Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews. com – Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), yang dipimpin oleh Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang tersebut adalah memberikan keterangan sebagaimana adanya.

Menurut Yusril, kehadiran keempat menteri tersebut bukanlah untuk menafsirkan atau membenarkan apa yang dikemukakan oleh kedua pemohon, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Kesaksian para menteri tersebut, yang mencakup informasi terkait dengan dana perlindungan sosial dan bantuan sosial dalam APBN tahun 2023-2024, dianggap sebagai penjelasan yang jelas dan faktual.

Baca Juga : Markas Polda Lampung Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Masih Selidiki Kejadian

“Kami telah membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti surat, saksi, dan ahli ke persidangan,” ujar Yusril kepada wartawan.

Yusril juga menyoroti bahwa tudingan kecurangan yang dilayangkan kedua pemohon terutama menargetkan Presiden Jokowi, meskipun Jokowi bukan merupakan pihak yang terlibat langsung dalam perkara tersebut.

Pihak Prabowo-Gibran menegaskan bahwa mereka telah membantah tudingan tersebut dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Selain itu, mereka tidak meminta MK untuk menghadirkan para menteri terkait perlinsos dan bansos, namun pihak lawan yang meminta hal tersebut.

Kesaksian keempat menteri tersebut, yakni Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, dianggap memberikan penjelasan yang rinci terkait dengan bansos dan perlinsos yang disalurkan oleh pemerintah.

Yusril menambahkan bahwa kesaksian para menteri tersebut telah membantah tudingan yang dilayangkan oleh kedua pemohon, dan tidak ada celah sedikitpun yang bisa membuktikan adanya kecurangan yang disengaja dalam penyaluran bansos.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Segera Limpahkan Berkas Tersangka Budi ke Kejati DKI Jakarta Pasca Lebaran

“Dengan penjelasan yang mereka berikan, tidak ada ruang untuk membuktikan adanya kecurangan yang disengaja, seperti yang dituduhkan oleh kedua pemohon,” ujar Yusril.

Yusril juga menyoroti bahwa kesaksian para menteri tersebut justru menjadi bumerang bagi kedua pemohon, karena telah membantah tudingan mereka sendiri. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa permintaan untuk menghadirkan para menteri tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan oleh kubu Anies dan Ganjar.

Dalam kesimpulan, Yusril menegaskan bahwa kesaksian para menteri tersebut tidak menguntungkan kedua pemohon dan justru membantah tudingan mereka sendiri. Hal ini juga menunjukkan bahwa pengamatannya terhadap arah kesaksian para menteri tersebut lebih akurat dibandingkan dengan pihak lawan.

Penyaluran Bansos Dilakukan Secara Transparan dan Tidak Dalam Bentuk Sembako

Para menteri yang memberikan kesaksian dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK juga menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak dalam bentuk sembako. Menurut mereka, bansos disalurkan dengan cara yang jelas dan terstruktur, melalui transfer bank ke rekening penerima atau melalui kantor pos.

Menurut Mensos Tri Rismaharini, tidak ada bansos yang disalurkan dalam bentuk sembako. Hal ini menguatkan argumen bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak ada penyalahgunaan dalam proses tersebut.

Kubu Prabowo-Gibran Siap Membantah Tudingan Kecurangan dengan Bukti yang Kuat

Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK menegaskan kesiapan mereka untuk membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dianggap sebagai penguat dalam membantah tudingan tersebut. (Ror).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek dan Pol PP Lawa Raya, Muna Barat Sosialisasi Miras

    Polsek dan Pol PP Lawa Raya, Muna Barat Sosialisasi Miras

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Muna Barat,msinews.com- Kepolisian Sektor wilayah Lawa Raya, Kabupaten Muna Barat,Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar sosialisasi miras . Hal itu mengingat sepanjang tahun 2024, tercatat 21 kasus kekerasan yang terjadi akibat konsumsi minuman keras (miras). Untuk itu, pihak penegak hukum dalam hal ini Kepolisian Setempat menghimbau masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dalam […]

  • Bamsoet : Cak Imin Bukan Lelaki Biasa,Semoga Jadi Capres 2029

    Bamsoet : Cak Imin Bukan Lelaki Biasa,Semoga Jadi Capres 2029

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengapresiasi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Bahwasannya, Cak Imin bukanlah seorang laki-laki biasa. Politisi senior Partai Golkar ini menilai kinerja Cak Imin yang berhasil membawa PKB sebagai partai milenial,namun tetap menjaga identitas sebagai partai Nahdlatul Ulama itu, seharusnya mendapat balasan lebih. “Gus Muhaimin, dia memang bukan lelaki biasa. […]

  • Mensos

    Mensos: Potensi Kerugian Negar, Bansos Capai Rp 523 Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta, Progres perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS pada tahun 2020 banyak mendapatkan catatan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Tak hanya BPK,  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Komisi Pemilihan Korupsi (KPK) juga banyak mendapatkan catatan itu. Hal ini disampaikan oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam acara ACLC KPK , di Jakarta, […]

  • Jokowi

    Jokowi Apresiasi Kinerja KPU dan Bawaslu dalam Merampungkan Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) atas berhasilnya merampungkan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024. Baca juga : Pj Bupati Lambar Paparkan Capaian Kinerja Triwulan Pertama 2024 “Kita patut bersyukur proses penghitungan, proses rekapitulasi, dan penghitungan suara tadi malam sudah selesai […]

  • Luar Biasa Fantastis, Kepala PPATK Sebut Transaksi Panji Gumilang 15 Triliun

    Luar Biasa Fantastis, Kepala PPATK Sebut Transaksi Panji Gumilang 15 Triliun

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta_Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut jumlah transaksi pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Panji Gumilang (PG) mencapai angka lebih dari Rp 15 triliun. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana saat ditanya awak media dengan memastikan apakah transaksi Panji Gumilang mencapai angka yang fantastis Rp.15 triliun. […]

  • Gus Ipul Minta Jajarannya Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Secara Maksimal

    Gus Ipul Minta Jajarannya Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Secara Maksimal

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginstruksikan jajarannya segera menyalurkan bantuan kepada korban gempa Kabupaten Bandung dan Garut. “Kita harus bergerak cepat dan maksimal menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa di Bandung dan Garut,” kata Gus Ipul, di Jakarta, Kamis (19/9/2024). Gempa dengan magnitudo 5,0 yang terjadi di Kabupaten Bandung pada Rabu (18/9), berdampak hingga ke […]

expand_less