Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menegaskan bahwa perhatian terhadap mahasiswa terdampak bencana tidak boleh hanya difokuskan pada mereka yang berada di lokasi bencana saja, tetapi juga harus mencakup mahasiswa perantau yang sedang menempuh pendidikan jauh dari daerah asal.

Anggota Parlemen asal Daerah Pemilihan D.I.Y ini menyebut bahwa, mahasiswa yang berasal dari daerah bencana, meskipun sedang berada di luar wilayah tersebut, tetap mengalami tekanan psikologis dan kesulitan ekonomi yang signifikan sehingga perlu mendapatkan penanganan khusus.

“Penanganan mahasiswa yang terkena dampak bencana itu tidak hanya untuk mereka yang berada di lokasi.

Mahasiswa yang berada di luar lokasi bencana tetapi berasal dari daerah bencana mesti mendapatkan perhatian serius. Dua-duanya harus diperhatikan,” kata MY Esti Wijayati, saat menghadiri acara Parlementaria di Universitas Udayana, Denpasar, Provinsi Bali, Kamis pekan lalu.

Selain itu, dia juga menyoroti resiko terburuk yang mungkin dialami mahasiswa terdampak, yaitu drop out (DO). Ia meminta kampus memberikan berbagai bentuk dispensasi akademik agar mereka tidak kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

“Mereka harus dijaga betul, jangan sampai ada DO. DO bisa terjadi karena skripsi tertunda, atau tidak bisa mengikuti ujian akhir semester, dan hal lainnya. Ini harus ada perlakuan khusus,” ujarnya.

Lanjutnya, perlakuan khusus tersebut berlaku baik untuk mahasiswa yang sedang berada di wilayah bencana, maupun mereka yang menjadi korban tetapi sedang berkuliah di luar daerah.

Rektor Universitas Udayana melaporkan bahwa terdapat sekitar 120 mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak bencana. Saat ini kampus tengah mendata berapa dari jumlah tersebut yang benar-benar mengalami dampak langsung.

Menanggapi hal tersebut, MY Esti menjelaskan bahwa proses identifikasi ini penting untuk menentukan bentuk bantuan, pendampingan, hingga dispensasi akademik yang dibutuhkan masing-masing mahasiswa.

Jadi, Komisi X DPR RI, melalui Ditjen Dikti Ristek mendorong seluruh kampus di Indonesia untuk menggerakkan semangat gotong royong dalam membantu mahasiswa terdampak bencana.

“Kami meminta seluruh kampus dan masyarakat bergotong royong supaya mereka bisa tetap makan dengan baik, melanjutkan kuliah dengan baik,” beber nya.

MY Esti mencontohkan beberapa kampus yang sudah mengaplikasikan nilai gotong royong Pancasila melalui kebijakan pembebasan UKT untuk mahasiswa terdampak bencana.

“Kalau mereka tidak bisa membayar uang kuliah, negara harus hadir. Atau kampus bisa bergotong royong seperti Unesa yang menggratiskan ratusan mahasiswa, atau UPI yang membebaskan biaya sampai semester delapan. Itu menunjukkan komitmen nilai-nilai Pancasila,” imbuhnya.

Untuk itu, MY Esti mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa mahasiswa terdampak bencana tidak merasa sendirian. Ia menekankan bahwa dukungan moral sama pentingnya dengan dukungan finansial.

“Jangan biarkan mereka sendiri, jangan biarkan mereka putus asa. Kita harus memberi semangat bahwa kita bersaudara, kita satu bangsa. Kalian tetap kami perhatikan dan akan bisa melanjutkan kuliah dengan baik,” ujarnya.

”Seluruhnya dilakukan agar masa depan mereka tetap terjaga. Selesaikan kuliahmu dengan baik, tatap masa depanmu. Saya berharap para mahasiswa tetap berjuang menyelesaikan pendidikan:“tutupnya.//

Editor ; tim redaksi/ds.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paripurna Setujui 25 RUU Kabupaten/Kota Jadi Usul DPR.RI

    Paripurna Setujui 25 RUU Kabupaten/Kota Jadi Usul DPR.RI

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat RI menggelar Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024. Paripurna hari ini menyetujui 25 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kabupaten/Kota di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bengkulu, dan Sumatera Selatan, yang diusulkan Komisi II DPR RI menjadi RUU usul DPR RI. “Apakah 25 RUU inisiatif Komisi II DPR RI tentang […]

  • Presiden akan Resmikan 26 Proyek stategis di 18 Daerah ģyeks Strategis Kelistrikan

    Presiden akan Resmikan 26 Proyek stategis di 18 Daerah ģyeks Strategis Kelistrikan

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan secara serentak 26 proyek strategis ketenagalistrikan yang tersebar di 18 provinsi yang ada di Indonesia hari ini, Senin (20/1/2025). Ei Salah satu proyek strategis yang akan diresmikan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. “Hari ini, Bapak Presiden Prabowo Subianto diagendakan melakukan kunjungan kerja ke […]

  • Beredar Daftar “Dugaan” Penerima CSR BI-OJK, Nama Puteri Komarudin Disebut

    Beredar Daftar “Dugaan” Penerima CSR BI-OJK, Nama Puteri Komarudin Disebut

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK saat ini tengah membongkar kasus dugaan korupsi penyaluran dana program sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melibatkan sejumlah nama penerima Anggota DPR RI Komisi XI. Sebagaimana janjinya KPK pada bulan Agustus 2025 telah menetapkan dua tersangka dalam perkara dugaan korupsi […]

  • Ketua MAKI Soroti Absennya Ketua KPK

    Ketua MAKI Soroti Absennya Firli Bahuri ‘Banyak Mengada-ngada’

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua MAKI Bonyamin menyoroti absenya ketua KPK dari Panggilan Polda Metro Jaya untuk mengikuti agenda Hakordia di Kota Aceh. Bonyamin menduga alasan Firli Bahuri dinas ke luar daerah,  justru yang mengada-ada. Lembaga Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Bonyamin Saiman, menilai kasus dugaan pemerasan ketua KPK kepada mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) […]

  • Kapolda Sumsel Rotasi 187 Personel: Tiga Jabatan Kapolsek di Polrestabes Palembang Berganti

    Kapolda Sumsel Rotasi 187 Personel: Tiga Jabatan Kapolsek di Polrestabes Palembang Berganti

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, SIK pada masa akhir jabatanya melakukan rotasi 187 anak buahnya dalam rangka penyegaran internal. Dari ke 187 personel Polda Sumsel yang dirotasi terdiri dari 178 perwira, 4 bintara, dan 5 aparatur sipil negara. Rotasi itu tertuang dalam Surat Telegram Polda sumsel dengan nomor ST/712/IX/KEP/2024. Dalam […]

  • Mutasi Rawan Intervensi, Komisi I: TNI Tak Boleh Main Dua Kaki

    Mutasi Rawan Intervensi, Komisi I: TNI Tak Boleh Main Dua Kaki

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Oleh Soleh menyoroti pembatalan mutasi tujuh perwira tinggi TNI. Dia meminta proses rotasi prajurit tidak dilakukan karena adanya intervensi politik dari pihak luar. Petinggi TNI tak boleh bermain dua kaki atau memiliki loyalitas ganda. Kang Oleh, sapaan akrab Oleh Soleh mengatakan, dirinya cukup kaget ketika mutasi […]

expand_less