Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Efisiensi Berlanjut 2026, Menkeu: Pastikan Belanja Sesuai Peruntukan Tanpa Dikorupsi

Efisiensi Berlanjut 2026, Menkeu: Pastikan Belanja Sesuai Peruntukan Tanpa Dikorupsi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap berlanjut pada tahun 2026 yang akan datang.

Purbaya memastikan efisiensi bukan berarti pemangkasan atau pemblokiran anggaran.
Menurutnya, prinsip utama efisiensi adalah memastikan setiap rupiah dibelanjakan sesuai peruntukan, tepat waktu, dan bebas praktik korupsi.

“Kalau efisiensi adalah yang Anda dipastikan, dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya dan tempat waktu dan gak dikorup,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Rabu (8/10/2025).

Ia menepis adanya perubahan struktur anggaran. Relokasi yang dilakukan, kata Purbaya, hanya sebatas perbedaan penempatan dana agar tidak menjadi beban fiskal akibat pembayaran bunga dari dana yang menganggur.

“Jadi saya bukan spending free. Saya gak merubah anggaran. Anggaran yang ada jangan sampai mengganggu sistem. Uangnya masih punya pemerintah, tapi tempatnya beda. Anggarannya sama sama kemarin. Tapi impact-nya akan beda,” jelasnya.

“Kalau (uang negara) besar-besar, saya ambil. Saya bayar bunga kan,” tambahnya.

Pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memastikan kebijakan efisiensi anggaran tetap berlanjut pada tahun 2026. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan hal itu dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI.

“Tentu di tahun 2026, dalam rencana kerja anggaran 2026, kita akan terus melanjutkan kebijakan efisiensi anggaran dan perluasan strategi efisiensi anggaran,” ungkap Suahasil, pada Senin 22 September 2025.

Ia menyebut, sejak 2020 hingga 2025, Kementerian Keuangan telah mencatat total efisiensi sebesar Rp3,53 triliun hasil dari evaluasi belanja dan pemangkasan pengeluaran yang tidak mendukung prioritas pembangunan nasional.

Menurut Suahasil, efisiensi anggaran bukan sekadar penghematan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

Kebijakan efisiensi tersebut kini diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Efisiensi Belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Dalam Pasal 2 ayat (1) disebutkan bahwa efisiensi dilakukan untuk menjaga keberlanjutan fiskal serta mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Dalam pidato kenegaraan penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan pada 15 Agustus 2025, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga efisiensi anggaran dan menekan defisit.

“Pemerintah yang saya pimpin berjanji di hadapan majelis ini kami akan terus melaksanakan efisiensi sehingga defisit ini kita ingin tekankan sekecil mungkin. Dan harapan saya, adalah cita-cita saya untuk suatu saat apakah dalam 2027 atau 2028 saya ingin berdiri di depan majelis ini di podium ini untuk menyampaikan bahwa kita berhasil punya APBN yang tidak ada defisitnya sama sekali,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menekankan, efisiensi tidak hanya berarti pemotongan, tetapi peningkatan kualitas belanja negara. Belanja operasional yang tidak produktif akan dikurangi, sementara anggaran yang menciptakan lapangan kerja, memperkuat layanan publik, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat akan menjadi prioritas utama.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik Iran-Israel Memburuk, Komisi I Desak Pemerintah Bentuk Task Force Evakuasi WNI

    Konflik Iran-Israel Memburuk, Komisi I Desak Pemerintah Bentuk Task Force Evakuasi WNI

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB Syamsu Rizal menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konfrontasi militer antara Israel dan Iran sejak 13 Juni 2025. Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah antisipatif, khususnya evakuasi WNI dari wilayah rawan konflik. Menurut laporan Kementerian Luar Negeri RI, saat ini terdapat 386 WNI yang berada di Iran, […]

  • Puan Dukung Peningkatan Kapasitas Perempuan Lewat Beragam Pelatihan di China Women’s University 2024

    Puan Dukung Peningkatan Kapasitas Perempuan Lewat Beragam Pelatihan di China Women’s University 2024

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Beijing,msinews.com- Peninjauan Puan bersama Delegasi DPR RI ke kampus yang juga dijadikan sebagai basis pelatihan pemberdayaan perempuan tersebut, sebagai langkah dukungan terhadap peningkatan kapasitas perempuan. “Saya senang bisa hadir di kampus ini, melihat bagaimana upaya pemberdayaan bagi perempuan lewat pendidikan dan pelatihan-pelatihan. Hal ini tentu dapat mendukung kemajuan kompetensi perempuan,” kata Puan di China Women’s […]

  • Pertahankan Juara Umum Piala Panglima TNI ke-16 Kalinya, Kasad Apresiasi Kontingen TNI AD

    Pertahankan Juara Umum Piala Panglima TNI ke-16 Kalinya, Kasad Apresiasi Kontingen TNI AD

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengapresiasi keberhasilan Kontingen TNI Angkatan Darat yang telah berhasil mempertahankan predikat Juara Umum, serta kembali memboyong Piala Bergilir dan Piala Tetap Panglima TNI untuk ke-16 kalinya. Dalam sambutannya, Kasad menyampaikan rasa bangganya, serta mengucapkan selamat atas keberhasilan Kontingen TNI AD menjadi petahana Juara Umum […]

  • Pemulihan Pascabencana Sumatera, Mendagri Ajak Satgas Terus Jaga Kekompakan

    Pemulihan Pascabencana Sumatera, Mendagri Ajak Satgas Terus Jaga Kekompakan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera memaparkan perkembangan terbaru penanganan dan pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu disampaikan Mendagri pada Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah […]

  • Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Lagi lagi pembantu Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih yakni Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuat kontroversi dengan isi pernyataannya yang seakan mengaburkan sejarah kelam peristiwa kerusuhan 1998. Dalam pernyataan yang membuat kontroversi dalam podcast di channel YouTube IDN Times, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengklaim pemerkosaan massal tahun 1998 tak ada buktinya. Peristiwa itu, […]

  • Komisi IX : Pemerintah Harus Permudah Kiriman Barang PMI untuk Keluarga saat Lebaran

    Komisi IX : Pemerintah Harus Permudah Kiriman Barang PMI untuk Keluarga saat Lebaran

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengingatkan agar pengiriman barang Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk keluarga di Indonesia dipermudah, terlebih pada momen Idulfitri 1445 Hijriah/2024. “Mereka mengirim barang itu karena tidak bisa mudik lebaran dengan berbagai faktor di negara penempatan. Harapannya bisa mengirim barang agar keluarga yang di rumah bisa menikmati momen […]

expand_less