Komisi IX Sebut, Pentingnya Sosialisasi Keamanan Pangan di Pasar Tradisional
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MSINEWS.COM-Komisi IX DPR RI menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pusat Kota Pekanbaru. Kegiatan ini untuk memastikan keamanan pangan menjelang bulan Ramadan.
Diketahui, dalam sidak ini, Komisi IX turut menghadirkan mobil laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji langsung terhadap berbagai sampel makanan, seperti kerupuk, tahu, tempe, ayam, ikan, dan udang.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IX , Nihayatul Wafiroh, yang memimpin kunjungan tersebut menegaskan bahwa sidak ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mengonsumsi makanan yang aman dan bebas dari bahan berbahaya.
“Nah, makanya kita sidak langsung dan membawa mobil lab BPOM untuk mengecek makanan yang dibeli secara acak. Kita berharap hasilnya aman dan layak dikonsumsi masyarakat Riau,”kata dia kepada wartawanb, Kamis (27/2/2025).
Nihayatul mengungkapkan bahwa sebagian besar sampel yang diperiksa dinyatakan aman dan negatif dari kandungan Rhodamin B.
“Alhamdulillah, hasilnya negatif Rhodamin B, sehingga aman dikonsumsi,” jelas legislator Dapil Jawa Timur III tersebut.
Selain itu, Komisi IX DPR RI juga meminta BPOM untuk meningkatkan sosialisasi kepada produsen terkait bahan tambahan yang dilarang serta memberikan edukasi kepada konsumen mengenai makanan yang aman dikonsumsi.
“Penting bagi BPOM untuk terus melakukan sosialisasi kepada produsen agar mereka memahami bahan-bahan yang tidak boleh digunakan dalam makanan. Selain itu, edukasi kepada konsumen juga diperlukan agar mereka lebih selektif dalam memilih makanan yang sehat,” tutupnya. **
Editor : dm.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Saat ini belum ada komentar