Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Pacu Kinerja dan Inovasi Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali Batch II 2026

Pacu Kinerja dan Inovasi Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali Batch II 2026

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MSINEWS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi melalui kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali. Kegiatan tersebut digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (28/8/2026).

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong Pemda untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan berbagai inovasi bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, program apresiasi tersebut sebelumnya telah dilaksanakan melalui Batch I dengan sejumlah kategori penilaian. Adapun kategori penilaian pada Batch II di antaranya Implementasi Program 3 Juta Rumah, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Memasuki Batch II, Kemendagri memperluas cakupan kategori penilaian dengan melibatkan kementerian terkait. Salah satunya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang memberikan perhatian terhadap sektor perumahan.

Mendagri menjelaskan, sektor perumahan menjadi salah satu perhatian penting pemerintah mengingat masih terdapat persoalan backlog perumahan yang besar. Pemda dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pembangunan perumahan. Hal itu antara lain melalui kemudahan perizinan dan dukungan terhadap para pengembang.

“Karena dari APBN [dan] APBD enggak akan mungkin bisa menyelesaikan backlog 30 juta masyarakat yang tidak memiliki rumah atau rumah yang tidak layak. Itu pemerintah hanya bisa memberikan stimulus, tapi dorongan terbesarnya adalah para pengusaha,” ujar Mendagri.

Selain sektor perumahan, Batch II juga memberikan perhatian terhadap bidang kesehatan, pendidikan, dan kebersihan lingkungan. Penilaian tersebut diarahkan untuk melihat sejauh mana Pemda mampu menghadirkan pelayanan dasar dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Ia menegaskan, apresiasi tersebut bukan semata-mata mengenai penghargaan yang diterima, melainkan menjadi sarana untuk memberikan motivasi sekaligus menunjukkan praktik-praktik baik yang telah dilakukan berbagai daerah. “Selamat kepada rekan-rekan yang mendapat penghargaan dan bagi yang belum beruntung masih ada batch III, yang mudah-mudahan bisa memotivasi bekerja lebih keras,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan apresiasi juga memberikan gambaran bahwa banyak kepala daerah memiliki inovasi, kreativitas, serta komitmen dalam bekerja untuk kepentingan masyarakat. “Banyak yang bagus, banyak yang cerdas-cerdas, banyak yang kreatif yang betul-betul bekerja untuk rakyat, dan ini kita buktikan dengan kegiatan kita hari ini,” jelasnya.

Adapun daftar pemenang penghargaan Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten. Tingkat kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Madiun. Tingkat kota, yaitu Kota Bogor, Kota Surabaya, dan Kota Cilegon.

Kemudian, Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat provinsi, yakni Provinsi Bali dan Provinsi DKI Jakarta. Untuk tingkat kabupaten, yakni Kabupaten Rembang, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Klungkung. Kemudian, tingkat kota, yaitu Kota Mojokerto, Kota Tegal, dan Kota Surabaya.

Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan untuk tingkat provinsi, yakni Provinsi D.I. Yogyakarta dan Provinsi Bali. Tingkat kabupaten, yakni Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Magetan. Untuk tingkat kota, yakni Kota Salatiga, Kota Blitar, dan Kota Madiun.

Kemudian, Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri untuk tingkat provinsi, yaitu Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah. Kemudian, tingkat kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Ciamis. Kemudian, untuk tingkat kota, yaitu Kota Malang, Kota Blitar, dan Kota Surabaya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir, gubernur dan bupati/wali kota se-Jawa-Bali, serta pejabat terkait lainnya. **

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas HAM

    Komnas HAM Minta KPU RI Segera Koreksi Data Suara Pemilu

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengajukan permintaan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk menyediakan data perolehan suara yang akurat, mengingat hal tersebut merupakan hak masyarakat dalam mendapatkan informasi yang benar. Wakil Ketua Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi, menegaskan bahwa ini merupakan bagian dari keterbukaan. Baca juga : Gugatan Praperadilan […]

  • Bumdes NAS Tebat Agung Sosialisasikan Bank Sampah, “Memilah Sampah menjadi Emas”

    Bumdes NAS Tebat Agung Sosialisasikan Bank Sampah, “Memilah Sampah menjadi Emas”

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Muaraenim, msinews.com – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam naungan Pemerintahan Desa (Pemdes) Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim membuat terobosan dengan membuat sampah menjadi berdaya guna. Bumdes Nas Tebat Agung menggelar sosialisasi Bank Sampah. Sosialisasi bertema “Memilah Sampah menjadi Emas” secara resmi dibuka oleh Kades Tebat Agung Kecamatan Rambang Niru Riswandi Ahmadnudin. […]

  • Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

    Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk terus meningkatkan integritas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu). Upaya tersebut dapat dilakukan dengan memperkuat aspek pencegahan, sejalan dengan ungkapan “keep them out of jail”. “Jadi keberhasilan itu bukan banyak-banyaknya memutus dan menemukan kesalahan, tapi dengan adanya orang yang tidak masuk […]

  • Warga Soway Terima Bantuan CSR Tahap 2 dari Perusahan Lokal Buntuni

    Warga Soway Terima Bantuan CSR Tahap 2 dari Perusahan Lokal Buntuni

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Bintuni, msinews.com- Masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat menerima dana bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kumapa Soway Bersaudara dan PT Lut Putra Solder bersatu. Dana tersebut dibagikan kepada masyarakat di beberapa distrik Kabupaten Teluk Bintuni. Adapun,bantuan tersebut, berupa paket beras, minyak goreng, dan uang tunai senilai satu juta rupiah, didistribusikan kepada masyarakat […]

  • Pembelian Alutsista Bekas Menuai Kontroversi: TKN Prabowo-Gibran ‘Belum Tentu Tak Layak’

    Pembelian Alutsista Bekas Menuai Kontroversi: TKN Prabowo-Gibran ‘Belum Tentu Tak Layak’

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Osco Olfriady, mengklarifikasi kontroversi terkait kebijakan pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) bekas oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Osco Olfriady menegaskan bahwa tidak semua alutsista bekas itu tidak layak pakai, dengan alasan bahwa dalam dunia teknologi, mesin memiliki umur produktivitasnya. “Dalam dunia […]

  • Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira: Banyak Optimisme dari Presiden, Tapi Realisasinya Harus Diperhatikan

    Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira: Banyak Optimisme dari Presiden, Tapi Realisasinya Harus Diperhatikan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara visi besar Presiden dengan realitas implementasi di lapangan. Hal itu disampaikan dalam diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (20/8/2025), menyikapi pidato Presiden dalam Sidang Tahunan MPR. Andreas mengungkapkan, pihaknya baru saja menyelesaikan pembahasan Pokok-Pokok Haluan Negara […]

expand_less