Palu’e adalah sebuah pulau yang paling terdampak gempa Flores, Bapak Presiden,” kata Melki.
Melki juga meminta dukungan pesawat dan kapal bagi operasional TNI-Polri, relaksasi biaya pendidikan dan pembayaran pinjaman warga terdampak, serta tambahan fasilitas kesehatan bagi rumah sakit dan puskesmas.
“Semua ini penting untuk mengungkit kembali geliat ekonomi di Flores,” ujarnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Prabowo menginstruksikan pengadaan 10.000 tenda sekolah, dua kapal patroli yang bersiaga di NTT untuk kebutuhan TNI-Polri, serta satu kapal feri khusus melayani Palu’e.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kapal feri milik PT ASDP Indonesia Ferry yang diminta Melki telah disiapkan dan akan dikirim dari Surabaya pada Selasa (8/9/2026).
“Izin Bapak Presiden, untuk kapal ferry sudah kami siapkan, dan per tanggal 8 besok akan kami kirimkan ke lokasi seperti permintaan Gubernur, dari Surabaya,” tegas Dudy.
Terkait hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terdapat 12 kapal Polri di sekitar Flores dan NTT yang dapat digunakan untuk distribusi bantuan dan transportasi warga. Pemerintah daerah NTT juga diperbolehkan memanfaatkan kapal-kapal tersebut.
Untuk itu, Presidem Prabowo meminta Pemprov NTT terus berkoordinasi jika terdapat kebutuhan mendesak lainnya.
“Pak Gubernur, kalau ada keperluan mendesak lagi, segera laporkan,” tegasnya. **
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar