Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BNPB Gerak Cepat Tangani Banjir dan Longsor di Jawa Tengah

BNPB Gerak Cepat Tangani Banjir dan Longsor di Jawa Tengah

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 302
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Msinews.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jawa Tengah dilakukan secara maksimal dan setara dengan daerah lain di Indonesia.

Pemerintah mengerahkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari operasi modifikasi cuaca hingga rencana normalisasi sungai, guna menekan risiko bencana berulang.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan, negara hadir tanpa membedakan wilayah ketika bencana terjadi. Begitu laporan diterima, jajaran BNPB langsung turun ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Masyarakat yang terdampak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai hak yang sama untuk mendapat bantuan, mendapat perhatian apalagi ketika terjadi bencana,” kata Suharyanto saat meninjau daerah terdampak di Kabupaten Kudus dan Jepara, Jumat (16/1/2026), serta Kabupaten Pati dan Demak, Sabtu (17/1/2026).

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Suharyanto berdialog langsung dengan warga terdampak. Ia memastikan kebutuhan dasar pengungsi dalam kondisi terpenuhi. Namun, masyarakat menyampaikan harapan agar dilakukan penanganan jangka panjang guna mencegah banjir kembali terjadi.

“Artinya, kebutuhan dasar terjamin, tetapi mereka meminta normalisasi Sungai Juwana supaya bencana serupa tidak terjadi di kemudian hari,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala BNPB menyatakan akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Kementerian Pekerjaan Umum. Normalisasi Sungai Juwana dinilai menjadi agenda penting dalam upaya pengurangan risiko bencana banjir di kawasan tersebut.

Suharyanto menjelaskan, banjir yang kerap melanda Jawa Tengah dipicu oleh perubahan daya dukung lingkungan. Kondisi itu membuat bencana sulit dihindari, meski pemerintah terus berupaya melakukan langkah-langkah perbaikan.

Sebagai solusi jangka pendek, BNPB telah menjalankan operasi modifikasi cuaca sesuai arahan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Nah, untuk Jawa Tengah, atas arahan dari BMKG kita lakukan (modifikasi cuaca). Dari sejak kemarin sampai sekarang ini ada satu pesawat yang terus melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” ungkapnya.

Sementara itu, solusi jangka menengah dan panjang difokuskan pada penanganan akar persoalan, termasuk normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur pendukung.

Kepala BNPB juga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi akan terus dipenuhi. Bantuan mencakup kebutuhan pangan, air bersih, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan kebersihan.

“Kalau memang nanti pemerintah kabupaten mengeluarkan anggaran dan itu anggarannya memang tidak bisa (mencukupi), itu bisa sistem reimburs diajukan pemerintah pusat lewat BNPB,” kata Suharyanto.

Di Kabupaten Kudus, Suharyanto menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, serta jajaran Forkopimda. Sementara di Jepara, ia meninjau langsung lokasi banjir dan longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, yang berada di kawasan Pegunungan Muria.

Untuk mencapai lokasi, Suharyanto harus menempuh perjalanan sekitar tujuh kilometer menggunakan sepeda motor trail karena akses jalan masih tertutup sisa longsoran. Di desa tersebut, tercatat delapan rumah rusak, 13 kepala keluarga terdampak langsung, dua warga sakit, dan tidak ada korban jiwa.

“Tolong ya, meskipun sulit, ini sudah SOP itu, kalau sudah terjadi bencana, apalagi rumahnya tadi sudah kena batu, itu mau tidak mau, suka tidak suka (harus) direlokasi,” tegasnya.

Relokasi dapat dilakukan melalui skema yang ditentukan pemerintah maupun relokasi mandiri oleh warga dengan dukungan pemerintah. BNPB akan membantu pembangunan rumah di lokasi baru yang aman.

Suharyanto juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam penanganan bencana, serta segera mengajukan dukungan tambahan ke pemerintah pusat jika diperlukan.

Selain itu, pemulihan akses transportasi menjadi perhatian utama mengingat jalur yang terdampak longsor merupakan akses vital bagi sekitar 3.500 kepala keluarga.

