Catat, 11.030 KDMP Rampung, Siap Beroperasi
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAUMERE,MSINEWS.COM-Menteri Koperasi [Menkop] RI ,Dr. Ferry Juliantono, SE. Ak, M.Si, menegaskan bahwa saat ini sebanyak 11.030 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih [KDMP] telah rampung dibangun dan akan memulai beroperasi.
Pernyataan itu disampailan saat menjadi nara sumber pada acara dialog bersama para pengurus KDMP di Kantor Pusat KSP Obor Mas, Maumere,Kabupaten Sikka Provinsi Kepualauan Nusa Tenggara Timur-NTT,Jumat [29/5/2026].
Menkop juga dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat Anggota Tahunan [RAT] Tahun Buku 2025 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Obor Mas salah satu Koperasi terbesar yang berdiri sejak tahun 1972 dengan aset mencapai 1,5 triliun itu,Sabtu [30/5/2026].
Dalam kesempatan itu, Menteri Ferry Juliantono mengatakan bahwa, perkembangan KDKMP sejak tahap awal hingga saat ini yang memasuki tahap operasional.
“Per hari ini, yang sudah rampung dibangun seratus persen ada 11.030 KDKMP dan siap beroperasi,” kata Ferry Juliantono.
Dijelaskan, pengoperasian 11.030 KDKMP yang dilengkapi fasilitas mulai dari bangunan gudang, gerai dan alat perlengkapan ini untuk melayani kebutuhan dasar anggota dan masyarakat, menuju cita-cita Koperasi ssbagai soko guru perekonomian nasional.
Selain itu terdapat 37.000 KDKMP yang tengah dalam tahap pembangunan fisik diatas tanah milik pemerintah.
“Semoga di bulan Agustus tahun ini sudah ada 22.000 bangunan KDKMP yang dilengkapi gudang, gerai dan perlengkapan lainnya sesuai target dan harapan Presiden Prabowo,” imbuh nya.
Meski demikian kata Ferry, tahapan operasional 11.030 unit KDKMP merupakan pekerjaan teknokratis yang harus di dukung sehingga mampu berkembang dan memberikan dampak positif terhadap anggota maupun kepada masyarakat.
“Untuk itu bukan semata-mata menjadi tugas kementerian Koperasi namun menjadi tanggung jawab bersama dari Pemerintah Pusat hingga Kepala Desa, sehingga koperasi bisa menjadi soko guru perekonomian nasional” ujar Memkop.
Lanjut dia, bahwa dalam mendukung operasional KDKMP yang menjadi Program Presiden Prabowo,
Menteri Ferry, Sejumlah Koperasi besar seperti Kopdit Obor Mas dengan sejuta pengalaman dalam mengelolah aset yang nilainya mencapai 1,6 triliun, bisa menjadi “kaka asuh” dengan memberikan pelatihan dan pendampingan administrasi dalam mengelolah KDKMP yang ada di Kabupaten Sikka.
“Kami berharap koperasi-koperasi yang besar termasuk KSP Kopdit Obor Mas bisa menjadi kaka asuh bagi KDKMP di Sikka dalam mengelolah keuangan mikro,” ujar nya berharap.
Menanggapi harapan dari Menkop Ferry Julianto, General Manager (GM) KSP Kopdit Obor Mas Leonardus Frediyanto Moat Lering, menyatakan siap menjadi kaka asuh bagi sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ada di NTT khususnya di Kabupaten Sikka.
Ia menyatakan, KSP Kopdit Obor Mas akan memberikan pendidikan dan pendampingan bagi KDKMP agar bisa mencapai cita-cita sebagaimana yang diperjuangkan para pahlawan agar Koperasi benar-benar menjadi pilar perekonomian Nasional menuju Indonesia emas.
“KSP Kopdit Obor Mas siap menjadi kaka asuh dengan akan memberikan pendidikan dan pendampingan karena itu menjadi tugas kami dalam mendukung KDKMP yang menjadi program Bapak Presiden Prabowo” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menkop Ferry Julianto didampingi oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Krisdianto Soedarmono.** Editor : domi dese/tim redaksi.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik


Saat ini belum ada komentar