Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Libur Lebaran, STIS Tetap Layani Peserta Pelatihan Vokasional 24 Jam Non Stop

Libur Lebaran, STIS Tetap Layani Peserta Pelatihan Vokasional 24 Jam Non Stop

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM,Bogor – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Kementerian Sosial telah melakukan persiapan untuk memastikan kenyamanan para penghuninya.

Hal ini dikatakan Pembina Asrama Vokasional Putra, Rudi Febriyanto. “Karena memang kita pelayanannya 24 jam, di sini memang ada yang stay,” kata Rudi saat ditemui di STIS, Bogor, beberapa waktu lalu.

Rudi menyebutkan dari total 55 penghuni asrama, 20 orang yang domisilinya di Jabodetabek akan pulang ke rumah masing-masing untuk merayakan Lebaran. Sementara itu, sekitar 35 penghuni lainnya akan tetap tinggal di asrama.

Para penghuni asrama di antaranya merupakan penyandang disabilitas yang akan mendapatkan pelatihan vokasional selama 6 bulan di STIS. Mereka menginap selama 6 bulan hingga akhirnya siap disalurkan untuk bekerja.

“Sekitar 35 orang masih di sini, rumah mereka jauh, ada yang di Padang, Aceh, Bengkulu, dan Palembang,” katanya.

Ia menjelaskan keputusan mereka tidak pulang, selain karena jarak rumah yang jauh juga karena biaya perjalanan yang mahal. Namun, STIS asrama telah menyiapkan program kegiatan untuk memastikan penghuni yang tidak pulang merasa nyaman dan bahagia.

“Kita telah menyiapkan program kegiatan untuk penghuni yang tidak pulang, seperti takbiran dan sholat Ied berjamaah,” kata Rudi.

Ia juga memastikan STIS memperbolehkan orang tua atau saudara penghuni untuk berkunjung dan menginap di asrama, jika perlu. Ia berusaha membuat penghuninya merasa di rumah sendiri.

“Kami berusaha untuk membuat mereka merasa tidak sendirian dan tetap dapat merayakan hari raya dengan nyaman,” katanya.

Rudi mengatakan sejak awal sudah menginformasikan kepada peserta pelatihan bahwa vokasional dilaksanakan bertepatan dengan momen Ramadan dan Lebaran. Para peserta pun bersedia dengan izin orang tua.

“Saat orang tuanya mungkin menginap 1 sampai 2 hari silakan,” katanya.

Saat Idul Fitri, biasanya ia sebagai kepala asrama akan memandu penghuni asrama untuk solat Ied berjamaah ke masjid. Para peserta yang semuanya penyandang disabilitas biasanya memang membutuhkan pendampingan.

“Ada yang gunakan alat bantu kursi roda, tongkat. Habis dari masjid, kta kawal lagi,” katanya.

Selepas salat, ia menuturkan STIS biasanya akan mengisi kegiatan liburan dengan olahraga hingga nonton bareng untuk mengusir kepenatan. Bila ada keluarga yang ingin mengajak pergi maka diperbolehkan dengan mengisi surat izin.

“Misalkan jalan-jalan sendiri tidak diizinkan, takut ada apa-apa. Mereka tanggung jawab kita di sini,” katanya.

Rudi mengatakan profesinya sebagai kepala asrama ini menuntutnya untuk bekerja 24 jam. Sebab, ketika ada peserta vokasional yang sakit, ia juga harus merawat dan memeriksakan ke dokter.

“Kadang kalau mereka punya penyakit bawaan, agak bingung juga sih, kita biasanya lapor ke perawat dan konsultasi ke dokter,” katanya.

Meski begitu, ia mengatakan para penghuni asrama STIS sudah ia anggap sebagai keluarga. Ia ikut senang saat mereka sukses dan ikut sedih saat mereka sakit.

“Kebetulan saya selain pembinaan, juga mengajar call center,” katanya.

Melayani peserta vokasional penyandang disabilitas 24 jam, ia mengaku keluarga sangat memahami profesinya. Sehingga, saat momen Lebaran, biasanya ia cukup telepon video dengan keluarga yang berada di kampung.

“Waktu awal-awal bekerja sedih juga, tapi ini kan tugas, istilahnya amanah yang diberikan pimpinan kita jalankan. Kadang anak dan istri saya yang ke sini,” katanya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

    Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

      Msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah. SE bernomor 800.1.5/3349/SJ tersebut memuat sejumlah ketentuan, termasuk mengenai penyesuaian tugas kedinasan di lingkungan ASN Pemerintah Daerah (Pemda). Adapun ASN Pemda dapat melaksanakan tugas kedinasan melalui kombinasi work from […]

  • Relawan Prabowo Laporkan Anies ke Polisi Buntut Debat Capres ke Tiga

    Relawan Prabowo Laporkan Anies ke Polisi Buntut Debat Capres ke Tiga

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Relawan Prabowo Subianto sebutan Pandawa Lima, melaporkan calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, ke Markas Besar Polisi (Mabes) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa malam, 9 Januari 2023. Sahib selaku koordinator Relawa menilai pernyataan Anies dalam debat ke tiga yang dilaksanakan KPU Pusat, tidak pantas dan menyesatkan publik. Baca juga […]

  • Menteri PKP Percepat Program Perumahan di Bengkulu

    Menteri PKP Percepat Program Perumahan di Bengkulu

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong percepatan realisasi program perumahan yang lebih merata dan berpihak kepada masyarakat kecil melalui pertemuan langsung antara Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan harapan agar Kementerian PKP memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan perumahan di Bengkulu serta […]

  • Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi I DPR RI mengusulkan agar Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus soal polemik peretasan data di Pusat Data Nasional (PDN).Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi I DPR RI Sukamta di Jakarta. “Kalau negara kita tidak merasa perlu membentuk Satgas dan tidak merasa bersalah, negara ini, atas kehilangan data ini, berarti ada yang sakit dengan […]

  • Sah, DPR Resmi Tetapkan Jumlah dan Komposisi Fraksi Pada Pimpinan AKD,Ada 13 Komisi

    Sah, DPR Resmi Tetapkan Jumlah dan Komposisi Fraksi Pada Pimpinan AKD,Ada 13 Komisi

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024-2029 menggelar Rapat Paripurna perdana yang resmi digelar di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2024). Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, dimana salah satu agebnda  tersebut membahas penetapan jumlah dan komposisi Fraksi pada pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dilanjutkan dengan […]

  • Soal RUU Perumahan, Menteri PKP:  Kepentingan Rakyat dan Dunia Usaha

    Soal RUU Perumahan, Menteri PKP:  Kepentingan Rakyat dan Dunia Usaha

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pemerintah menegaskan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan dilakukan dengan menyeimbangkan kepentingan rakyat, negara, dan dunia usaha sebagai satu kesatuan kebijakan nasional di sektor hunian. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan pendekatan tersebut menjadi prinsip utama agar regulasi perumahan tidak hanya menyelesaikan persoalan kebutuhan hunian masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi […]

expand_less