Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Warga Paling Kreatif, Bupatinya Tak Kelihatan Sebulan Dilaporkan Hilang ke Polisi

Warga Paling Kreatif, Bupatinya Tak Kelihatan Sebulan Dilaporkan Hilang ke Polisi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Patut ditiru ini, wak! Kepala daerah tak kelihatan batang hidungnya, dilaporkan ke polisi sebagai orang hilang. Fotonya ditempel di warkop, biar yang ngopi tak pakai gula semua. Mari simak narasi warga Buton yang boleh dinobatkan paling kreatif di negeri ini.

Bupatinya, Alvin Akawijaya Putra SH, lahir di Jakarta, 18 Mei 1996, lulusan Fakultas Hukum UGM, anak mantan Gubernur Sultra Ali Mazi, pernah sekolah di Mahatma Gandhi School dan Bina Bangsa School, pokoknya paket lengkap anak gaul ibukota. Kekayaannya mencapai Rp 8,09 miliar, termasuk tronton tiga biji. Ini bupati atau juragan logistik?

Setelah dilantik gagah perkasa oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, tiba-tiba ia menghilang. Bukan hilang secara mistis, bukan bertapa di gua Himalaya, tapi hilang secara literal, batang hidungnya tak kelihatan di Buton hampir sebulan. Warga pun kreatif, bukan demo, bukan orasi, melainkan melapor ke polisi. Bayangkan polisi menerima laporan, “Pak, bupati kami hilang.” Polisi mungkin garuk kepala, “Hilangnya gimana, Bu? Kabur dibawa jin?”

Poster “Orang Hilang” pun ditempel di tiang listrik. Wajah Alvin terpampang seperti iklan skincare gagal. Dari bupati termuda se-Sulawesi Tenggara, lulusan kampus keramat UGM, sampai jadi tokoh poster ala “Dicari! Hadiah Rp 50 juta!” Kalau ini film koboi, sudah ada bounty hunter yang berangkat ke Jakarta cari Alvin.

Wakil bupati tentu tak mau kalah. Ia dengan serius menjelaskan, “Bupati tidak hilang, beliau sedang dinas di Jakarta.” Jawaban filosofis sekaligus absurd. Dinas apa sampai sebulan? Apakah sedang magang di Starbucks Senopati? Menjadi pengawas harga kopi susu? Atau malah ikut jaga malam tronton di Tanjung Priok?

Ironisnya, Alvin ini seharusnya jadi simbol generasi muda. Di usia 28 tahun, kaya raya, anak pejabat besar, pernah jadi Ketua KNPI Sultra, pernah ngurus hubungan internasional di Kadin. Pokoknya CV-nya seperti LinkedIn premium. Tapi begitu menjabat, malah jadi legenda urban, “Bupati Buton last seen: one month ago.” Kalau status WhatsApp, pasti ditambah emotikon jam pasir.

Mari refleksi sebentar. Warga melaporkan bupati hilang. Tapi bagaimana kalau yang hilang itu harga diri pejabat? Bisa nggak kita cetak poster. “Dicari harga diri pejabat. Ciri-ciri: sering absen, suka alasan dinas, hilang kontak dengan rakyat.” Polisi mungkin jawab, “Maaf Bunda, harga diri pejabat sudah masuk DPO sejak lama.”

Namun warga Buton visioner. Mereka membuka jalur baru demokrasi. Kalau pejabat absen, jangan ribut di warung kopi, langsung lapor polisi. Bayangkan, daeng! Jika budaya ini jadi nasional, anggota DPR yang tidur saat sidang dilaporkan hilang, menteri yang doyan keluar negeri dilaporkan hilang, bahkan mantan pacar yang ghosting pun bisa dilaporkan hilang. Polisi bakal bikin unit khusus, Satgas Pencarian Pejabat dan Mantan Pacar yang Hilang Tanpa Kabar.

Akhir kata, Alvin Akawijaya Putra mungkin bupati paling dramatis di Indonesia. Ia memimpin Buton dengan metode Doraemon. Tubuh entah di mana, tapi katanya hati tetap di daerah. Pertanyaannya, apakah hati bisa memperbaiki jalan rusak, membayar gaji pegawai, atau menurunkan harga ikan? Kalau bisa, segera daftarkan ke Guinness World Records, bupati pertama yang memimpin dengan mode invisible.

Jangan lupa, fenomena ini bisa jadi inspirasi sinetron baru. Judulnya “Cinta Hilang di Buton”, dibintangi aktor muda yang tiba-tiba lenyap dari lokasi syuting, lalu dicari kru ke mana-mana. Bedanya, ini bukan fiksi, tapi realitas politik. Sutradaranya rakyat, produsernya demokrasi, dan penontonnya se-Indonesia yang terpaksa ikut menonton drama absurd ini.

