Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sinergi Kemensos dan Komdigi Wujudkan Digitalisasi Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos dan Komdigi Wujudkan Digitalisasi Sekolah Rakyat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

msinews.com – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sepakat memperkuat sinergi strategis dalam digitalisasi dan komunikasi Program Sekolah Rakyat gagasan dari Presiden Prabowo Subianto.

Sinergi ini terbangun dalam pertemuan antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Dalam pertemuan ini, Gus Ipul menyampaikan bahwa ada tiga kunci memahami program Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo yaitu memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.

“Dengan Sekolah Rakyat juga mimpi-mimpi mereka terbuka Pak, yang selama ini sudah putus asa, nah mereka lalu hidup harapannya, muncul, dan melahirkan pemungkin-pemungkin baru. Dan ini kami temukan dengan tim pak, tiga kunci ini, dan ini saya laporkan Presiden,” jelas Gus Ipul kepada Angga.

Gus Ipul menambahkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu mandat yang diberikan Presiden kepada Kemensos. “Di era Pak Prabowo ini, kami diarahkan untuk melihat yang tidak tampak itu, yang grassroot, yang tidak pernah terkenal. Bukan hanya mereka-mereka yang bersuara keras, tapi yang nyaris tidak terdengar,” ujarnya.

Mendengar penjelasan dari Gus Ipul, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang telah menjadi miniatur dalam pengentasan kemiskinan terpadu. “Nah kemudian karena saya lihat miniatur ini kan semua nih, kena ini semua. Orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki, orangtuanya jadi anggota Kopdes, keluarga dan anaknya mendapat program cek kesehatan,” ujarnya.

Dalam rangka mendukung proses penyelenggaraan Sekolah Rakyat diseluruh Indonesia terutama dalam proses digitalisasi diperlukan dukungan dalam menyediakan jaringan internet terutama diwilayah-wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Angga menyampaikan Komdigi akan memberikan dukungan kepada Kemensos terkait penyediaan jaringan internet untuk Sekolah Rakyat termasuk di wilayah 3T melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak penyedia jaringan. “Nanti kita izin Pak Menteri, kita minta lokasinya (Sekolah Rakyat). Dari lokasi, nanti bisa dilihat yang sudah punya jaringan siapa-siapa aja, nanti kita bisa bantu komunikasikan,” jelasnya.

Selain dalam hal penyediaan jaringan untuk Sekolah Rakyat, Komdigi juga akan memberikan dukungan dalam mengenalkan program Sekolah Rakyat kepada masyarakat luas melalui pemanfaatan media digital seperti sosial media.

Masyarakat perlu mengetahui bahwa Sekolah Rakyat berhasil menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem seperti yang dirasakan langsung oleh Angga. “Kebetulan saya tingal di Bogor, 500 meter sebelah kanan rumah saya itu pemulung, Bapak Ibunya pemulung, anaknya tiga, dan dua anaknya itu sekolah di Sekolah Rakyat. Jadi kita bisa lihat, dan kita juga rasakan, nah ini kan publik harus tahu, masyarakat harus tahu,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail menjelaskan ada lima program Komdigi dalam mendukung digitalisasi Sekolah Rakyat, termasuk dukungan jaringan internet dan komunikasi publik Sekolah Rakyat yang sebelumnya telah dijelaskan.

Selanjutnya adalah dukungan yang berkaitan dengan platform dan aplikasi. “Ini mungkin kalau usaha digital, platform, aplikasi, atau startup-startup yang perlu, yang sudah ada, yang berkembang, dan sebagainya. Kita ada satu network yang dalam ekosistem digital, kami siap support,” jelasnya.

