Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Beban Biaya Rp713 Miliar Penerbangan Haji Disorot DPR

Beban Biaya Rp713 Miliar Penerbangan Haji Disorot DPR

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 380
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Anggota Komisi VIII DPR RI,Hj. Mahdalena mempertanya kan beban tambahan sebesar Rp713 miliar akibat kenaikan biaya penerbang an dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Ia meminta Kementerian Haji dan Umrah RI membuka perjanjian atau kontrak dengan pihak penerbangan untuk memastikan dasar pembebanan biaya tersebut.

Mahdalena menyebut, nilai tambahan biaya tersebut bukan jumlah yang kecil sehingga perlu diperiksa secara menyeluruh, terutama terkait kesepakatan harga yang telah dibuat sebelum penyelenggaraan ibadah haji.

“Agak tidak rasional menurut saya kalau hari ini kita dibebankan untuk membayar Rp713 miliar. Ini bukan Rp71 juta, tetapi Rp713 miliar. Ini hampir dananya Rp1 triliun,” kata Mahdalena dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Haji dan Umrah RI serta rapat dengar pendapat dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), di Ruang Rapat Komisi VIII, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Wakil rakyat dari Fraksi PKB itu menegaskan bahwa, Komisi VIII perlu mengetahui secara rinci isi perjanjian antara Kementerian Haji dan Umrah dengan pihak penerbangan, termasuk ketentuan mengenai perubahan harga.

Menurutnya, bahwa hal tersebut diperlukan untuk memastikan kenaikan biaya memiliki dasar yang jelas dan tidak serta-merta dibebankan kepada negara.

“Saya ingin melihat dan kita juga di Komisi VIII harus membaca apa sebenarnya isi perjanjian. Kok bisa secara sepihak ketika ada kenaikan harga avtur, pihak penerbangan baik itu Saudi Airlines dan Garuda Airlines seenaknya saja menaikkan harga,” ujarnya.

Lanjut Mahdalena, apabila sejak awal telah terdapat kesepakatan harga dalam nota kesepahaman (MoU) atau kontrak, setiap perubahan harga seharusnya memiliki dasar dan mekanisme yang jelas.

“Ketika Kementerian Haji membuat MoU dengan penerbangan, tentu ada deal-deal di sana, ada harga yang ditetapkan. Kalau dalam perjalanan ada kenaikan harga, harusnya tidak terbebani,” katanya.

Tak hanya itu, Mahdalena  juga mempertanyakan mekanisme yang berlaku apabila pada tahun berikutnya harga bahan bakar penerbangan mengalami penurunan.

Sehingga, menurutnya, perlu ada kejelasan mengenai kemungkinan pengembalian kelebihan biaya yang sebelumnya dibebankan kepada negara.

“Kalau misalnya tahun depan harga avturnya turun, apa iya mereka akan kembalikan dana ini ke kas negara?” ujar Mahdalena.

Ia juga menyoroti anggaran perlengkapan jemaah haji yang disebut mencapai hampir Rp6 miliar. Ia meminta Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan rincian harga setiap barang, termasuk koper dan tas ransel.

“Bukan semata-mata kita ini ingin kepoin secara satu per satu, tetapi penting agar dalam rangka peningkatan kualitas barang-barang yang akan diterima oleh jemaah haji kita,” ungkapnya.

Untuk itu, Mahdalena mengingatkan, kualitas perlengkapan jemaah perlu menjadi perhatian karena sebelumnya terdapat keluhan mengenai koper yang rusak sebelum digunakan serta tas ransel yang harus diperbaiki berulang kali.

“Jangan sampai kejadian seperti kemarin, kopernya belum dipakai, kopernya sudah pecah. Tas ranselnya belum sampai di Makkah-Madinah, jemaah itu harus dijahit berkali-kali agar hasilnya bisa kuat,” tegasnya mengingatkan.

Oleh karena itu,ia meminta rincian harga dan spesifikasi perlengkapan tersebut disampaikan kepada Komisi VIII sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan haji sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Oleh sebab itu, Mahdalena meminta penjelasan mengenai penggunaan nilai manfaat dana haji untuk operasional penyelenggaraan haji. Ia menyoroti alokasi nilai manfaat untuk pelayanan jemaah haji sebesar Rp6,5 triliun dengan realisasi Rp6,4 triliun, serta alokasi operasional haji sekitar Rp97 miliar dengan realisasi Rp57 miliar.

