Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Atasi Kemiskinan, Kemensos Ajak Kolaborasi Perguruan Tinggi di Jatim

Atasi Kemiskinan, Kemensos Ajak Kolaborasi Perguruan Tinggi di Jatim

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya,msinews.com– Kementerian Sosial RI (Kemensos) mengajak Perguruan Tinggi di Jawa Timur berkolaborasi mengentaskan kemiskinan.

Langkah ini tertuang pada pertemuan Kemensos dengan 12 rektor atau yang mewakili dari Forum Rektor Jatim dalam diskusi pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemberdayaan desa di Kampus UNESA 2 pada Jumat (7/2/2025). Hal ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico menyampaikan Kemensos memprioritaskan pengentasan kemiskinan di tiga provinsi terlebih dahulu. “Ada Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Tiga Provinsi ini dipilih karena berkontribusi besar dalam angka kemiskinan di Indonesia,” kata Robben.

Kemudian soal strategi yang dipilih adalah dengan membangun desa. Untuk itu diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.  “Untuk itu kami mengajak Universitas/Lembaga dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat sebagai program kolaborasi secara bersama,” kata Robben.

Nantinya Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) yang ada di setiap Universitas diharapkan berperan  melakukan rujukan dan kajian serta terapan program pengentasan kemiskinan.

“Melalui LPPM akan dikaji, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan ditindaklanjuti secara bersama-sama,” ujar Robben.

Robben meyakini jika telah dilakukan kajian, maka program dari Kemensos akan dilandasi perencanaan yang bisa dipertanggung jawabkan.

Soal kolaborasi, Robben menjelaskan Kemensos sudah melakukan dengan berbagai pihak. Di antaranya dengan pemerintah daerah untuk relokasi kampung nelayan yang ada di Indramayu, Jawa Barat, menjadi Kampung Nelayan Sejahtera.

“Kampung Nelayan Sejahtera tidak akan bisa diwujudkan jika tidak ada kolaborasi dengan lembaga lain,” kata Robben.

Selain Kampung Nelayan Sejahtera, Kemensos juga bekerjasama dengan pihak lain untuk mewujudkan program Sekolah Rakyat.

Tujuan Sekolah Rakyat ini untuk memutus rantai kemiskinan, membentuk agen perubahan dari keluarga miskin, sehingga terbentuk mental dan pola pikir untuk keluar dari kemiskinan.

Kerja-kerja kolaboratif Kemensos dengan berbagai pihak ini mendapat apresiasi dari para civitas akademik. Mereka pun siap bersinergi.

“Ide besar yang sangat baik, ada kerangka kerja dan target terukur, kami siap men-support dan ini menjadi tantangan bagi kami agar bisa lebih berdampak terhadap masyarakat,” kata Wakil Rektor Bidang Inovasi, Institut Teknologi Surabaya.

Selain ITS peserta audiensi yang hadir juga menyambut baik kolaborasi dari Kemensos. Bahkan masing-masing dari perwakilan rektor yang hadir juga telah memiliki program pemberdayaan seperti Sekolah Peternakan Rakyat oleh Universitas Islam Kediri.

Masing-masing perguruan tinggi memiliki pengalaman dan komitmen dalam pengentasan kemiskinan. Menurut Robben nantinya apa yang telah dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi bisa lebih dikembangkan.

“Sehingga tidak usah memulai dari nol lagi, apa yang telah dilakukan nanti dikumpulkan dalam satu link dan akan kami sepakati kembali. Pertemuan ini memang baru langkah awal namun niat dan semangat bapak ibu semua kami yakin apa yang ditargetkan Presiden akan terwujud,” kata Robben.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Investigasi BGN Temukan Kadar Nitrit Empat Kali Lipat di Kasus MBG Bandung

    Tim Investigasi BGN Temukan Kadar Nitrit Empat Kali Lipat di Kasus MBG Bandung

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Msinews.com – Ketua Tim Investigasi Independen Badan Gizi Nasional (BGN) Dra Karimah Muhammad mengungkap temuan penting dalam penyelidikan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipongkor, Bandung Barat,  Jawa Barat. Berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sisa makanan yang dikonsumsi para pelajar, ditemukan kadar nitrit mencapai 3,91 dan 3,54 miligram per liter (mg/L). Angka ini […]

  • KPU Raih Peringkat Pertama Anugerah KIP 2025 Kategori Lembaga Non Struktural

    KPU Raih Peringkat Pertama Anugerah KIP 2025 Kategori Lembaga Non Struktural

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komisi Pemilihan Umum RI meraih Peringkat Pertama Kualifikasi Informatif pada Kategori Lembaga Non Struktural dengan nilai 97,84 pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat di Jakarta, Senin (15/12/2025). Pada lima tahun berturut-turut, sejak tahun 2021 hingga tahun 2025, KPU sudah meraih Kualifikasi Informatif pada Lembaga Non Struktural. Penghargaan ini sebagai […]

  • Mensos Saifullah Yusuf Berikan Bantuan Rp650 Miliar kepada Ribuan Pemulung Bantargebang, Bekasi

    Mensos Saifullah Yusuf Berikan Bantuan Rp650 Miliar kepada Ribuan Pemulung Bantargebang, Bekasi

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Bekasi,msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan senilai Rp 650.050.643.833 kepada 2.055 masyarakat rentan di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/9/2024). Nilai bantuan itu berupa 2.055 paket bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) alat pelindung diri seperti helm, sepatu boat, senter, dan nutrisi. Ada juga 389 paket ATENSI […]

  • Kontroversi Soal Hak Imunitas DPR: Hidayat Nurwahid Bela Mardani Ali Sera

    Kontroversi Soal Hak Imunitas DPR: Hidayat Nurwahid Bela Mardani Ali Sera

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com-Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), menegaskan bahwa anggota DPR memiliki hak imunitas dalam menyampaikan pendapat. Pernyataan ini disampaikan nya pada Jumat pekan lalu dalam  tanggapan atas pelaporan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Dalam […]

  • Massa Dukung Proses Hukum Ganjar Pranowo Terkait Dugaan Penerimaan Gratifikasi

    Massa Dukung Proses Hukum Ganjar Pranowo Terkait Dugaan Penerimaan Gratifikasi

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Semarang, MSINews.com – Massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Jawa Tengah menggelar demonstrasi di depan Kantor Pusat Bank Jateng di Jalan Pemuda Semarang pada Rabu (6/3). Demonstrasi ini berlangsung setelah Ganjar Pranowo dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penerimaan gratifikasi. Aksinya, massa membawa sejumlah poster dengan tuntutan yang mengkritisi dugaan keterlibatan pejabat dalam […]

  • Debat Kedua Pilgub 2024,  KPU Sumsel Angkat Tema Ini

    Debat Kedua Pilgub 2024,  KPU Sumsel Angkat Tema Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Penyelarasan kebijakan pusat-daerah jadi tema debat kedua oleh para pasangan calon pilgub Sumsel 10 November 2024. “Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan penyelarasan kebijakan pusat dan daerah menjadi salah satu tema debat publik kedua Pilkada 2024,” kata komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Handoko di Palembang, Sabtu,(9/11/2024). Dilansir dari Antaranews,debat calon kepala daerah […]

expand_less