Tidak kalah penting, Komdigi juga akan mendukung terkait pelatihan digital bagi guru Sekolah Rakyat yang bisa diakses secara online. Terakhir adalah dukungan terkait data center. “Berkaitan dengan masalah data center, kalua misalnya da kebutuhan-kebutuhan penempatan data dan sebagainya, kita punya program data center nasional,” ujarnya.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalapas Salemba Tepis Tudingan Alvin Lim Soal Sambo Ditahan Diruang AC

    Kalapas Salemba Tepis Tudingan Alvin Lim Soal Sambo Ditahan Diruang AC

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Salemba, Beni Hidayat, tegas membantah pernyataan Alvin Lim yang menyebut Ferdy Sambo tidak pernah ditahan di Lapas Salemba. Pernyataan terkait Sambo itu disampaikan Alvin Lim dalam sebuah wawancara bersama dr Richard Lee yang potongan videonya viral di TikTok. Beni mengatakan tuduhan tersebut tidak benar dan ngawur, sambil […]

  • Mahkota “Maitreya” Crivijaya 

    Mahkota “Maitreya” Crivijaya 

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Oleh : Syamsul Noor ARTEFAK arkeologis seperti prasasti dan arca, dalam konteks ilmu komunikasi pada dasarnya merupakan alat atau media komunikasi. Oleh karena itu artefak dimaksud dapat dipandang sebagai representasi realitas ~ dalam konteks sejarah tentu mengandung pesan-pesan tentang peristiwa pada masa lampau. Arca Bodhisatva Maitreya adalah salah satu artefak arkeologis peninggalan Kerajaan Sriwijaya, yang […]

  • BATU dan SEMESTA

    BATU dan SEMESTA

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Oleh : A. Erwan Suryanegara Syair bunyi tapaki kaki bukit Semesta melantun lembut menembus ujung nadi Lambai dedaunan dari sudut ranting pepohonan Surya bangunkan burung seni berkicau pagi hari Batu karang terus disapu ombak menggulung Bayu berlari turun naik menyisir tebing dan ngarai Jerami hijau lepaskan selimut embun basahi bumi Akar menggeliat panjatkan ikrar menembus […]

  • Boyamin Tanggapi atas Panggilan Sandra Dewi ke Kejagung ‘Istri Harus Turut Bertanggung Jawab’

    Boyamin Tanggapi atas Panggilan Sandra Dewi ke Kejagung ‘Istri Harus Turut Bertanggung Jawab’

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman memberikan tanggapan terhadap pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terhadap Sandra Dewi terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan Tata Niaga Komoditas Timah. Boyamin menegaskan panggilan terhadap Sandra Dewi merupakan langkah yang tepat dari pihak Kejagung. Baca juga : MAKI Somasi Jampidsus Buntut Dugaan Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah […]

  • Ternyata Hasil Mediasi di PN Bogor Tidak ada Kata Damai di Kasus Sengketa Tanah Niko Mamesah dan Summarecon Bogor

    Ternyata Hasil Mediasi di PN Bogor Tidak ada Kata Damai di Kasus Sengketa Tanah Niko Mamesah dan Summarecon Bogor

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bogor, Msinews.com – Informasi penting untuk anda kali ini terkait masalah sengketa tanah ahli waris niko mamesah dengan PT Summarekon Bogor dengan anak perusahaannya PT Kencana Jaya Property yang sampai hari ini, pada kamis 6 maret 2025 tidak ada Solusi penyelesaiannya. Kasus ini bakal melebar kemana-mana karena dampaknya tidak saja kepada ahli waris Niko Mamesah […]

  • Rahani dan Rabani: Kausa Prima (Bagian Satu)

    Rahani dan Rabani: Kausa Prima (Bagian Satu)

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Oleh ; Syamsul Noor ALAM semesta baru beberapa detik lalu Tuhan ciptakan. Langit dan bumi juga baru terwujud. Seluas mata memandang tak ada sesuatu apa pun dan makhluk apa pun di bumi. Kosong melompong. Gelap pekat. “Baik sekali dan terlihat teramat indah bila Kuciptakan samudera raya, bukit-bukit, gunung-gunung, dan di antaranya ada lembah-lembah.” Roh Tuhan […]

expand_less