Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews. com – Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), yang dipimpin oleh Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang tersebut adalah memberikan keterangan sebagaimana adanya.

Menurut Yusril, kehadiran keempat menteri tersebut bukanlah untuk menafsirkan atau membenarkan apa yang dikemukakan oleh kedua pemohon, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Kesaksian para menteri tersebut, yang mencakup informasi terkait dengan dana perlindungan sosial dan bantuan sosial dalam APBN tahun 2023-2024, dianggap sebagai penjelasan yang jelas dan faktual.

Baca Juga : Markas Polda Lampung Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Masih Selidiki Kejadian

“Kami telah membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti surat, saksi, dan ahli ke persidangan,” ujar Yusril kepada wartawan.

Yusril juga menyoroti bahwa tudingan kecurangan yang dilayangkan kedua pemohon terutama menargetkan Presiden Jokowi, meskipun Jokowi bukan merupakan pihak yang terlibat langsung dalam perkara tersebut.

Pihak Prabowo-Gibran menegaskan bahwa mereka telah membantah tudingan tersebut dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Selain itu, mereka tidak meminta MK untuk menghadirkan para menteri terkait perlinsos dan bansos, namun pihak lawan yang meminta hal tersebut.

Kesaksian keempat menteri tersebut, yakni Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, dianggap memberikan penjelasan yang rinci terkait dengan bansos dan perlinsos yang disalurkan oleh pemerintah.

Yusril menambahkan bahwa kesaksian para menteri tersebut telah membantah tudingan yang dilayangkan oleh kedua pemohon, dan tidak ada celah sedikitpun yang bisa membuktikan adanya kecurangan yang disengaja dalam penyaluran bansos.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Segera Limpahkan Berkas Tersangka Budi ke Kejati DKI Jakarta Pasca Lebaran

“Dengan penjelasan yang mereka berikan, tidak ada ruang untuk membuktikan adanya kecurangan yang disengaja, seperti yang dituduhkan oleh kedua pemohon,” ujar Yusril.

Yusril juga menyoroti bahwa kesaksian para menteri tersebut justru menjadi bumerang bagi kedua pemohon, karena telah membantah tudingan mereka sendiri. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa permintaan untuk menghadirkan para menteri tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan oleh kubu Anies dan Ganjar.

Dalam kesimpulan, Yusril menegaskan bahwa kesaksian para menteri tersebut tidak menguntungkan kedua pemohon dan justru membantah tudingan mereka sendiri. Hal ini juga menunjukkan bahwa pengamatannya terhadap arah kesaksian para menteri tersebut lebih akurat dibandingkan dengan pihak lawan.

Penyaluran Bansos Dilakukan Secara Transparan dan Tidak Dalam Bentuk Sembako

Para menteri yang memberikan kesaksian dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK juga menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak dalam bentuk sembako. Menurut mereka, bansos disalurkan dengan cara yang jelas dan terstruktur, melalui transfer bank ke rekening penerima atau melalui kantor pos.

Menurut Mensos Tri Rismaharini, tidak ada bansos yang disalurkan dalam bentuk sembako. Hal ini menguatkan argumen bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak ada penyalahgunaan dalam proses tersebut.

Kubu Prabowo-Gibran Siap Membantah Tudingan Kecurangan dengan Bukti yang Kuat

Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK menegaskan kesiapan mereka untuk membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dianggap sebagai penguat dalam membantah tudingan tersebut. (Ror).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahfud MD Bantah Perbedaan Pandangan dengan Ganjar Soal Hak Angket 

    Mahfud MD Bantah Perbedaan Pandangan dengan Ganjar Soal Hak Angket 

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, kembali membantah adanya perbedaan pandangan dengan calon presidennya, Ganjar Pranowo, terkait hak angket kecurangan dalam Pemilu 2024 di DPR RI. Mahfud menegaskan pernyataannya sebelumnya yang menunjukkan ketidakterlibatan dalam isu hak angket tersebut bukanlah karena adanya perbedaan pandangan dengan Ganjar, melainkan karena dirinya bukan merupakan […]

  • Para Pimpinan MPR RI Silaturahmi Kebangsaan dengan Ketum Demokrat, Muncul Usulan Pemisahan Pilpres dan Pileg,Ini alasannya

    Para Pimpinan MPR RI Silaturahmi Kebangsaan dengan Ketum Demokrat, Muncul Usulan Pemisahan Pilpres dan Pileg,Ini alasannya

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Untuk kesekian kalinya Pimpinan MPR RI melakukan Silaturahmi Kebangsaan dengan mendatangi rumah dan atau kantor para tokoh-tokoh nasional khususnya para mantan Presiden,mantan wakil presiden RI, mantan Pimpinan MPR,DPR, Ketua-Ketua Partai Politik. Hari ini,Selasa (16/7/2024), dipimpin langsung Ketua MPR RI Dr.Bambang Soesatyo dan Pimpinan MPR Lainnya, mendatangi Kator Ketua Umum DPP Partai Demokrat,Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). […]

  • MSI TV – Halomoan Tambunan Siap Mengabdi Untuk Warga DKI Jakarta

    MSI TV – Halomoan Tambunan Siap Mengabdi Untuk Warga DKI Jakarta

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    MSI TV – Halomoan Tambunan Siap Mengabdi Untuk Warga DKI Jakarta.

  • Kemenlu Luncurkan Kolaborasi Diplomasi Kemanusiaan untuk Palestina

    Kemenlu Luncurkan Kolaborasi Diplomasi Kemanusiaan untuk Palestina

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menginisiasi kerja sama dengan puluhan organisasi amal dan kemanusiaan di Indonesia untuk penggalangan dan penyaluran bantuan bagi Palestina, Rabu (26/2/2025). Acara dikemas dalam tajuk “Penandatanganan Dukungan dan Kampanye Bersama Indonesia untuk Palestina: Solidaritas, Aksi Nyata, dan Harapan Baru.” “Kita semuanya berkumpul untuk memulai satu gerakan solidaritas untuk Palestina. Ini adalah hasil […]

  • Kecelakaan KA Bandung

    Kecelakaan Kereta Api Bandung Raya, Ketua Komisi V DPR Minta Investigasi Mendalam

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Komisi V DPR, Lasarus, mengecam insiden tabrakan mematikan antara kereta api Turangga dan KA lokal Bandung Raya yang terjadi pagi ini di jalur petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur, Kabupaten Bandung. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Lasarus mendesak segera dilakukan investigasi menyeluruh atas kejadian tragis ini. Menurut Lasarus, kecelakaan ini diduga akibat kelalaian pengatur lintasan, […]

  • Demi Ketertiban Umum, Jangan Biarkan Pisau Hukum Tumpul

    Demi Ketertiban Umum, Jangan Biarkan Pisau Hukum Tumpul

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    OLeh : H.Dr.Bambang Soesatyo,SE.SH.MBA MASYARAKAT hanya bisa prihatin dan mengeluh ketika melihat dan merasakan semakin tumpulnya pisau penegakan hukum yang nyata-nyata berakibat pada menurunnya derajat ketertiban umum. Rasa keadilan pun terusik, karena beberapa komunitas merasa tidak terlindungi sebagai akibat dari sistem hukum yang tidak bekerja dan berfungsi dengan efektif. Kekacauan yang menjadi bukti semakin tumpulnya […]

expand_less