“Saya heran, kenapa kok nilai manfaat ini kan harusnya khusus untuk jemaah haji, bukan untuk operasional haji. Kalau ini diambil dari nilai manfaat untuk operasional haji, berarti double dong,” tegasnya.

Biaya operasional haji sejatinya telah dialokasikan melalui APBN sehingga perlu ada kejelasan apabila terdapat penggunaan nilai manfaat untuk kebutuhan serupa.

“Operasional haji setahu saya itu diambil dari APBN. Kalau diambil lagi dari nilai manfaat, ini bukannya double?”tutup legislator dari daerajmh pemikihan Nusa Tenggara Barat I (NTB I) yang meliputi Pulau Sumbawa (Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima) itu.

Editor : tim redaksi/dsl.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD RI : 26 RUU Tentang Kabupaten/Kota Harus Memperhatikan Karakteristik Daerah

    DPD RI : 26 RUU Tentang Kabupaten/Kota Harus Memperhatikan Karakteristik Daerah

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komite I DPD RI memandang bahwa 26 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kabupaten/Kota harus berpihak kepada daerah pada segala aspeknya. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komite I DPD RI Filep Wamafma saat memberikan pandangan pada rapat kerja pembahasan Tingkat I atas 26 (dua puluh enam) Rancangan Undang-Undang tentang Kabupaten/Kota yang telah dibahas secara tripartit antara DPR […]

  • Kabid Perpustakaan Parlemen RI Terima Kunjungan Delegasi Korsel

    Kabid Perpustakaan Parlemen RI Terima Kunjungan Delegasi Korsel

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Deputi Bidang Persidangan Setjen DPR RI Suprihartini  didampingi Kepala Bagian Perpustakaan Sekretariat Jenderal DPR RI, Muhammad Yus Iqbal, menerima kunjungan delegasi dari Perpustakaan Parlemen Nasional Republic of Korea (RoK) atau Korea Selatan (Korsel). Keduanya memiliki kesamaan misi antarparlemen dari dua negara ini mendukung Parlemen untuk dapat menjadikan perpustakaan yang maju di masa depan. “Mereka berkunjung […]

  • Prabowo

    Prabowo Subianto Sampaikan Pesan Penting ‘Para Pemuda Jangan Suka Bully

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, memberikan pesan penting kepada para pemuda dalam acara “Suara Muda Indonesia untuk Prabowo Gibran” di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu. Ketika sambutannya, Prabowo mengingatkan pemuda untuk tidak melakukan perundungan atau bullying terhadap siapapun. Ia berbagi pengalaman masa kecilnya saat ia sendiri pernah melakukan […]

  • KPK Periksa Asisten

    KPK Periksa Asisten Pribadi Eddy Hiariej dan Advokat, Kasus Suap di Kemenkumham

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap asisten pribadi mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej, yaitu Yogi Arie Rukmana, dan advokat Yosi Andika Mulyadi sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan administrasi tanpa prosedur di Kementerian Hukum dan HAM. Baca Juga : Pembelian Alutsista […]

  • Tok, DPR RI Tetapkan Keanggotaan Pansus RUU Paten

    Tok, DPR RI Tetapkan Keanggotaan Pansus RUU Paten

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR.RI)  menetapkan keanggotaan Pansus Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 13 tahun 2016 tentang Paten. Hal itu disampaikannya berdasarkan hasil rapat konsultasi pengganti rapat Badan Musyawarah DPR RI antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi tanggal 25 Maret 2024. Demikian kata wakil Ketua DPRI RI,Sufmi Dasco Ahmad. “Hasil rapat […]

  • Optimis, Hj.Novita Hardini akan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Seni di Indonesia di Senayan 

    Optimis, Hj.Novita Hardini akan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Seni di Indonesia di Senayan 

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Hj. Novita Hardini Mochamad, S.E., M.E., anggota DPR RI terpilih dari Fraksi PDI-Perjuangan, Dapil Jawa Timur VII optimis dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat sebagaimana peran dan tugasnya sebagai seorang Legislatif di DPR Pusat. Berangkat dari Seni Peran, Novita berkomitmen memperjuangkan apa yang dititipkan konstituennya. “Sebagai perempuan, saya merasakan campur aduk menjelang hari ini. Ada ketakutan […]

expand_less