Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 56 Tahun Wafatnya Bung Karno : Dari Gedung Indonesia Menggugat, Seruan Perang Melawan Korupsi Pangan dan Penguatan Tata Kelola Program MBG

56 Tahun Wafatnya Bung Karno : Dari Gedung Indonesia Menggugat, Seruan Perang Melawan Korupsi Pangan dan Penguatan Tata Kelola Program MBG

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

”Politikus PDI Perjuangan,Dr. Rieke Diah Pitaloka dikenal sebagai salah satu tokoh peremmpuan yang secara konsisten menggaungkan dan merawat Pancasila. Ia kerap menyuarakan bahwa Pancasila bukanlah sekadar hafalan, melainkan “ilmu amaliah” yang harus menjadi fondasi hidup dan diimplementasikan dalam berbagai kebijakan publik dan keadilan sosial. Momen Peringatan 56 tahun wafatnya sang Proklamator, Ir.Sukarno 21 Juni 2026, Ia kembali merefleksikan nilai-nilai agung Pancasila dalam situasi Indonesia saat ini. ”

MSINEWS.COM-Tepat  pada 21 Juni 2026, bangsa Indonesia memperingati 56 tahun wafatnya Proklamator Republik Indonesia, Ir. Sukarno. Momen bersejarah ini menjadi pengingat atas perjuangan, pemikiran, dan keberanian Bung Karno dalam membela kemerdekaan dan kedaulatan bangsa, termasuk melalui pledoi monumental Indonesia Menggugat yang disampaikan pada tahun 1930 di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung.

Dalam peringatan yang berlangsung di Gedung Indonesia Menggugat, ditegaskan bahwa pledoi yang dibacakan Bung Karno 96 (1930) tahun lalu bukan semata-mata pembelaan hukum terhadap dirinya, melainkan sebuah pembelaan hakiki terhadap cita-cita Indonesia Merdeka dan perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan.

Peringatan wafat Bung Karno tahun ini sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa penjajahan tidak selalu hadir dalam bentuk kolonialisme klasik. Di era modern, berbagai praktik korupsi yang merampas hak rakyat dinilai sebagai bentuk baru dari penjajahan yang mengancam kedaulatan bangsa.

Dalam konteks tersebut, perhatian khusus diarahkan pada dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang dirancang untuk memenuhi hak dasar rakyat atas pangan dan gizi tersebut dipandang sebagai amanat konstitusi yang harus dijalankan secara bertanggung jawab dan bebas dari praktik penyimpangan.

Pernyataan yang disampaikan dari Gedung Indonesia Menggugat menegaskan bahwa penyalahgunaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dipandang hanya sebagai tindak pidana korupsi biasa. Praktik tersebut dinilai sebagai tindakan yang merampas hak rakyat atas pangan serta merupakan pengkhianatan terhadap amanat konstitusi dan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan.

“MBG adalah amanat konstitusional untuk memenuhi hak dasar rakyat, dan ketika anggarannya dibelokkan, itu bukan sekadar tindak pidana, melainkan pengkhianatan terhadap konstitusi dan perjuangan kemerdekaan,” demikian ditegaskan oleh Dr. Rieke Diah Pitaloka, politisi perempuan dari Partai Demokrasi Indonsia Perjuangan dalam refleksinya.

Selain penegakan hukum terhadap para pelaku, disampaikan pula bahwa pembenahan sistemik harus menjadi bagian utama dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor pangan. Menurut pernyataan tersebut, membongkar individu yang terlibat saja tidak cukup apabila sistem yang memungkinkan terjadinya penyimpangan tetap dipertahankan.

Secara khusus, disampaikan tuntutan agar pemerintah mencabut Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 dan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang dinilai membuka ruang kebocoran anggaran dan melemahkan perlindungan terhadap hak gizi masyarakat.

“Karena itu, membongkar pelaku saja tidak cukup. Sistem yang menjadi sarang mafia pangan juga harus dibongkar. Sikap kami tegas: cabut Perpres 83 Tahun 2024 dan Perpres 115 Tahun 2025 yang terbukti membuka celah kebocoran anggaran dan pengkhianatan terhadap hak gizi rakyat,” bunyi pernyataan tersebut.

Bung Karno saat membacakan pleidoi 1930 di Gedung Indonesia Menggugat-Bandung.foto;dok.istimmewa

Di sisi lain, disampaikan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis melalui penerbitan regulasi baru yang lebih kuat dan komprehensif.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional yang baru perlu segera diterbitkan guna menjamin keterpaduan kebijakan dari hulu hingga hilir, mencakup aspek perencanaan, pengadaan berbasis potensi lokal, distribusi yang transparan, serta pengawasan publik yang partisipatif.

Menurut pernyataan tersebut, Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas nasional harus tetap dilanjutkan karena memiliki nilai strategis bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Namun demikian, keberlanjutan program harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

“Program prioritas nasional ini harus terus berjalan, tetapi dengan tata kelola yang bersih dan bebas korupsi,” tegas pernyataan tersebut.

Dalam kesempatan itu juga diingatkan kembali relevansi pesan Bung Karno dalam pledoi Indonesia Menggugat, yang hingga saat ini dianggap tetap menjadi pedoman moral dalam penegakan hukum dan perjuangan melawan ketidakadilan.

