Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Libur Sekolah, Gizi Anak Jangan Libur: Mendesak BGN Segera Sosialisasi Mekanisme Distribusi MBG

Libur Sekolah, Gizi Anak Jangan Libur: Mendesak BGN Segera Sosialisasi Mekanisme Distribusi MBG

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Masa liburan sekolah yang panjang, seperti yang akan terjadi pada pertengahan tahun ini, seringkali menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama bagi keberlangsungan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Neng Eem Marhamah, dengan tegas mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera bergerak cepat menyosialisasikan mekanisme distribusi MBG selama periode liburan.

Ini menjadi krusial setelah munculnya kasus pembagian MBG dalam bentuk bahan mentah di Tangerang Selatan, yang dinilai tidak sesuai dengan esensi program.

“Pembagian MBG dalam bentuk bahan mentah tidak sesuai ketentuan program. Tapi ini inisiatif dari SPPG agar anak-anak tetap menerima manfaat selama libur sekolah,” ujar Neng Eem di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

“Ini menjadi bahan evaluasi agar BGN segera menyusun juknis [petunjuk teknis] dan sosialisasi mekanisme distribusi MBG.”sambung Neng Eem.

Meningkatnya Kebutuhan, Tantangan Distribusi

Unggahan di media sosial belakangan ini memperlihatkan paket MBG yang dibagikan berupa beras, telur puyuh, ikan asin, kacang tanah, pisang, dan jeruk, yang ditujukan untuk dimasak sendiri oleh penerima.

Meskipun niatnya baik agar anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi, metode ini menyoroti belum adanya panduan yang jelas mengenai distribusi MBG di luar hari sekolah reguler.

Neng Eem menjelaskan bahwa libur sekolah di Indonesia terjadi dua kali setahun, yaitu Juni-Juli dan Desember-Januari, dengan libur pertengahan tahun yang cenderung lebih panjang. Saat libur Lebaran 2025 lalu, MBG tidak diberikan kepada anak sekolah, namun tetap disalurkan untuk ibu hamil dan balita.

“Kalau MBG tetap diberikan saat libur sekolah, sebaiknya dilakukan survei kehadiran siswa dengan melibatkan pihak sekolah agar penyalurannya tepat sasaran,” tambahnya, menekankan pentingnya akurasi data penerima.

Inovasi dan Sinergi untuk Distribusi Optimal

Untuk mengatasi tantangan ini, Neng Eem menyarankan beberapa opsi agar manfaat MBG tetap terasa maksimal.

Bagi anak-anak yang tinggal dekat sekolah, ia berharap mereka tetap bisa menerima MBG di lingkungan sekolah, meskipun sedang libur.

Bahkan, ia mengusulkan adanya aktivitas sederhana di sekolah agar kunjungan siswa tidak sekadar untuk mengambil MBG. Ini bisa menciptakan suasana interaktif dan edukatif.

Sementara itu, untuk anak-anak yang rumahnya jauh atau sulit datang ke sekolah, distribusi MBG bisa tetap difokuskan pada kelompok prioritas seperti ibu hamil, menyusui, dan balita, yang memang menjadi target penting dalam program ini.

“Ke depan, distribusi MBG harus lebih matang. Bila memungkinkan, pembagian MBG saat libur bisa dilakukan di tempat-tempat umum seperti area rekreasi, sehingga anak-anak tetap bisa menikmati gizi seimbang,” pungkasnya.

Ia berharap ini dapat dilakukan dengan perencanaan yang matang dan sinergi lintas sektor untuk mendukung program unggulan Presiden Prabowo ini.

Dengan sosialisasi mekanisme yang jelas dan strategi distribusi yang inovatif, diharapkan program MBG dapat terus berjalan optimal, memastikan bahwa kebutuhan gizi anak-anak Indonesia tidak ikut libur seiring dengan berakhirnya tahun ajaran.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi dengan FPT DIY, Riyanta : Harus Dilayani Sesuai Undang-Undang

    Audiensi dengan FPT DIY, Riyanta : Harus Dilayani Sesuai Undang-Undang

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Forum Peduli Tanah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan audiensei dengan Anggota Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI,Senun (27/5/2024). Mereka diterima oleh Anggota Komisi II DPR RI Riyanta. Adapun pembahasan terkait status Hak Guna Bangunan (HGB) yang sudah bertahun-tahun tidak bisa diperpanjang. Dalam pertemuan ini, Riyanta berharap semua pihak terkait termasuk Kanwil BPN Yogyakarta dan […]

  • Presiden Jokowi Halalbihalal dengan Menhan Prabowo Subianto, Surakarta, 22 April 2023

    Presiden Jokowi Halalbihalal dengan Menhan Prabowo Subianto, Surakarta, 22 April 2023

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MSI TV – Presiden Jokowi Halalbihalal dengan Menhan Prabowo Subianto, Surakarta, 22 April 2023.

  • DPR ; Pengalihan Pulau Aceh ke Sumut Harus Lewat UU, Bukan Sekedar Keputusan Menteri

    DPR ; Pengalihan Pulau Aceh ke Sumut Harus Lewat UU, Bukan Sekedar Keputusan Menteri

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo, menegaskan bahwa pengalihan empat pulau dari wilayah Provinsi Aceh ke Sumatera Utara tidak dapat dilakukan hanya melalui keputusan menteri. Menurutnya, perubahan batas wilayah provinsi merupakan ranah kewenangan legislatif dan harus ditempuh melalui mekanisme pembentukan undang-undang. Hal ini selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang […]

  • KPU RI

    KPU RI Terus Hitung Surat Suara Rusak di Paniai, Papua Tengah, Jelang Pemungutan Suara

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) masih menghitung jumlah surat suara rusak di Paniai, Papua Tengah, menjelang pemungutan suara. Seorang anggota KPU RI, Mochammad Afifuddin, mengonfirmasi hal tersebut, sementara beredarnya video perusakan surat suara dan kotak suara di daerah tersebut telah menjadi perhatian. KPU RI masih dalam proses menghitung jumlah surat […]

  • RDP dengan Dirjen Migas, Komisi VII : Target Produksi Migas Sangat tidak Realistis

    RDP dengan Dirjen Migas, Komisi VII : Target Produksi Migas Sangat tidak Realistis

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Produksi lifting Miga (Minyak dan Gas) yang hingga saat ini masih jauh dari target yang ditetapkan, sebesar 1 juta barel per hari (bph). Bahkan tren dari tahun ke tahun, lifting migas tersebut cenderung menurun. Hal tersebut dipertanyakan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen […]

  • Longsor di Lokasi Tambang Emas Ilegal Gorontalo

    Longsor di Lokasi Tambang Emas Ilegal Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sumbawa Barat,msinew.com-Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di lokasi Pambang Ilegal di Provinsi Gorontalo. Peristiwa terjadi di Kabupaten Bone Bolango, Kecamatan Suwawa Timur, Gorontalo yang menewaskan 27 orang, dan 15 orang lainnya masih hilang. Merespon hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman menyayangkan kejadian longsor di tambang emas ilegal di Desa Tulabolo, […]

expand_less