Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Mahasiswa IPB University Sedang Penelitian Skripsi Masyarakat Adat Sihaporas Jadi Korban Pemukulan Pihak TPL

Mahasiswa IPB University Sedang Penelitian Skripsi Masyarakat Adat Sihaporas Jadi Korban Pemukulan Pihak TPL

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Feny Siregar, 21 tahun, Mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia IPB University Bogor menjadi korban pemukulan security PT Toba Pulp Lestari (TPL), Senin (22/9/2025).

Feny adalah mahasiswa semester IX IPB adalah sedang mengerjakan Penelitian bahan skripsi. Feny meneliti tentang petani di areal konflik agraria dalam perspektif gender dengan obyek Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut yang terletak di kawasan Danau Toba, Desa Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Feny, gadis kelahiran Pematangsiantar, yang berjarak kurang lebih 45 kilometer dengan Buttu Pangaturan, Posko, hunian dan ladang komunitas adat Lamtoras.

Ia meneliti skripsi sejak awal bulan 6 September hingga tanggal 26 September.

Saat kejadian penyerbuan ratusan pekerja PT TPL, Senin siang, Feny tengah bersama Warga.

Naluri mahasiswa membuatnya tergerak mendokukentasikan foto dan video pemukulan serta penganiyaan oleh pekerja TPL, membuat Feny jadi korban kekerasan.

“Saya dikejar-kejar pekerja TPL. Mungkin karena saya mengenalkan jaket kampus IPB,” kata Feny, menceritakan kejadian Senin pagi.

Saat itu, diangkut 8 truk, ratusan pekerja TPL masuk ke wilayah konflik agraria dengan lahan Lamtoras, yang telah mereka Huni turun-temurun 11 generasi.

“Saya sembunyi di Posko yang juga hunian Masyarakat adat. Saat pekerja TPL memukuli Warga, saya juga dipukul. Mengira saya pihak LSM sebagai provokator padahal saya sudah bilang mahasiswa. Kepala saya kena pukul kayu alat pekerja TPL,” Kata Feny saat dirawat di Rumah Sakit Harapan, Pematangsiantar, Senin malam.

“Waktu mereka memukuli saya, mereka bilang. ‘Kau provokator kan. Kau bukan mahasiswa, tapi kau Dari LSM kan’,” Kata Feny sembari menyebut, ketika itu dia coba telungkup, membungkukkan badan kan kepala ke lantai sambil melindungi tubuh Dimas Ambarita, anak disabilitas.

Akibatnya, kepala Feni kena pentungan Dan bengkak. Ada pun bagian kepala Dimas terluka. Feny, Dimas dan sejumlah korban luka-luka menjalani rawat inap di RS Harapan Pematangsiantar, Senin malam.

“Video dan foto yang saya ambil pun disuruh hapus paksa,” kata Feny kepada wartawan.

Dalam situasi chaos, jaket almamater IPB yang lepas dari tubuh Feny, tertinggal di Posko LAMTORAS. Bangunan dari bahan kayu itu dibakar pekerja TPL. Feny menduga jaketnya pun hangus terbakar.

Menurut Marihot Ambarita, Sekretaris Umum Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas (Lamtoras) mengatakan, terdapat 33 orang korban luka-luka akibat kekejaman pekerja PT TPL.

Di antara korban, ada perempuan, juga ada anak. Di antaranya, anak Dimas Ambarita, usia 17 tahun. Dimas penyandang disabilitas, kaki tidak normal, kesulitan berjalan.

Saat kejadian, Dimas, bersama orangtuanya berada di lokasi konflik agraria tersebut. Saat ayahnya menghadapi pekerja TPL, Dimas yang tidak lancar berjalan, tinggal di Posko. Di sanalah dia jadi korban pemukulan, dan saat ini rawat inap di Siantar.

Kepala Desa Sihaporas tahun 2002-2004, Baren Ambarita, mengatakan perlakuan pekerja TPL memang beringas.

“Pekerja bersenta pentungan kayu, tameng rotan, helm dengan penutup wajah. Mereka beringas memukuli warga masyarakat adat. Saat kami ajak dialog, massa pekerja TPL berteriak, tidak ada lagi dialog. Massa penyerang bergantian. Mereka beringas memukuli semua, perempuan, dan disabilitas. Dimas, anak disabilitas tinggal di Posko. Ayahnya sudah kena pukul, tidak bisa berjalan, ia dipukul pada kepala,” kata Baren.

Masih menurut Baren, seorang mahasiswa IPB University sedang mengadakan Penelitian dalam rangka menulis skripsi.

“Mahasiswa IPB ini pun dipukuli, karena sekurity Dan pekerja TPL menduga dia bagian aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Padahal dia sudah bilang mahasiswa dari IPB, tetap dipukuli. Ponselnya pun diminta hapus foto-foto dan video berisi tentang rekaman kekerasan pekerja TPL,” katanya.

Putri Ambarita (25 tahun), juga mengalami Luka serius. Lulusan Sarjana Teknik Informatika Universitas Prima Medan ini tengah bersama Feny Siregar, Rosmawati Ambarita, nenek renta 78 tahun , Delima Sinaga (61 Tahun) berada di Posko.

Mereka berempat sama-sama niat melindungi Dimas, yang tuna daksa.

Feny menjelaskan Putri adalah kakak kandung Dimas. Mereka bermaksud melindungi Dimas agar tidak dipukuli pekerja TPL.

“Kak Putri sampai berlutut memohon agar tidak dipukuli. Namun pekerja TPL tidak peduli. Kami dihajar,” Kata Feny.

Alahasil pentungan kayu mengenai bagian kaki, punggung,pundak dan kepala Putri. “Menurut dokter, kondisinya parah. Agak linglung. Jadi kata dokter akan dibawa untuk konsultasi lanjutan ke psikolog atau psikiater,” katanya.

“Sementara Ibu Delima Sinaga juga dipukul dibagian pundak dan Ibu Rosnawati Ambarita dipukul dibagian bawah mata serta pundak juga,” kata Feny.

Tentang Tanah Adat Sihaporas

Masyarakat adat Sihaporas stelah menghuni dan mewarisi tanah leluhur secara turun-temurun 11 generasi. Leluhur mereka, Martua Boni Raja atau Ompu Mamontang Laut Ambarita ‘mamukka huta’memulai perkampungan sekitar awal tahun 1800.

Masyarakat Sihaporas bukan penggarap. Bukan pendatang. Butkinya, terdapat tujuh orang pejuang Veteran Kemerdekaan RI (LVRI) Penjajah Belanda pernah menggunkan tanah Sihapoas untuk kebun ubi dan tanaman pinus. Dan Belanda menerbitkan Peta Enclave tahun 1916 (29 tahun sebelum Indonesia Merdeka)

Selama ini, masyarakat adat Sihaporas rutin menjalankan prinsip tanah adat, melakukan tradisi si Raja Batak dan leluhur.

Tujuh ritual adat yang diwarisi:

Ragam ritual itu merupakan cara komunitas Masyarakat Adat Sihaporas menghormati dan merawat keterikatan sekaligus doa kepada Debata Mulajadi Nabolon, Tuhan Yang Mahakuasa dengan leluhur, dan dengan para mahluk penguhuni yang terlihat maupun tidak terlihat.

Pertama, Patarias Debata Mulajadi Nabolon adalah ritual pertama dari tujuh ritual yang diwariskan. Ini adalah pesta adat untuk memuji, memuliakan, dan menyampaikan persembahan kepada Sang Pencipta. Dengan diiringi musik tradisional gondang selama tiga hari dua malam, ritual ini digelar setiap empat tahun sekali.

Kedua, Raga-raga Na Bolak Parsilaonan. Ini adalah ritual doa permohonan dan persembahan kepada leluhur Ompu Mamontang Laut Ambarita, dengan diiringi musik tradisional gondang, ritual ini juga digelar setiap empat tahun sekali.

Ketiga, Mombang Boru Sipitu Suddut. Ini adalah ritual dia permohonan dan persembahan kepada Raja Uti dan Raja Sisingamangaraja. Ritual ini digelar selama satu hari tanpa diiringi gondang.

Keempat, Manganjab. Ritual doa ini dilakukan untuk memohon kesuburan dan keberhasilan dalam usaha bertani, sekaligus memohon agar dijauhkan dari segala macam hama dan penyakit pada tanaman. Ritual ini diselenggarakan di ladang (perhumaan) sekali setiap tahun.

Kelima, Ulaon Habonaran i Partukkoan. Ritual doa melalui leluhur atau habonaran dan Raja Sisingamangaraja ini digelar dengan tujuan untuk menjauhkan kampung dari segala macam mara bahaya dan penyakit.

Keenam, Pangulu Balang Parorot. Ritual ini dilakukan untuk berdoa kepada Sang Pencipta Alam melalui penjaga kampung dan hadatuaon supaya penduduk kampung diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala bala.

Ketujuh, Manjuluk. Ritual doa yang diselenggarakan sesaat sebelum mulai menanam ini dilakukan di gubuk atau ladang secara rutin.

Ketujuh ritual adat tersebut merupakan tradisi warisan yang tidak bisa terpisahkan dengan kehidupan sehari-hari Masyarakat Adat Sihaporas, tetua adat Mangitua Ambarita mengatakan bahwa tradisi leluhur adalah identitas yang akan diwariskan secara turun-temurun ke generasi berikutnya. Oleh karena itu Masyarakat Adat Sihaporas tetap melaksanakan ritual adat sesuai dengan waktu yang ditentukan setiap tahunnya. (*)

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disambut Hangat Jokowi, Puan Hadiri Welcoming Dinner World Water Forum di Bali

    Disambut Hangat Jokowi, Puan Hadiri Welcoming Dinner World Water Forum di Bali

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Denpasar,msinews.com-Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri sambutan makan malam (welcoming dinner) bagi delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali. Pemerintah Indonesia bersama World Water Council (WWC) menjadi tuan rumah ajang Forum Air Dunia itu. Kedatangan Puan di Taman Budaya GWK Bali, Minggu (18/5/2024), disambut hangat Presiden Joko Widodo […]

  • Putusan Sidang PHPU: Dalil Pemohon Tidak Beralasan Menurut Hukum

    Putusan Sidang PHPU: Dalil Pemohon Tidak Beralasan Menurut Hukum

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Klaim kubuh Anies-Muhaimin bahwa Prabowo Subianto terlibat dalam kampanye pemilu saat menghadiri acara peresmian sumur bor dan program bedah rumah dipatahkan dalam sidang putusan sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi,Senin (22/4/2024). Hakim MK Guntur Hamzah menyatakan bahwa alasan yang diajukan oleh Pemohon tidak memiliki dasar hukum yang kuat. “Berdasarkan uraian pertimbangan hukum, menurut Mahkamah, dalil Pemohon […]

  • Kemnaker Buka Layanan Kewirausahaan, Dorong Penciptaan Lapangan Kerja Baru

    Kemnaker Buka Layanan Kewirausahaan, Dorong Penciptaan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Bekasi,msinews.com-Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi membuka Layanan Kewirausahaan 2025 guna mendorong terciptanya lapangan kerja baru. Kegiatan ini berlangsung di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Sejahtera dengan Kerja Wirausaha”, kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang merupakan korban terdampak PHK. Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer […]

  • Ahok Diisukan Dirut Pertamina, Berikut Nama-nanma Disampaikan Erick Tohirick

    Ahok Diisukan Dirut Pertamina, Berikut Nama-nanma Disampaikan Erick Tohirick

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jakarta_Beredar isu bahwa Direktur Utama (Dirut) Pertamina akan diganti. Jabatan isu digadang-gadang akan diisi oleh Basuki Tjahaja Purnama. Pada saat ini di Informasikan bahwa jajaran Komisaris PT Pertamina (persero) mengalami perombakan. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekarang ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina, menggantikan Pahala Nugraha Mansury. Namun, ternyata posisi Dirut Pertamina masih […]

  • Kemenkes Diminta Pastikan Alat Antropometri Terdistribusi ke Seluruh Posyandu

    Kemenkes Diminta Pastikan Alat Antropometri Terdistribusi ke Seluruh Posyandu

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi IX DPR RI menyampaikan kesimpulan dari Rapat Kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo dengan agenda pembahasan mengenai pelaksanaan program penurunan stunting. Adapun, Komisi IX DPR RI meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan alat antropometri didistribusikan mencapai ke […]

  • Presiden Prabowo Intruksikan KSAL,Cari dan Temukan 5 Jurnalis yang Hilang,11 Kapal Gabùngan Dikerahkan 

    Presiden Prabowo Intruksikan KSAL,Cari dan Temukan 5 Jurnalis yang Hilang,11 Kapal Gabùngan Dikerahkan 

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk segera melakukan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan letusan Gunung Anak Krakatau. Adapun, rombongan tersebut terdiri atas lima jurnalis bersama tiga kru kapal. Instruksi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya Kamis (10/09/2026). Tedy […]

expand_less