Kalau dibiarkan, poster orang hilang ini bisa jadi ikon wisata baru. Turis datang ke Buton bukan lagi untuk lihat pantai atau budaya, tapi untuk foto selfie di bawah poster bupati yang hilang. Hashtag Instagram-nya: #WhereIsMyBupati. Bisa jadi lebih viral dari festival kebudayaan. Sungguh, Buton menemukan cara paling kreatif memperkenalkan diri ke dunia. **

Sumber : #camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar/ https://www.facebook.com/share/p/1Axg6iPpgm/

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Rakyat Hidupkan Kembali Asa Ely Menggapai Mimpi

    Sekolah Rakyat Hidupkan Kembali Asa Ely Menggapai Mimpi

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Magelang,msinews.com — Kementerian Sosial terus mengawal persiapan Sekolah Rakyat dengan mengajak dialog para penerima manfaat. Sekolah Rakyat bakal dibuka pada Juli 2025 mendatang. Salah satunya berlokasi di Sentra Antasena Magelang, Jawa Tengah. Sebanyak 150 anak mendaftar untuk jenjang SMA. Dari proses seleksi, terpilih 50 siswa untuk mengisi dua rombongan belajar (rombel), yakni 22 laki-laki dan […]

  • Batal Berikan Diskon Listrik, Pemerintah Seperti Mall

    Batal Berikan Diskon Listrik, Pemerintah Seperti Mall

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah kembali menjanjikan potongan harga atau diskon layaknya sebuah mall atau swalayan yang berlomba-lomba memberikan diskon harga. “Pemerintah sudah seperti mall atau swalayan, memberikan diskon untuk pembelinya,” kata Direktur Eksekutif Pusat Sosial Politik Indonesia (Puspolindo), Zulhefi di Jakarta, Selasa (3/6/2025). Baru saja tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga yang menggunakan 1300 VA sebesar 50 persen […]

  • Dua Kapal Angkut Peziarah di Semana Santa Larantuka Terbalik

    Dua Kapal Angkut Peziarah di Semana Santa Larantuka Terbalik

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Larantuka,msinews.com-Dua unit kapal pengangkut Peziarah Prosesi Semana Santa pada Jumat Agung di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur,NTT terbalik saat arak-arakan. Adapun peristiwa tersebut dalam rangka penggelaran tradisi ziarah Semana Santa dalam rangkaian memperingati kisah wafat dan kebangkitan Yesus Kristus jelang Paskah 2024, Jumat, 29 Maret 2023. Dalam kegiatan tersebut, terjadi dua insiden sekaligus. Di mana […]

  • Hasto Kristiyanto Beberkan 5 Sinyal Langitan, Terkait Klaim Prabowo di Tim Jokowi

    Hasto Kristiyanto Beberkan 5 Sinyal Langitan, Terkait Klaim Prabowo di Tim Jokowi

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Makassar, MSINews.com – Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyoroti klaim kontroversial calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang menyatakan menjadi bagian dari tim Presiden Joko Widodo. Menurut Hasto, klaim tersebut tidak sesuai dengan realitas politik yang sebenarnya. Hasto Kristiyanto menekankan bahwa beberapa kejadian tak menguntungkan belakangan ini dianggap sebagai ‘sinyal langitan’ yang mungkin terkait […]

  • Ketua LKSN Jakarta Selatan, Liya Kusdaliyah ; Anak Sebagai Aset Bangsa,Pencegahan Bullying di Sekolah

    Ketua LKSN Jakarta Selatan, Liya Kusdaliyah ; Anak Sebagai Aset Bangsa,Pencegahan Bullying di Sekolah

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua .Lembaga Komite Sekolah Nasional (LKSN) DPC Jakarta Selatan,Liya Kusdaliyah, SE bersama Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan,saat menggelar seminar bertema Penguatan Karakter dan Pencegahan Bullying di Sekolah di Gedung Dinas Pendidikan Jakarta, Kamis  (2/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan upaya mencegah perundungan (bullying) di sekolah. Giat tersebut terus digencarkan dengan melibatkan berbagai […]

  • Mensos Bakal Sikat Habis Panti Asuhan yang Bermasalah, Izinnya Dicabut

    Mensos Bakal Sikat Habis Panti Asuhan yang Bermasalah, Izinnya Dicabut

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan  pihaknya (Kemensos) akan menertipkan   panti asuhan seluruh Indonesia, perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi terhadap anak di lembaga dipastikan tak akan ada lagi. “Anak-anak kita perlu dilindungi, dipenuhi hak-haknya, dan tidak boleh terjadi hal-hal di lingkungan panti asuhan seperti perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi,” kata Mensos saat konperensi pers […]

expand_less