Kondisi Terkini Gedung Indonesia Menggugat. Foto; istimewa

Sebagaimana dikutip dalam pernyataan tersebut, Bung Karno pernah menegaskan:

“Kami bukan hendak melawan hukum, tetapi kami hendak menegakkan hukum yang sebenar-benarnya.”

Mengacu pada semangat tersebut, masyarakat diajak untuk memperkuat komitmen dalam memerangi korupsi, khususnya korupsi yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat. Korupsi pangan dipandang bukan semata persoalan administrasi atau kerugian keuangan negara, melainkan ancaman langsung terhadap kedaulatan rakyat dan masa depan bangsa.

Pernyataan tersebut menyerukan agar aparat penegak hukum mengusut secara tuntas dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis, membongkar praktik korupsi yang terkait dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta menindak berbagai praktik korupsi di sektor imigrasi.

“Di hari wafat Sang Proklamator, mari bulatkan tekad: perang melawan korupsi pangan adalah perang mempertahankan kedaulatan rakyat. Lanjutkan programnya, hapus celahnya, usut tuntas korupsi MBG, bongkar korupsi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, bongkar korupsi imigrasi, tangkap dan adili seberat-beratnya,” demikian seruan yang disampaikan.

Sebagai penutup, disampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto terus diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanat konstitusi serta memimpin upaya perbaikan tata kelola pemerintahan.

“Pak Prabowo, terus sehat dan semangat. Kembalikan Indonesia ke jalan konstitusi, ke semangat dalam pledoi Indonesia Menggugat,” imbuh .**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri: Pelaksanaan Retret Mampu Bangun Ikatan Emosional Antar-Kepala Daerah

    Mendagri: Pelaksanaan Retret Mampu Bangun Ikatan Emosional Antar-Kepala Daerah

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, pelaksanaan Retret di Magelang telah mampu membangun ikatan emosional (chemistry) antarkepala daerah. Pasalnya, dalam suatu sesi, kepala daerah berkumpul dalam kelompok untuk menerima materi sekaligus saling mengenal satu sama lain. Hal ini pula yang terjadi pada sesi diskusi antarkepala daerah di Wilayah Papua dan Maluku. Dalam […]

  • Penebalan Bansos Cair Bulan Juni, Gus Ipul: Ini Bentuk Atensi Presiden ke Masyarakat

    Penebalan Bansos Cair Bulan Juni, Gus Ipul: Ini Bentuk Atensi Presiden ke Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Penebalan Bantuan Sosial (Bansos) Sembako sebagai bagian dari paket stimulus yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat dan memicu pertumbuhan ekonomi mulai disalurkan bulan Juni ini. “Kita luncurkan juga di bulan Juni ini penebalan bansos, tambahan untuk mereka yang menerima sembako/BPNT, Bantuan Pangan Non Tunai sebesar Rp200 ribu dikali dua bulan, […]

  • BREAKING NEWS, Pesawat Latih Jatuh di BSD, 3 Orang Tewas, 2 Masih Terjebak

    BREAKING NEWS, Pesawat Latih Jatuh di BSD, 3 Orang Tewas, 2 Masih Terjebak

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Tangerang,msinews.com- Kabar duka dari industri penerbangan Indonesia. Sebuah pesawat latih dikabarkan jatuh di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu (19/5/2024) sekitar pukul 14.00 WIB. Dikutip TimeIndonesia, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan, atas peristiwa tersebut terdapat korban tewas. “Korban tiga orang meninggal, dua masih […]

  • Badan Legislasi Sepakat RUU Khusus Jakarta Dibawa ke Paripurna

    Badan Legislasi Sepakat RUU Khusus Jakarta Dibawa ke Paripurna

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar rapat pengambilan keputusan terkait Rancangan Undang-Undang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (RUU PDKJ). Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas, memimpin pengambilan keputusan yang menarik perhatian dengan hasil akhir yang menunjukkan delapan dari sembilan fraksi setuju RUU tersebut dibawa ke rapat paripurna DPR. Baca juga : AHY Tekankan […]

  • Dari Nusakambangan, Sekjen Kemnaker Tegaskan Pemagangan Jadi Jalan Masuk Kerja Lulusan Baru

    Dari Nusakambangan, Sekjen Kemnaker Tegaskan Pemagangan Jadi Jalan Masuk Kerja Lulusan Baru

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 269
    • 0Komentar

      Msinews.com – Program Pemagangan Nasional dinilai menjadi solusi konkret bagi lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi yang kesulitan menembus dunia kerja akibat minim pengalaman kerja. Hal ini ditegaskan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi saat meninjau langsung pelaksanaan pemagangan di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kawasan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jumat (23/1/2026). […]

  • Mari, Berwisata ke “Negeri Sayur Sukomakmur Magelang”, Prabowo Posting Gambar Ini

    Mari, Berwisata ke “Negeri Sayur Sukomakmur Magelang”, Prabowo Posting Gambar Ini

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Magelang,msinews.com– Ada tawaran wiata alternatif bagi mereka yang ingin memanfaatkan Liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Tawaran itu datang dari masyarakat petani di Sukomakmur,Kabupaten Magelang,Jawa Tengah. Apa itu? Bagi mereka yang sudah merencanakan untuk pigi-pigi ke luar negeri atau ke Bali dan lainnya, tak jadi soal karena sudah persiapkannya jauh-jauh hari. Namun,bagi mereka yang […]

expand_less