Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Yayasan I.J.Kasimo Peduli Kesehatan Telinga

Yayasan I.J.Kasimo Peduli Kesehatan Telinga

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Yayasan I.J. Kasimo berkolaborasi dengan Komisioner Komnas Disabilitas dan ABD Nusantara,menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Telinga, bertempat di Kantor Yayasn I.J. Kasimo,Kawasan Semanggi,Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024.

Adapun, kegiatan ini mendapat dukungan dari Komisioner Komnas Disabilitas, Kikin P. Taringan, dan Alat Bantu Dengar (ABD) Nusantara.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Badan Pengurus Pusat Yayasan I.J. Kasimo Ketua Umum Bapak Joseph Belawa Liwun, Sekertaris Jenderal Ibu Tuti Doeriat, Ketua Badan Pengawas Bapak F.X.Ellyas Nyoman, Ketua Lembaga Pemberdayaan Perempuan & Masyarakat Paulina Agneta Heni Hayon, Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Perempuan & Masyarakat Maria A.F.G. Sukmaniara.

Ketua Yayasan I.J.Kasimo Yosep Balawan sedang menjalankan pemeriksaan kesehatan telinga oleh petugas Alat Bantu Dengar Nusantara /Dok.

Dalam Sambutannya, Kikin P. Taringan mengapresiasi kegiatan yang sangat luar biasa tersebut.

“Saya akan terus memberi dukungan yang positif terhadap aksi sosial yang diadakan oleh Yayasan I J Kasimo. Karena, bagi saya, aksi sosial Pemeriksaan Kesehatan Telinga merupakan kesempatan untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Sebab, selama ini banyak masyarakat yang kurang peduli untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan telinga,” kata mantan Pengurus Pusat PMKRI ini.

Elias Nyoman,Tes Pendengaran Telinga

Lanjutnya, selaku Komisioner Komnas Disablitas, memandang bahwa, kegiatan ini penting untuk dapat melibatkan disabilitas, terutama teman tuli.

“Sebagian besar masyarakat masih memandang hambatan pendengaran sebagai aib. Cara pandang ini harus diluruskan,” ujar Kiki Tarigan.

Sementara itu koordinator penyelenggara kegiatan bakti sosial kesehatan telinga Yayasan I.J.Kasimo,mengatakan, Paulina Agneta Heni Hayon, menegaskan, bahwa kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Telingga juga akan diselenggarakan di Kabupaten Flores Timur, pada tanggal 30 Juli–4 Agutus 2024. Karena itu, informasi ini sangat penting diketahui masyrakat Flores Timur.

“Kegiatan ini bukan sekedar untuk memberikan layanan Kesehatan semata. Namun yang terpenting adalah bagaimana kami dapat memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan Kesehatan telinga,” terang Heni,demikian ia disapa kepada media ini, Sabtu (20/7/2024).

Paulina Agneta Heni Hayon sedang menjalani pemeriksaan kesehatan telinga

Selain itu Juga agar masyarakat membuka diri, apabila ada anggota keluarganya yang mengalami hambatan pendengaran (tuli) atau hambatan lainnya.

Dijelaskan, sebelumnya pada bulan Maret 2024, Yayasan I.J. Kasimo telah melakukan Kegiatan Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis dalam sebuah acara keagamaan di Larantuka, Flores – NTT. Di mana dalam kegiatan tersebut Yayasan I.J. Kasimo telah menghimpun data penyandang disabilitas sebanyak 161 Jiwa.

Untuk selanjutnya, Yayasan I.J.Kasimo akan berkolaborasi dengan ABD Nusantara,yang saat ini dipimpin oleh Harry Priyadi Daniel, akan menyelenggarakan Bakti Sosial Kesehatan dengan melakukan pemeriksaan telinga di 19 Kecamatan di Flores Timur, pada tanggal 30 Juli – 4 Agustus 2024 yang akan datang. ** sipres/Dese Lewuk.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

    Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Manggarai Barat,msinews.com – Sekolah Bambu Komodo di Kabupaten Manggarai barat,Flores, Nusa Tenggara Timur merupaka nsebuah lembaga yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dan peloestarian lingkungan melalui pemanfaatan bambu sebagai komoditi lokal. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanes Fransiskus Lema.  “Sekolah Bambu Komodo tidak hanya mengajarkan teknik-teknik pemanfaatan bambu tetapi juga mengintegrasikan pendidikan formal. […]

  • Sosok Marsillam Simanjuntak yang Ditakuti Koruptor : Nilai Ujiannya Tertinggi di KPK Tapi Malah Ditolak DPR 

    Sosok Marsillam Simanjuntak yang Ditakuti Koruptor : Nilai Ujiannya Tertinggi di KPK Tapi Malah Ditolak DPR 

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MENGAPA orang-orang berintegritas tinggi dan bersih justru kerap kali kesulitan mendapatkan ruang di negeri ini? Pertanyaan retoris itu tampaknya paling pas untuk menggambarkan sepak terjang Dr. Marsillam Simanjuntak, S.H. Bagi generasi muda saat ini, namanya mungkin terdengar asing. Namun di kalangan aktivis reformasi, pakar hukum tata negara, dan para koruptor kelas kakap era 2000-an, nama Marsillam […]

  • Senator Sumut Dorong Penguatan Peran DPD dalam Demokrasi Indonesia

    Senator Sumut Dorong Penguatan Peran DPD dalam Demokrasi Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM— Senator Sumatera Utara,Dedi Iskandar Batubara menilai, peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) signifikan dalam mempertegas sistem ketatanegaraan. Salah satunya dengan mengusulkan perubahan kelima Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, meski jalan politik tersebut dinilai masih cukup panjang dan terus diperjuangkan. Pernyataan disampaikan Anggota Badan Pengkajian MPR RI sekaligus Senator DPD RI, Dedi Iskandar Batubara, dalam diskusi bertajuk […]

  • Mensos : Pendamping PKH Harus Ubah Paradigma, dari Perlindungan ke Pemberdayaan

    Mensos : Pendamping PKH Harus Ubah Paradigma, dari Perlindungan ke Pemberdayaan

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,msinews — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pentingnya mengubah paradigma bagi para pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH), dari perlindungan dan jaminan sosial menjadi pemberdayaan. Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam pertemuan dengan para pendamping PKH di Bandar Lampung, Senin (12/5/2025). Kita harus mengubah paradigma, bantuan sosial (bansos) itu sementara, berdaya itu […]

  • Pertama Di Indonesia: Sentul Menjadi Tuan Rumah “Interval Trail Challenge”

    Pertama Di Indonesia: Sentul Menjadi Tuan Rumah “Interval Trail Challenge”

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-.Seiring meningkatnya popularitas olahraga lari trail di Indonesia dan semakin banyaknya lomba trail digelar di berbagai daerah, kawasan Sentul kini menjelma menjadi destinasi utama para pecinta trail running. “Dengan medan yang menantang sekaligus mudah diakses, Sentul menjadi lokasi favorit untuk berlatih bagi pelari yang tengah mempersiapkan diri menghadapi lomba-lomba besar,” ujar Founder Vertical Series Indonesia, […]

  • Tantangan Implementasi UU KIA dari Aspek Muatan Juga Daya Dukungnya

    Tantangan Implementasi UU KIA dari Aspek Muatan Juga Daya Dukungnya

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dalam siaran pers  tentang Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan,Komnas Perempuan mengapresiasi  niat penguatan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesejahteraan ibu dan anak. Bahwasanya, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) memberikan catatan kritis muatan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada pada Seribu Hari Pertama Kehidupan (UU KIA) yang […]

expand_less