Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Moskow, MSINews.com — Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang yang mengakhiri ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif CTBT. Langkah ini telah menimbulkan kemarahan dari Amerika Serikat (AS) dan organisasi yang mendukung pakta pengendalian senjata tersebut.

Keputusan Presiden Rusia Vladimir, sudah diperkirakan, memperkuat ketegangan antara Rusia dan AS terkait konflik di Ukraina, mengakhiri hubungan mereka pada titik terendah sejak Krisis Rudal Kuba pada tahun 1962.

Washington secara tegas menyatakan keprihatinannya dan menggambarkan langkah Rusia sebagai tindakan yang salah.

“Tindakan Rusia hanya akan menurunkan kepercayaan terhadap rezim pengendalian senjata internasional,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.dalam sebuah pernyataan, dikutip The Guardian, Jumat (3/11/2023).

Baca juga : Kasus Pemerasan ke SYL Polisi Segera Tersangkanan Firli 

Namun, pemerintah Rusia mengklaim bahwa deratifikasi CTBT ini hanya dimaksudkan untuk menyamakan langkah dengan AS, yang telah menandatangani tetapi tidak pernah meratifikasi perjanjian tersebut.

AS menandatangani CTBT pada tahun 1996, tetapi Senat AS tidak pernah meratifikasinya. Selama ini, AS telah menjalankan moratorium pengujian senjata nuklir.

Diplomat Rusia menegaskan bahwa negara mereka tidak akan melakukan uji coba senjata nuklir kecuali AS melakukannya. Presiden Putin sendiri sebelumnya mengungkapkan ketidakpastian terkait perlunya uji coba senjata nuklir.

“Sebagai aturan, kata para ahli, dengan senjata baru – Anda perlu memastikan bahwa hulu ledak khusus akan berfungsi tanpa kegagalan,” ujarnya.

Sejak invasi Ukraina pada Februari 2022, Rusia telah secara berkala menyoroti persenjataan nuklirnya, yang merupakan terbesar di dunia, dalam upaya mencegah negara lain membantu Ukraina melawan invasi tersebut.

Jika Rusia benar-benar melakukan uji coba nuklir, ini akan menjadi yang pertama sejak tahun 1990 dan yang terakhir dilakukan oleh Uni Soviet. Pengujian senjata nuklir oleh negara adidaya seperti Rusia akan membatalkan salah satu kemajuan utama dalam non-proliferasi sejak Perang Dingin.

Robert Floyd, ketua Organisasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif, mengutuk langkah Rusia, menyebutnya sangat mengecewakan dan disesalkan. Perjanjian CTBT membentuk jaringan pos pengamatan global untuk mendeteksi ledakan nuklir.

Baca Juga : Mengatasi Lonjakan Nataru Tiga Birokrasi Rakor, Masyarakat Tak Terganggu

Rusia pasca-Soviet selama ini tidak pernah melakukan uji coba nuklir, dan hal ini adalah langkah yang mengkhawatirkan dalam konteks tren penarikan mundur dari perjanjian pengendalian senjata dalam beberapa tahun terakhir.

Keputusan Putin untuk mendratifikasi CTBT telah disetujui oleh parlemen Rusia dan segera berlaku. Perubahan ini akan terus menjadi fokus perhatian internasional dan berpotensi mempengaruhi dinamika hubungan antara Rusia dan AS.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mardani Ali Sera ; Saatnya Birokrasi Lepas dari Cengkeraman Politik

    Mardani Ali Sera ; Saatnya Birokrasi Lepas dari Cengkeraman Politik

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Putusan MK untuk membentuk lembaga independen pengawas ASN, bukan sekadar koreksi hukum, melainkan ujian politik bagi pemerintah dan parlemen. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera. “Keputusan ini bukan sekadar koreksi atas penghapusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), tetapi juga peringatan keras agar reformasi birokrasi tidak tergelincir ke arah […]

  • Flores Timur Akan Helat Festival Bale Nagi 2024

    Flores Timur Akan Helat Festival Bale Nagi 2024

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Larantuka, msinews.com-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur,NTT akan menggelar Festival Bale Nagi (Kembali ke Kampung-red) di Kota Larantuka,NTT. Adapun,  Festival tahunan dalam Karisma Even Nusantara (KEN) itu berlangsung pada tanggal 2-6 April 2024. Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi,mengatakan bahwa pelaksanaan Festival Bale Nagi ini mengambil tema “Mari Torang Bua Bae Nagi Tana” […]

  • Komisi II DPR : Penyelesaian Polemik Pertanahan Harus Libatkan Lintas Kementerian

    Komisi II DPR : Penyelesaian Polemik Pertanahan Harus Libatkan Lintas Kementerian

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com-Anggota Komisi II DPR RI, Hugua, mengatakan bahwa pelepasan aset milik negara menjadi polemik pertanahan yang tak kunjung usai. Ia menyebut, di Kota Surabaya, Jawa Timur terdapat dua fenomena terkait dengan hal ini yaitu kasus ‘Tanah Surat Ijo’ dan kejelasan tanah milik PT KAI yang telah dihuni oleh masyarakat selama puluhan tahun. Menurutnya, penyelesaian konflik […]

  • Yaqut Cholil Dukung Palestina, Hak Rakyat Untuk Merdeka

    Yaqut Cholil Dukung Palestina, Hak Rakyat Untuk Merdeka

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Yaqut Cholil dukung Palestina, bersama jutaan pendukung hadir dalam Aksi Damai Bela Palestina di Monumen Nasional (Monas) pagi hari yang gemuruh. Mereka berkumpul di Monas sejak pukul enam pagi. Menag Yaqut Cholil, di Monas pada menyatakan bahwa Indonesia bersikap tegas dalam mendukung Palestina. Ia menyebut posisi Indonesia jelas membela atau mendukung Pakistan. […]

  • Menteri Zulkifli Hasan Ke Area Gunung Geulis Bisa Jadi Pintu Masuk Penyelesahan Kasus Tanah Summarecon Dengan Niko Mamesah

    Menteri Zulkifli Hasan Ke Area Gunung Geulis Bisa Jadi Pintu Masuk Penyelesahan Kasus Tanah Summarecon Dengan Niko Mamesah

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BOGOR – Pintu masuk penyelesaian kasus tanah ahli waris Niko Mamesah yang diduga diambil sepihak Summarecon Bogor bakal mulus dengan kedatangan Menko Pangan, Zulkifli Hasan. Kunjungan sang Menteri beberapa hari itu dalam peninjauan area Gunung Geulis Bogor, dimana Lokasi itu terjadi alihfungsi lahan yang berakibat banjir meluas di Wilayah Bogor sampai ke Bekasi. Menteri Zulkifli […]

  • Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Pemimpin Negara Sahabat

    Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Pemimpin Negara Sahabat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, kembali mendapatkan ucapan selamat dari pemimpin negara sahabat setelah unggul sementara dalam hitung suara atau real count Pilpres 2024. Kali ini, ucapan selamat disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui sambungan telepon. Prabowo menyatakan bahwa ucapan selamat dari Presiden Macron merupakan sebuah kehormatan besar baginya. Dia […]

expand_less