Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Menkeu dan DPR RI Tak Setuju PMN 10 T untuk PLN, Apa Cerita?

Menkeu dan DPR RI Tak Setuju PMN 10 T untuk PLN, Apa Cerita?

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Komisi XI DPR RI sepakat untuk tidak merestui pemberian PMN

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Komisi XI DPR RI sepakat untuk tidak merestui pemberian PMN senilai Rp10 triliun untuk PT PLN (Persero) pada tahun ini. (ANTARA)

 

Jakarta, MSINews – Menkeu Sri Mulyani dan Komisi XI DPR RI sepakat untuk tidak merestui pemberian PMN senilai Rp10 triliun untuk PT PLN (Persero) pada tahun ini. Keputusan ini diambil setelah berbagai pertimbangan yang matang.

Sri Mulyani, mengungkapkan penolakan ini didasarkan pada situasi ekonomi yang sedang berjalan. Ia juga tidak merestui suntikan PNM Rp500 miliar untuk PT Bina Karya (Persero).

“Kami harus mengambil tindakan yang bijak dalam penggunaan anggaran negara, mengingat tantangan ekonomi yang kita hadapi saat ini. Kami perlu memprioritaskan penggunaan dana negara untuk sektor-sektor yang membutuhkan dukungan lebih mendalam,” kata Sri Mulyani saat rapat bersama komisi XInDPR RI, Senin 2/10/2023..

“Jadi masih akan dilakukan penelaahan, evaluasi, dan urgensi dari PMN kepada dua ini. Nilainya cukup besar, untuk PLN Rp10 triliun dan Bina Karya Rp500 miliar,” imbuhnya.

Baca Juga : Farhan NasDem Terima Fasilitator Peduli Literasi

Komisi XI DPR RI juga setuju dengan pandangan Menteri Keuangan. Ketua Komisi XI, anggota DPR RI, mengatakan bersama anggota semua telah mempertimbangkan semua aspek dalam rapat-rapat komisi.

“Kami juga melihat bahwa penambahan PMN senilai Rp10 triliun untuk PLN saat ini mungkin bukan langkah yang paling tepat.” ujar Kahar.

PT PLN (Persero) telah menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk beban utang yang meningkat. Namun, keputusan untuk tidak memberikan PMN senilai Rp10 triliun akan mendorong perusahaan tersebut untuk mencari solusi lain untuk menjaga keberlanjutan bisnisnya.

Pada awalnya, pemerintah berencana menambah suntikan dana berupa PMN Rp5 triliun untuk PLN pada 2023. Sehingga total PMN yang akan diterima BUMN sektor kelistrikan itu mencapai Rp10 triliun.

Baca Juga : Raih Legislative Auword di 2023 Motivasi Lebih baik

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan penambahan PMN ini adalah dukungan yang sangat berarti bagi PLN untuk menjalankan tugasnya menerangi Indonesia sampai ke pelosok negeri.

“Ini wujud nyata PLN tidak hanya diberi tugas melistriki daerah-daerah terpencil di pedesaan, tapi juga diberi dukungan penuh agar tugas yang diberikan ke PLN bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya dalam acara Leaders Talk PLN 2022, akhir 2022 lalu.

Keputusan Menkeu dan DPR RI akan menjadi perdebatan yang terus berkembang di tingkat legislatif dan eksekutif, seiring dengan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi sambil memenuhi kebutuhan energi nasional.

Darmawan berharap pemerintah dapat mempertimbangkan ulang keputusan ini, mengingat peran pentingnya dalam penyediaan listrik nasional. Dia menyebut akan terus berupaya menjaga kualitas layanan listrik bagi masyarakat.

“Kemudian juga selama tiga tahun ini pembayaran kompensasi tidak hanya tepat waktu, tapi dengan jumlah sangat mencukupi sehingga kita bisa melakukan date management dengan baik,” pungkasnya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum SYL Berberkan Skandal Korupsi dan Pemeriksaan

    Kuasa Hukum SYL Berberkan Skandal Korupsi dan Pemeriksaan

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kuasa hukum eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Djamaluddin Koedoeboen, mengungkapkan dugaan keterlibatan oknum petinggi dari lebih dari dua partai politik dalam proyek-proyek di Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Klaim tersebut muncul dalam konteks kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Firli Bahuri. “Lebih dari dua partai politik lah […]

  • Legislator: Putusan MK Bersifat Final dan Binding, Tak Boleh Dianulir Undang-Undang

    Legislator: Putusan MK Bersifat Final dan Binding, Tak Boleh Dianulir Undang-Undang

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengakui DPR melakukan pembahasan revisi UU Pilkada untuk merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal ambang batas pencalonan kepala daerah. Hanya saja, Firman membantah revisi UU Pilkada untuk menganulir putusan MK. “Kalau keputusan MK kan final and binding, kalau final and binding artinya keputusan itu tidak boleh dianulir oleh undang-undang,” […]

  • Rencana pemekaran daerah di Indonesia, Ada 37 Calon Daerah Otonomi Baru -CDOB

    Rencana pemekaran daerah di Indonesia, Ada 37 Calon Daerah Otonomi Baru -CDOB

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan upaya pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB). Banyak sekali rencana pemekaran daerah atau Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) yang telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri. Mengutip dari laman resmi Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas dengan artikel berjudul “Rencana pemekaran daerah di Indonesia” dijelaskan bahwa Pemekaran daerah […]

  • Gus Imin Sebut Kritik sebagai Vitamin untuk Kemajuan Bangsa

    Gus Imin Sebut Kritik sebagai Vitamin untuk Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin) menyebutkan bahwa kritik sebagai bagian penting dalam proses pembangunan bangsa di era demokrasi seperti sekarang. Pasalnya demokrasi menuntut partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam pembangunan bangsa. “Demokrasi menjadi syarat agar semua rakyat terlibat. Jadi kalau ada jangan bingung. Kritik itu vitamin. […]

  • PSI Adakan Kopdarnas Bahas Sikap Politik Pilpres 2024, Prabowo Hadir?

    PSI Adakan Kopdarnas Bahas Sikap Politik Pilpres 2024, Prabowo Hadir?

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar kopi darat nasional (Kopdarnas) di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (22/8) pukul 18.30 WIB. Acara kopdarnas PSI dimulai pukul 18.30 WIB. Menurut Ariyo, semua kader PSI di seluruh daerah akan hadir pada acara tersebut. Agenda tersebut merupakan salah satunya menjadi forum pembahasan sikap politik PSI dalam Pilpres 2024. Plt […]

  • PG-PAUD FKIP UMC Terbaik di Ciayumajakuning, Raih Predikat Akreditasi Unggul Oleh LAMDIK

    PG-PAUD FKIP UMC Terbaik di Ciayumajakuning, Raih Predikat Akreditasi Unggul Oleh LAMDIK

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Program Studi Sarjana (S1) Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berhasil meraih akreditasi “UNGGUL” yang dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Penetapan predikat akreditasi Unggul ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 566/SK/LAMDIK/Ak/S/V/2024. Dekan FKIP UMC, Dr. Dewi Nurdiyanti, M.Pd mengatakan kerja keras pada 26-27 April menjadi […]

expand_less