Dalam kunjungan di Kabupaten Pati, Suharyanto meminta pemerintah daerah dan provinsi ikut berperan aktif dalam upaya mitigasi, termasuk operasi modifikasi cuaca, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan awan tebal masih menyelimuti sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

BNPB juga meninjau dapur umum di Balai Desa Sidoharjo, Pati, serta menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Pati, banjir melanda 136 desa di 12 kecamatan, berdampak pada lebih dari 70 ribu warga, dan menyebabkan dua orang meninggal dunia akibat hanyut.

Status tanggap darurat bencana di Pati telah ditetapkan pada 10–24 Januari 2026. Anggota Komisi VIII DPR RI Sri Wulan pun mengapresiasi langkah cepat BNPB dalam menangani bencana di Kudus, Jepara, Pati, dan Demak.

“Saya akan mengawal agar bantuan terlaksana dan diwujudkan dengan baik,” ujarnya.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Unjuk Rasa, Mendagri Minta Pemda Segera Perbaiki Fasilitas Publik yang Rusak

    Imbas Unjuk Rasa, Mendagri Minta Pemda Segera Perbaiki Fasilitas Publik yang Rusak

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) segera memperbaiki fasilitas yang rusak akibat tindakan anarkistis di sejumlah daerah yang terjadi beberapa waktu terakhir. Ia menekankan agar kerusakan tersebut tidak dibiarkan terlalu lama karena dapat menimbulkan trauma bagi masyarakat. “Jangan menimbulkan, dibiarkan [fasilitas yang rusak] karena itu akan membuat trauma […]

  • Selamat Jalan Bapak Pencak Silat Dunia, Eddie Mardjoeki Nalapraya

    Selamat Jalan Bapak Pencak Silat Dunia, Eddie Mardjoeki Nalapraya

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Indonesia khususnya dan olahraga pencak silat dunia berduka. Eddie Mardjoeki Nalapraya, yang didapat sebagai Bapak pencaksilat internasional itu telah berpulang untuk selama-lamanya. Mayjen TNI (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya, tokoh besar pencak silat dan pejuang kemerdekaan Indonesia itu dikabarkan meninggal dunia di RS Pertamina Pusat Jakarta Selatan, Selasa 13 Mei 2025. Tokoh seni bela diri […]

  • Dorong Kolaborasi, Kemenko Polkam Cek Titik Rawan Premanisme di Jawa Timur

    Dorong Kolaborasi, Kemenko Polkam Cek Titik Rawan Premanisme di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com– Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan komitmen nyata dalam memberantas premanisme dan pungutan liar (pungli) yang marak terjadi di beberapa titik di Jawa Timur. Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi Kemenko Polhukam, Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto, saat melakukan pemantauan langsung di titik rawan […]

  • Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi I DPR RI mengusulkan agar Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus soal polemik peretasan data di Pusat Data Nasional (PDN).Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi I DPR RI Sukamta di Jakarta. “Kalau negara kita tidak merasa perlu membentuk Satgas dan tidak merasa bersalah, negara ini, atas kehilangan data ini, berarti ada yang sakit dengan […]

  • Pelaku Pembunuhan Mahasiswi

    Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Depok Ditangkap Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang mahasiswi berinisial KRA (20) pada Kamis (18/1) di Jalan Belacus RT 04 RW 05, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menyatakan bahwa pelaku, yang diidentifikasi dengan inisial AA, telah berhasil […]

  • Indonesia Dorong Resiliensi Global Berkelanjutan Atasi Persoalan Air di World Water Forum ke-10

    Indonesia Dorong Resiliensi Global Berkelanjutan Atasi Persoalan Air di World Water Forum ke-10

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Badung, ms I news.com- Kolaborasi membangun resiliensi global yang berkelanjutan menjadi kunci menghadapi tantangan dan persoalan air yang muncul dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini pula yang terus digaungkan Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk pada World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali pada 1825 Mei 2024. “Maka itu perlu ada kerja sama secara […]

expand_less