Rab. Jan 14th, 2026

SPPG Sindang Sari Klarifikasi Video Viral Menu MBG di SD Lampung Utara

Presiden Prabowo tengah memperhatikan kotak makan bergizi gratis dalam sebuah kunjungan/ist

Msinews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari membantah narasi dalam video viral yang menyebut menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, tidak layak konsumsi.

Kepala SPPG Sindang Sari, Abib Saputra, menegaskan informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak sesuai fakta dan telah menimbulkan kegaduhan serta persepsi keliru terhadap pelaksanaan Program MBG di Provinsi Lampung.

“Kami menyampaikan klarifikasi terkait menu Program Makan Bergizi Gratis pada Senin, 12 Januari, yang viral di berbagai media sosial. Informasi yang menyebut menu tersebut tidak layak konsumsi adalah tidak benar,” kata Abib, Selasa (13/1).

Abib menjelaskan, seluruh proses pengolahan hingga pendistribusian makanan MBG telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, pemorsian, hingga pengiriman ke sekolah penerima manfaat.

Menu MBG yang disalurkan pada hari tersebut terdiri dari nasi putih, telur ceplok asam manis, tumis buncis dan wortel, tempe bacem, serta buah anggur.

Makanan didistribusikan sekitar pukul 09.00 WIB dan dikonsumsi siswa tidak lama setelah tiba di sekolah.

Terkait adanya keluhan beberapa siswa seperti sakit perut, mual, dan pusing, pihak SPPG Sindang Sari langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan cepat terhadap siswa yang mengalami keluhan.

Menanggapi tudingan adanya makanan busuk atau berlendir, Abib menegaskan tuduhan tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Menu yang disajikan terdiri dari nasi, telur asam manis, tempe bacem, dan buah anggur. Dugaan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi tidak sesuai dengan fakta yang kami temukan,” tegasnya.

SPPG Sindang Sari juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara untuk melakukan pengecekan dan uji sampel makanan.

“Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan dan uji sampel makanan. Berdasarkan pengecekan awal, menu dinyatakan aman dan tidak menimbulkan kejadian luar biasa bagi penerima manfaat,” tambah Abib.

Hingga saat ini, SPPG Sindang Sari masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan terhadap siswa penerima MBG.

Pertemuan antara pihak SPPG dan Kepala Sekolah SDN 3 Sindang Sari juga telah dilakukan, namun kepala sekolah yang bersangkutan disebut tidak bersedia mengklarifikasi tudingan yang disampaikannya.

Diketahui sebelumnya, video seorang kepala sekolah SDN 3 Sindang Sari yang memprotes menu MBG dan menyebutnya tidak layak konsumsi viral di media sosial dan menuai beragam respons publik.*

By Media Sejahtera Indonesia

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *